Kompas.com - 06/04/2020, 21:26 WIB
Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta tampak mengatur arus lalu lintas dari trotoar di median Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (16/9/2019). Dokumentasi Sudinhub Jakarta TimurPetugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta tampak mengatur arus lalu lintas dari trotoar di median Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (16/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perkembangan virus Corona di DKI Jakarta membuat Suku Dinas Perhubungan (Kasudinhub) Jakarta Barat mengurangi jumlah petugas yang bekerja di lapangan.

"Kira-kira sekitar minggu lalu ya, jadi sekarang yang di lapangan kami kurangi 50 persen. Namun mereka dipastikan tetap stand by jika sewaktu-waktu dibutuhkan," kata Erwansyah saat dihubungi, Senin (6/4/2020).

Dia mengatakan selama dua minggu ke belakang data yang dimiliki Sudinhub Jakbar juga mencatat terjadi penurunan volume kendaraan.

Sejumlah titk yang biasanya padat kini menjadi lengang.

Baca juga: Diprotes Warga, Lippo Pastikan RS Covid-19 Dekat Apartemen Tak Bahayakan Penghuni

"Jalanan juga selama dua minggu terakhir ini sepi sekali. Jadi saya rasa lebih baik mereka stand by saja di rumah nanti kalau diperlukan kami panggil," kata Erwansyah.

Erwan mengklaim kebijakan ini sudah disetujui oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Meski terdapat pengurangan petugas, Erwan menerangkan para petugas yang siaga di rumah bisa dipanggil ke lapangan jika diperlukan.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan bahwa pembatasan aktivitas di Ibu Kota sehubungan dengan meluasnya pandemi Covid-19 tetap berjalan.

Baca juga: Pedagang Ayam Potong di Kramatjati Terima Banyak Pesanan Online Saat Pandemi Covid-19

Pada Sabtu (28/3/2020), Anies mengumumkan bahwa masa tanggap darurat Covid-19 di Jakarta diperpanjang.

“Status tanggap darurat Jakarta akan kita perpanjang dari semula sampai dengan 5 April, (menjadi) sampai dengan 19 April,” kata Anies dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu sore.

“Itu artinya, kegiatan bekerja dari rumah, untuk jajaran pemerintahan, Polda, dan Kodam, yang terkait sipil, akan terus bekerja dari rumah,” ia menjelaskan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 11 Mei 2021

Megapolitan
2.094 Pengajuan SIKM Ditolak, Pemprov DKI: Banyak Dokumen Dipalsukan Pemohon

2.094 Pengajuan SIKM Ditolak, Pemprov DKI: Banyak Dokumen Dipalsukan Pemohon

Megapolitan
Tengku Zulkarnain Meninggal, Slamet Maarif: Beliau Berani Membela Pendiriannya

Tengku Zulkarnain Meninggal, Slamet Maarif: Beliau Berani Membela Pendiriannya

Megapolitan
Update 10 Mei: 694 Kasus Baru, Pasien Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 7.664

Update 10 Mei: 694 Kasus Baru, Pasien Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 7.664

Megapolitan
Pemuda di Jakarta Meninggal Setelah Suntik Vaksin AstraZeneca, Kakak Almarhum: Tak Ada Penyakit Bawaan

Pemuda di Jakarta Meninggal Setelah Suntik Vaksin AstraZeneca, Kakak Almarhum: Tak Ada Penyakit Bawaan

Megapolitan
Lima Hari Berlakunya Larangan Mudik, 259 Pemohon Ajukan SIKM di Kota Tangerang

Lima Hari Berlakunya Larangan Mudik, 259 Pemohon Ajukan SIKM di Kota Tangerang

Megapolitan
Tak Ada RT Zona Merah, Tempat Wisata di Tangsel Beroperasi Saat Lebaran 2021

Tak Ada RT Zona Merah, Tempat Wisata di Tangsel Beroperasi Saat Lebaran 2021

Megapolitan
Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Dilanjut 17 Mei, Agendanya Pemeriksaan Ahli

Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Dilanjut 17 Mei, Agendanya Pemeriksaan Ahli

Megapolitan
Pemkot Tangsel Raih WTP ke-9 Kalinya, Walkot Benyamin: Kami Akan Pertahankan

Pemkot Tangsel Raih WTP ke-9 Kalinya, Walkot Benyamin: Kami Akan Pertahankan

Megapolitan
Update 10 Mei: Kasus Covid-19 Bertambah 10 dan 1 Pasien Meninggal di Tangsel

Update 10 Mei: Kasus Covid-19 Bertambah 10 dan 1 Pasien Meninggal di Tangsel

Megapolitan
Jumlah Petugas di Pos Penyekatan Kedungwaringin Ditambah 150 Orang

Jumlah Petugas di Pos Penyekatan Kedungwaringin Ditambah 150 Orang

Megapolitan
Pemuda Jakarta Timur Meninggal Setelah Disuntik Vaksin AstraZeneca, Anies: Perlu Perhatian Serius

Pemuda Jakarta Timur Meninggal Setelah Disuntik Vaksin AstraZeneca, Anies: Perlu Perhatian Serius

Megapolitan
61 Kendaraan Dicegat di Posko Penyekatan Pemudik dan Check Point di Kota Tangerang

61 Kendaraan Dicegat di Posko Penyekatan Pemudik dan Check Point di Kota Tangerang

Megapolitan
Pemkot Tangsel Minta Warganya Gelar Halalbihalal Lebaran Hanya dengan Keluarga Inti

Pemkot Tangsel Minta Warganya Gelar Halalbihalal Lebaran Hanya dengan Keluarga Inti

Megapolitan
Momen Anies Marah, dari Anggaran Alat Tulis Rp 1,6 Triliun hingga Toa untuk Peringatan Dini Banjir Jakarta

Momen Anies Marah, dari Anggaran Alat Tulis Rp 1,6 Triliun hingga Toa untuk Peringatan Dini Banjir Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X