Lurah Gambir Sebut Banyak Warganya yang Mudik karena Sulit Jalankan Usaha Saat Pandemi Corona

Kompas.com - 03/04/2020, 20:19 WIB
Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Selasa (14/1/2020). KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARJalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Selasa (14/1/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wilayah Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat diklaim masih bebas dari kasus Covid-19. Hal tersebut karena ada cukup banyak warga pendatang yang memilih kembali ke kampung halamannya.

Lurah Gambir Ahmad Eman Sulaeman mengatakan, di kelurahannya ada banyak warga yang berasal dari Madura.

Menurut dia, kebanyakan dari mereka pulang ke kampung halaman karena kesulitan menjalankan usaha.

“Waduh, banyak juga yang pulang. Cuma kita belum pastikan juga berapa jumlahnya tetapi kebanyakan sih mayoritas orang-orang Madura," ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (3/4/2020).

Baca juga: Data Terbaru Pasien Covid-19 di RSPI: Satu Orang Dinyatakan Sembuh, Dua Pasien Meninggal

Emang mengatakan mereka biasanya berprofesi sebagai pedagang kaki lima maupun asongan. Mereka memilih pulang sejak Jakarta mulai mulai sepi akibat penerapan jaga jarak fisik atau physical distancing.

Menurut dia, kondisi Jakarta saat ini membuat para pelaku usaha minim pembeli dan menurunkan penghasilan harian.

“Pas mulai sepi, mereka juga di sini usaha pada enggak bisa kan. Mungkin, mereka mikirnya daripada enggak bisa usaha mendingan pulang ke kampung kali ya,” ungkap Asep.

Meski sudah terlanjur kembali ke kampung halaman masing-masing, Asep meminta kepada ketua RT di wilayah untuk tetap berkomunkasi dan memantau warga tersebut.

Baca juga: Terima Bantuan APD, Pemkot Jakbar Prioritaskan Petugas Makam, Satpol PP, TNI, dan Polri

Hal tersebut untuk mengetahui kondisi kesehatan dan mengingatkan untuk tetap berhati-hati agar tidak menyebarkan virus di daerahnya.

Asep mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima kabar warga kelurahan Gambir yang pulang kampung dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

“Tapi alhamdulillah tidak ada kabar sampai hari ini untuk penyebaran di kampung halaman mereka. Kita juga berupaya untuk pantau melalui RT-RT-nya. Jangan sampai menularkan ke kampungnya gitu,” kata Asep.

Sebelumnya, Keluruhan Gambir dinyatakan belum ditemukan kasus Covid-19. Data tersebut berdasakan informasi terbaru yang diunggah oleh situs corona.jakarta.co.id.

Secara keseluruhan, jumlah kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta saat ini sudah berjumlah mencapai 985 orang, 54 di antaranya dinyatakan sembuh dan 96 orang meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Megapolitan
Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Megapolitan
Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Megapolitan
Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Megapolitan
Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Megapolitan
Dihubungi Anak Buah John Kei, Putra Nus Kei: Bung John Mau Bunuh Bapak

Dihubungi Anak Buah John Kei, Putra Nus Kei: Bung John Mau Bunuh Bapak

Megapolitan
Pemkot Tangerang Siap Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Juli Mendatang

Pemkot Tangerang Siap Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Juli Mendatang

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI: Anggota Dewan Minta Keluarga Ikut Divaksin Covid-19

Pimpinan DPRD DKI: Anggota Dewan Minta Keluarga Ikut Divaksin Covid-19

Megapolitan
Wagub DKI Bersyukur Jakarta Keluar dari Zona Merah

Wagub DKI Bersyukur Jakarta Keluar dari Zona Merah

Megapolitan
Mimpi Ibu Guru Siti Noorzanah, Bisa Mengajar Tatap Muka Sebelum Pensiun

Mimpi Ibu Guru Siti Noorzanah, Bisa Mengajar Tatap Muka Sebelum Pensiun

Megapolitan
Pemprov DKI Tolak Permintaan Vaksinasi Covid-19 untuk Keluarga Anggota DPRD

Pemprov DKI Tolak Permintaan Vaksinasi Covid-19 untuk Keluarga Anggota DPRD

Megapolitan
Mantan Anak Buah Mengaku Pernah Diperintah John Kei Tagih Rp 1 Miliar ke Nus Kei

Mantan Anak Buah Mengaku Pernah Diperintah John Kei Tagih Rp 1 Miliar ke Nus Kei

Megapolitan
Ketika Keluarga Anggota DPRD DKI Jakarta Turut Masuk Vaksinasi Tahap 2 saat Vaksin Covid-19 Masih Terbatas...

Ketika Keluarga Anggota DPRD DKI Jakarta Turut Masuk Vaksinasi Tahap 2 saat Vaksin Covid-19 Masih Terbatas...

Megapolitan
Wagub DKI: Penjualan Saham Perusahaan Bir Pemenuhan Janji Anies

Wagub DKI: Penjualan Saham Perusahaan Bir Pemenuhan Janji Anies

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X