Beredar Video Warga Marah-Marah Saat Hendak Shalat Jumat, Ini Penjelasan Pihak Masjid

Kompas.com - 03/04/2020, 16:06 WIB
warga marah-marah saat hendak shalat Jumat di Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara dok. istimewawarga marah-marah saat hendak shalat Jumat di Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara


JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar sebuah video yang memperlihatkan warga marah-marah saat hendak menunaikan ibadah shalat Jumat di Masjid Jamie Keramat Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dalam video yang beredar tersebut, terlihat sejumlah warga yang sudah siap untuk menjalankan ibadah shalat Jumat berteriak di depan masjid tersebut.

Sejumlah petugas kepolisian juga tampak bersiaga di hadapan para warga yang terlihat kesal tersebut.

Baca juga: Waketum MUI: Muslim di Jakarta Boleh Tak Shalat Jumat akibat Covid-19

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DKM Masjid Jamie Keramat Luar Batang Daeng Mansyur Amin memberi tanggapan.

"Tidak ada ribut sih, tapinya shalat Jumat diganti shalat dzuhur. Jadi banyak yang nanya, bukan ribut," kata Masyur saat dikonfirmasi, Jumat (3/4/2020).

Mansyur mengatakan, penggantian ibadah shalat Jumat dengan shalat dzuhur memang baru hari ini diterapkan di Masjid Luar Batang.

Namun, hal tersebut telah disosialisasikan sebelumnya pada warga.

Akan tetapi, ternyata banyak warga yang belum mengetahui hal tersebut sehingga tetap datang ke Masjid Luar Batang siang tadi.

Meski begitu akhirnya shalat Jumat di masjid tersebut tetap tak terlaksana dan diganti dengan shalat dzuhur.

"Ke depannya memang kita sudah tidak ada shalat Jumat. Kita ikuti imbauan pemerintah," ucap Mansyur.

Sementara itu, Kapolsek Penjaringan AKBP Imam Rifai menyebutkan mereka tidak menghadang warga yang ingin menunaikan shalat Jumat.

Baca juga: MUI: Boleh Tak Shalat Jumat hingga 3 Kali asal Sesuai Uzur Syari, Termasuk Wabah Covid-19

"Polisi mengimbau untuk melaksanakan shalat dzuhur di rumah masing-masing. Situasi aman dan kondusif," ujar Imam.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

14 dari 47 Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi di RSD Stadion Patriot Sembuh

14 dari 47 Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi di RSD Stadion Patriot Sembuh

Megapolitan
Fraksi PKS Minta Perda Penanganan Covid-19 Memuat Standardisasi Kegiatan Selama PSBB

Fraksi PKS Minta Perda Penanganan Covid-19 Memuat Standardisasi Kegiatan Selama PSBB

Megapolitan
PSBB Bogor, Depok, Bekasi Diperpajang sampai 27 Oktober, Belum Singgung soal Pengetatan

PSBB Bogor, Depok, Bekasi Diperpajang sampai 27 Oktober, Belum Singgung soal Pengetatan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Acara Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Ade Irma Suryani Ditiadakan

Pandemi Covid-19, Acara Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Ade Irma Suryani Ditiadakan

Megapolitan
Mengenang Ahmad Yani, Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S

Mengenang Ahmad Yani, Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S

Megapolitan
Jelang Hari Kesaktian Pancasila, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan di Kantor Wali Kota Jaksel

Jelang Hari Kesaktian Pancasila, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan di Kantor Wali Kota Jaksel

Megapolitan
Cegah Kerumunan, Pemprov DKI Akan Dirikan Banyak Tenda Pengungsian jika Terjadi Banjir

Cegah Kerumunan, Pemprov DKI Akan Dirikan Banyak Tenda Pengungsian jika Terjadi Banjir

Megapolitan
Depok Curhat, Pemprov Jabar Minim Intervensi saat Kasus Covid-19 Melonjak di Bodebek

Depok Curhat, Pemprov Jabar Minim Intervensi saat Kasus Covid-19 Melonjak di Bodebek

Megapolitan
Pemilik Bimbel Jualan Pepes Ikan demi 400 Pengajarnya yang Dirumahkan

Pemilik Bimbel Jualan Pepes Ikan demi 400 Pengajarnya yang Dirumahkan

Megapolitan
Dokter yang Jadi Tersangka Praktik Aborsi Ilegal di Raden Saleh Meninggal

Dokter yang Jadi Tersangka Praktik Aborsi Ilegal di Raden Saleh Meninggal

Megapolitan
Walkot Sebut Satu Hotel di Bekasi Sudah Disetujui BNPB Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Walkot Sebut Satu Hotel di Bekasi Sudah Disetujui BNPB Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
5 Wilayah Jakarta Catat Kasus Kematian akibat Covid-19 Lebih dari 100 Orang, Ini Sebarannya

5 Wilayah Jakarta Catat Kasus Kematian akibat Covid-19 Lebih dari 100 Orang, Ini Sebarannya

Megapolitan
Sebelumnya Rp 32 Miliar, KPU Akan Koreksi Batas Maksimal Dana Kampanye Paslon Pilkada Tangsel

Sebelumnya Rp 32 Miliar, KPU Akan Koreksi Batas Maksimal Dana Kampanye Paslon Pilkada Tangsel

Megapolitan
Ridwan Kamil Mau Tinjau Langsung Penanganan Covid-19 Bodebek, Depok: Selama Ini Kami Tunggu-tunggu

Ridwan Kamil Mau Tinjau Langsung Penanganan Covid-19 Bodebek, Depok: Selama Ini Kami Tunggu-tunggu

Megapolitan
Benyamin-Pilar Setor Rp 526 Juta sebagai Dana Awal Kampanye Pilkada Tangsel

Benyamin-Pilar Setor Rp 526 Juta sebagai Dana Awal Kampanye Pilkada Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X