Tak Diberi Uang Rp 1 Juta untuk Bayar Kontrakan, Pria di Bekasi Ini Bunuh Kekasihnya

Kompas.com - 06/04/2020, 19:29 WIB
Pembunuhan. ThinkstockPembunuhan.
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com- Pria berinisial H (34) ditangkap polisi lantaran membunuh seorang janda berinisial A (47) di kontrakannya di Jalan Kemuning, Mustikasari, Mustikajaya, Kota Bekasi, Selasa (31/3/2020) lalu.

Adapun, H dan A merupakan sepasang kekasih.

Kapolsek Bantar Gebang Komisaris Polisi Ali Joni mengatakan, H menghabisi nyawa A lantaran kesal dan sakit hati karena tidak bisa memberikan uang Rp 1 juta yang dimintanya.

“Karena tidak bisa memenuhi permintaan korban, akhirnya terjadi pembunuhan. Uang yang diminta ke korban yaitu untuk membayar kontrakan,” ujar Ali dalam press conference di Polsek Bantar Gebang, Bekasi, Senin (6/4/2020).

Baca juga: Tiga Pemuda di Bekasi Tewas Usai Pesta Miras Oplosan, Seorang Pedagang Diperiksa

Menurut hasil visum, H membunuh menggunakan kain sarung yang diikatkan pada leher A.

Usai membunuh, H mencoba melarikan diri ke kampung halamannya yang ada di Palembang. Namun H berhasil ditangkap tanpa ada perlawanan.

“Kami melakukan pengejaran ke wilayah Palembang dengan berkoordinasi ke pihak kepolisian setempat yaitu Polres Batawang dan anggota kami meluncur ke tempat pelaku. Pelaku tersebut koperatif dalam penangkapan dan tidak melakukan pelawanan,” tambah Ali.

Karena perbuatannya, H dikenakan Pasal 338 tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPRD DKI Usul SPBU Ditutup untuk Cegah Pemudik Nekat

Ketua DPRD DKI Usul SPBU Ditutup untuk Cegah Pemudik Nekat

Megapolitan
Polisi Tetapkan 7 Muncikari Prostisusi Online Anak di Tebet sebagai Tersangka

Polisi Tetapkan 7 Muncikari Prostisusi Online Anak di Tebet sebagai Tersangka

Megapolitan
KTT ASEAN di Jakarta, Kapolda Metro: 4.382 Personel Polri Amankan 51 Titik

KTT ASEAN di Jakarta, Kapolda Metro: 4.382 Personel Polri Amankan 51 Titik

Megapolitan
Aki Truk Sampah Digondol Maling, Sudin Lingkungan Hidup Jakbar Lapor Polisi

Aki Truk Sampah Digondol Maling, Sudin Lingkungan Hidup Jakbar Lapor Polisi

Megapolitan
Cerita Novrina Nikmati Manisnya Bisnis Kurma di Masa Pandemi Covid-19

Cerita Novrina Nikmati Manisnya Bisnis Kurma di Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
600 Anggota TNI Disiagakan untuk Amankan Kunjungan PM Vietnam ke Istana Bogor

600 Anggota TNI Disiagakan untuk Amankan Kunjungan PM Vietnam ke Istana Bogor

Megapolitan
Polisi Tak Pakai UU Darurat untuk Jerat Perampok di Ciputat

Polisi Tak Pakai UU Darurat untuk Jerat Perampok di Ciputat

Megapolitan
Ditangkap dalam Penggerebekan Prostitusi Online di Tebet, Empat Anak Dikembalikan ke Orangtua

Ditangkap dalam Penggerebekan Prostitusi Online di Tebet, Empat Anak Dikembalikan ke Orangtua

Megapolitan
Komplotan Perampok di Ciputat Beli Airsoft Gun di Toko Online

Komplotan Perampok di Ciputat Beli Airsoft Gun di Toko Online

Megapolitan
Sambut Libur Lebaran, Ancol Siap Buka Wahana Atlantis

Sambut Libur Lebaran, Ancol Siap Buka Wahana Atlantis

Megapolitan
Pemprov DKI Pelajari Rekomendasi KPK soal Pembatalan Perpanjangan Kontrak PAM Jaya dengan Aetra

Pemprov DKI Pelajari Rekomendasi KPK soal Pembatalan Perpanjangan Kontrak PAM Jaya dengan Aetra

Megapolitan
Imigrasi Jelaskan Alasan Kedatangan 117 WN India ke Indonesia

Imigrasi Jelaskan Alasan Kedatangan 117 WN India ke Indonesia

Megapolitan
Jumlah Wisatawan Dibatasi 50 Persen, Pengunjung Ancol Diminta Pesan Tiket Online

Jumlah Wisatawan Dibatasi 50 Persen, Pengunjung Ancol Diminta Pesan Tiket Online

Megapolitan
Prokes di Dufan, Pengunjung Wajib Pakai Masker dan Duduk Sendiri di Wahana

Prokes di Dufan, Pengunjung Wajib Pakai Masker dan Duduk Sendiri di Wahana

Megapolitan
KKP Bandara Soekarno-Hatta Tingkatkan Pengawasan Kedatangan Penumpang dari India

KKP Bandara Soekarno-Hatta Tingkatkan Pengawasan Kedatangan Penumpang dari India

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X