Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Usai Pesta Miras Oplosan, Tiga Pemuda di Bekasi Meninggal Dunia

Kompas.com - 06/04/2020, 14:38 WIB
Cynthia Lova,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi


BEKASI, KOMPAS.com - Tiga pemuda di kawasan Duren Jaya, Bekasi Timur meninggal dunia usai pesta miras oplosan pada Sabtu (4/4/2020) lalu.

“Iya jadi mereka pesta mirasnya Sabtu, Minggu (5/5/2020) sorenya baru ditemukan meninggal,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kota Bekasi Timur, Iptu Alfa saat dihubungi, Senin (6/4/2020).

Alfa mengatakan, tiga orang tersebut tinggal di kontrakan yang berbeda di kawasan Duren Jaya.

Baca juga: Tidak Mau Patungan Beli Miras, Pengamen Tewas Ditusuk Temannya

Mereka ditemukan warga sudah dalam keadaan meninggal dunia di dalam kontrakan.

Sebab, saat dipanggil beberapa kali di kontrakannya, tidak ada yang menjawab.

“Karena diketuk-ketuk pintunya enggak jawab makanya warga mendobrak kontrakan tersebut dan menemukan mereka sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Alfa.

Alfa mengatakan, tiga orang pemuda tersebut diduga mengoplos miras dengan obat nyamuk cair.

“Ngoplos ginseng yang kemungkinan dicampur dengan obat nyamuk (merk Soffel) diduganya begitu,” ucap dia.

Alfa mengatakan, saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut.

Dia pun telah memanggil satu penjual miras yang masih diduga penyebab kematian tiga orang pemuda tersebut.

“Udah kita amankan, dia dagang miras (gingseng) juga. Karena ada yang infoin di deket sana (TKP) ada yang jual makanya kita amankan dulu. Tapi dia ngakunya udah tutup dari seminggu yang lalu, makanya lagi kita selidiki,” tutur dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Penonton Bakar Panggung Konser Lentera Festival, Polisi Minta Pertanggungjawaban Panitia

Penonton Bakar Panggung Konser Lentera Festival, Polisi Minta Pertanggungjawaban Panitia

Megapolitan
Panitia Konser Lentera Festival Disebut Tak Bayar Bintang Tamu, Penonton Ngamuk Artis Tak Tampil

Panitia Konser Lentera Festival Disebut Tak Bayar Bintang Tamu, Penonton Ngamuk Artis Tak Tampil

Megapolitan
Bakar Panggung, Penonton Lentera Festival Marah Feel Koplo hingga NDX AKA Tak Kunjung Tampil

Bakar Panggung, Penonton Lentera Festival Marah Feel Koplo hingga NDX AKA Tak Kunjung Tampil

Megapolitan
Daftar Lokasi SIM Keliling di Jakarta 24 Juni 2024

Daftar Lokasi SIM Keliling di Jakarta 24 Juni 2024

Megapolitan
Penonton Konser Lentera Festival Ngamuk hingga Bakar Panggung di Tangerang

Penonton Konser Lentera Festival Ngamuk hingga Bakar Panggung di Tangerang

Megapolitan
Akhirnya Pengelola Lapor Polisi Usai Rusunawa Marunda Tersisa Dinding dan Puing akibat Penjarahan

Akhirnya Pengelola Lapor Polisi Usai Rusunawa Marunda Tersisa Dinding dan Puing akibat Penjarahan

Megapolitan
Kunjungi Indonesia, Paus Fransiskus Ingin Lihat Kerukunan Antar-umat Beragama

Kunjungi Indonesia, Paus Fransiskus Ingin Lihat Kerukunan Antar-umat Beragama

Megapolitan
Uskup Agung Jakarta: Saya Minta yang Lebih Besar dari Sekadar Izin Tambang...

Uskup Agung Jakarta: Saya Minta yang Lebih Besar dari Sekadar Izin Tambang...

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Senin 24 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Senin 24 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam Ini Cerah Berawan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Pedagang Perabot di Duren Sawit, Ternyata Anak Kandung Sendiri

Polisi Tangkap Pembunuh Pedagang Perabot di Duren Sawit, Ternyata Anak Kandung Sendiri

Megapolitan
Diduga Korsleting, Bengkel Motor Sekaligus Rumah Tinggal di Cibubur Terbakar

Diduga Korsleting, Bengkel Motor Sekaligus Rumah Tinggal di Cibubur Terbakar

Megapolitan
Kardinal Suharyo Tegaskan Gereja Katolik Tak Sama dengan Ormas Keagamaan

Kardinal Suharyo Tegaskan Gereja Katolik Tak Sama dengan Ormas Keagamaan

Megapolitan
Ditawari Izin Tambang, Kardinal Suharyo: Itu Bukan Wilayah Kami

Ditawari Izin Tambang, Kardinal Suharyo: Itu Bukan Wilayah Kami

Megapolitan
Pemuda yang Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Pondok Aren Ditangkap Polisi

Pemuda yang Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Pondok Aren Ditangkap Polisi

Megapolitan
Pengelola Rusunawa Marunda Lapor Polisi soal Penjarahan Sejak 2023

Pengelola Rusunawa Marunda Lapor Polisi soal Penjarahan Sejak 2023

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com