Saat PKS Jadi Satu-satunya Partai Oposisi, Kemenangan Riza Patria Sudah Terbaca

Kompas.com - 06/04/2020, 18:32 WIB
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat kunjungan ke Fraksi PDI-Perjuangan, Rabu (5/2/2020) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGICalon Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat kunjungan ke Fraksi PDI-Perjuangan, Rabu (5/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Politik Indobarometer Muhammad Qodari mengatakan terpilihnya Ahmad Riza Patria sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta sesuai dengan konstelasi politik nasional pasca Pilpres.

"Sesuai dengan konstelasi politik nasional hari ini," kata dia saat dihubungi Kompas.com, Senin (6/4/2020).

Qodari mengatakan, kemenangan Riza Patria dalam pemilihan di Parlemen DKI Jakarta melawan calon wagub asal PKS Nurmansjah Lubih sudah bisa ditebak dari peta koalisi parpol di tingkat nasional.

Di level nasional, hanya ada PKS, satu-satunya partai yang secara terang-terangan menyatakan oposisi.

"Yang lainnya sudah menyatkan sikap ke Pak Jokowi, termasuk Gerindra," kata dia.

Baca juga: Kemenangan Riza Patria, Kisah PKS yang Kembali Teradang di DKI

Itulah sebabnya, lanjut Qodari, ketika Gerindra melepas nama Riza Patria sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, bisa dipastikan suara koalisi Presiden Jokowi juga akan ikut memilih Riza Patria.

Hal tersebut terbukti dalam pemilihan hari ini, Senin (6/4/2020) yang dilakukan DPRD DKI Jakarta. Ahmad Riza Patria yang merupaan orang Gerindra menang telak dari Nurmansjah Lubis.

Riza Patria mendapat 81 suara, sedangkan lawannya hanya mendapat 17 suara saja.

"Itu mungkin PKS saja (yang punya suara), kan jumlah kader PKS 16 orang, satu entah dari mana," kata Qodari.

Baca juga: Terpilih Jadi Wagub DKI, Riza Patria Akan Menghadap Anies Bahas Penanganan Covid-19

Adapun sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menetapkan politisi Partai Gerindra Ahmad Riza Patria sebagai wakil gubernur (wagub) terpilih DKI Jakarta dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (6/4/2020) siang.

Penetapan itu dilakukan setelah anggota DPRD DKI melakukan pemilihan wagub DKI dalam rapat paripurna tersebut.

Riza memenangi pemilihan dengan perolehan 81 suara.

Sementara rivalnya, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis, memperoleh 17 suara. Dua suara dinyatakan tidak sah.

"Berdasarkan hasil pemilihan, ditetapkan Saudara Ahmad Riza Patria menjadi calon wakil gubernur DKI Jakarta terpilih sisa masa jabatan 2017-2022," ujar Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi yang memimpin rapat paripurna.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

14 Orang yang Dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan, Salah satunya Istri Lurah di Tangsel

14 Orang yang Dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan, Salah satunya Istri Lurah di Tangsel

Megapolitan
UPDATE Covid-19 6 Juni: 271 Positif, 36 Meninggal, 89 Sembuh di Tangsel

UPDATE Covid-19 6 Juni: 271 Positif, 36 Meninggal, 89 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Kantor, Mal, hingga Stasiun dan Terminal di Jakarta Wajib Siapkan Parkir Khusus Sepeda saat PSBB Transisi

Kantor, Mal, hingga Stasiun dan Terminal di Jakarta Wajib Siapkan Parkir Khusus Sepeda saat PSBB Transisi

Megapolitan
PSBB Transisi di Jakarta, Begini Protokol yang Akan Diterapkan Mal Central Park

PSBB Transisi di Jakarta, Begini Protokol yang Akan Diterapkan Mal Central Park

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 6 Juni di Depok: 1 Kasus Baru, 1 Suspect Meninggal Dunia

[UPDATE] Covid-19 6 Juni di Depok: 1 Kasus Baru, 1 Suspect Meninggal Dunia

Megapolitan
Sempat Dirawat 3 Hari di ICU, Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia

Sempat Dirawat 3 Hari di ICU, Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia

Megapolitan
UPDATE 6 Juni: Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 102 Orang

UPDATE 6 Juni: Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 102 Orang

Megapolitan
Sistem Ganjil Genap Belum Berlaku Pekan Depan, Dishub Tunggu Sepekan PSBB Transisi

Sistem Ganjil Genap Belum Berlaku Pekan Depan, Dishub Tunggu Sepekan PSBB Transisi

Megapolitan
Gereja Katedral Jakarta Akan Dibuka Setelah Siap dengan Protokol Kesehatan

Gereja Katedral Jakarta Akan Dibuka Setelah Siap dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Tempat Karaoke hingga Spa Kembali Beroperasi, Ketua DPRD Nilai Pemkot Bekasi Tergesa-gesa

Tempat Karaoke hingga Spa Kembali Beroperasi, Ketua DPRD Nilai Pemkot Bekasi Tergesa-gesa

Megapolitan
PSBB Transisi, Anak-anak dan Ibu Hamil Dilarang Masuk Monas

PSBB Transisi, Anak-anak dan Ibu Hamil Dilarang Masuk Monas

Megapolitan
1.600 Warga Pondok Aren yang Belum Dapat Bantuan Terima Sembako dari Kemensos

1.600 Warga Pondok Aren yang Belum Dapat Bantuan Terima Sembako dari Kemensos

Megapolitan
Operasional Transportasi Umum Dibatasi Saat PSBB Transisi di Jakarta, Ini Jadwalnya

Operasional Transportasi Umum Dibatasi Saat PSBB Transisi di Jakarta, Ini Jadwalnya

Megapolitan
Ojol Boleh Beroperasi Mulai 8 Juni, Pengemudi Wajib Pakai Atribut dan Masker

Ojol Boleh Beroperasi Mulai 8 Juni, Pengemudi Wajib Pakai Atribut dan Masker

Megapolitan
PSBB Transisi Jakarta, Aturan Ganjil Genap Tak Berlaku bagi Ojol

PSBB Transisi Jakarta, Aturan Ganjil Genap Tak Berlaku bagi Ojol

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X