IDI Usulkan RSUD Depok Khusus Tangani Pasien Covid-19

Kompas.com - 06/04/2020, 17:52 WIB
Salah satu loket di RSUD Depok, Jalan Muchtar, Sawangan, Depok, Kamis (11/9/2014).
Kompas.com/Laila RahmawatiSalah satu loket di RSUD Depok, Jalan Muchtar, Sawangan, Depok, Kamis (11/9/2014).

DEPOK, KOMPAS.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Depok, Alif Noeriyanto, mengusulkan agar RSUD Kota Depok didedikasikan khusus untuk menangani pasien positif Covid-19 di kota itu.

Hal itu sehubungan dengan kekhawatiran bahwa jumlah pasien positif Covid-19 di Depok akan melampaui kapasitas tampung rumah sakit rumah sakit yang ada. Pasalnya, penularan Covid-19 jauh lebih cepat daripada laju kesembuhan pasien.

"Kami usulkan, apa yang dimilki Pemkot Depok, yaitu RSUD Depok, dijadikan rumah sakit khusus Covid-19. Kenapa? Karena di sana ada gedung baru yang bisa menjadi rumah sakit rujukan," kata Alif kepada wartawan, Senin (6/4/2020).

Baca juga: RS Depok Potensial Over Kapasitas Tangani Covid-19, IDI Usul Kolaborasi dengan RS Swasta

"Kerap kali kami kesulitan untuk merujuk (pasien Covid-19) karena rumah sakit (rujukan pemerintah) penuh," tambah dia.

Saat ini, rumah sakit rujukan pasien positif Covid-19 yang paling dekat dengan Depok hampir semuanya ada di Jakarta, kecuali RS Brimob/Bhayangkara di Kelapa Dua.

Namun, Alif mengatakan, kapasitas di RS Bhayangkara sudah penuh sehingga sulit menerima lagi pasien positif Covid-19.

Sementara itu, dua rumah sakit nonswasta lain, yakni RSUD Kota Depok dan RSUI didedikasikan untuk menangani suspect/pasien dalam pengawasan (PDP) belaka.

Alif mengungkapkan, ada dua masalah yang mungkin muncul akibat dijadikannya RSUD Kota Depok sebagai rumah sakit rujukan kasus konfirmasi Covid-19.

Pertama, soal kesiapan fasilitas. Kedua, soal nasib pasien penyakit lain di RSUD Kota Depok yang harus mendapat tempat baru.

Kedua masalah itu dapat diselesaikan jika Pemkot Depok berani meminta rumah-rumah sakit swasta bekerja sama untuk membantu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

Megapolitan
Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Megapolitan
Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Megapolitan
PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

Megapolitan
Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Megapolitan
BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

Megapolitan
Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Megapolitan
Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Megapolitan
Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Megapolitan
Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Megapolitan
Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Megapolitan
Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Megapolitan
Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X