Kompas.com - 07/04/2020, 15:44 WIB
Pembatasan Sosial Berskala Besar
(PSBB) KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoPembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto telah menyetujui status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk Jakarta.

Pelaksanaan PSBB akan berlaku selama 14 hari sejak disetujui oleh Menkes pada Senin (6/4/2020) malam. Artinya, PSBB untuk DKI Jakarta akan berlaku hingga 20 April mendatang.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Baca juga: PSBB Diterapkan di Jakarta, Ini 6 Hal yang Dilakukan Pemprov DKI

"Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar dilakukan selama masa inkubasi terpanjang (14 hari)," bunyi Permenkes tersebut.

Meski demikian, PSBB bisa diperpanjang jika kasus corona (Covid-19) masih terus menyebar di Indonesia. Artinya, PSBB akan terus berlaku jika Covid-19 masih merebak.

"Jika masih terdapat bukti penyebaran berupa adanya kasus baru, dapat diperpanjang dalam masa 14 hari sejak ditemukannya kasus terakhir," demikian isi peraturan Menkes itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Toko Kebutuhan Pokok hingga Toko Obat Harus Tetap Beroperasi Saat PSBB Diterapkan

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta bisa menerapkan PSBB di Ibu Kota sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam Pasal 13 Permenkes itu, ada enam hal yang bisa dibatasi pemerintah daerah.

1. Peliburan sekolah dan tempat kerja

Peliburan sekolah artinya penghentian proses belajar mengajar di sekolah dan menggantinya dengan proses belajar mengajar di rumah dengan media yang efektif.

Peliburan sekolah dikecualikan bagi lembaga pendidikan, pelatihan, dan penelitian yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan.

Halaman:


Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pria Gantung Diri Saat 'Live' TikTok di Rusun

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pria Gantung Diri Saat "Live" TikTok di Rusun

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang di Margonda Depok, 2 Mobil Ringsek Tertimpa Panel Bangunan

Hujan Deras dan Angin Kencang di Margonda Depok, 2 Mobil Ringsek Tertimpa Panel Bangunan

Megapolitan
Kejaksaan Cabut Banding Vonis Eks Dirut Garuda Terkait Penyelundupan Harley dan Brompton

Kejaksaan Cabut Banding Vonis Eks Dirut Garuda Terkait Penyelundupan Harley dan Brompton

Megapolitan
Polisi: Pelaku Rentetan Aksi Begal di Bintaro Semuanya di Bawah Umur

Polisi: Pelaku Rentetan Aksi Begal di Bintaro Semuanya di Bawah Umur

Megapolitan
Anak yang Bunuh Ayahnya di Cengkareng Idap Gangguan Kejiwaan

Anak yang Bunuh Ayahnya di Cengkareng Idap Gangguan Kejiwaan

Megapolitan
Polisi: Ada Kemungkinan Tersangka Lain pada Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Polisi: Ada Kemungkinan Tersangka Lain pada Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
4 Begal Motor di Kalideres Ditangkap, Polisi: Awalnya Mau Tawuran tapi Tak Dapat Lawan

4 Begal Motor di Kalideres Ditangkap, Polisi: Awalnya Mau Tawuran tapi Tak Dapat Lawan

Megapolitan
Aksi Begal Terjadi 3 Hari Berturut-turut di Bintaro, 4 Pelaku Dibekuk Polisi

Aksi Begal Terjadi 3 Hari Berturut-turut di Bintaro, 4 Pelaku Dibekuk Polisi

Megapolitan
Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Sudah Boleh Dilintasi Pekerja yang Bersepeda

Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Sudah Boleh Dilintasi Pekerja yang Bersepeda

Megapolitan
Serba-serbi Ganjil Genap Depok 2021

Serba-serbi Ganjil Genap Depok 2021

Megapolitan
Polsek Pondok Gede Tangkap Pembuat Kartu Vaksin Palsu

Polsek Pondok Gede Tangkap Pembuat Kartu Vaksin Palsu

Megapolitan
Disperindag Kota Bekasi Sebut Anak Boleh Masuk Mal Bisa Bangkitkan Ekonomi lewat Wisata Keluarga

Disperindag Kota Bekasi Sebut Anak Boleh Masuk Mal Bisa Bangkitkan Ekonomi lewat Wisata Keluarga

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya di Depok, Polisi Sasar Pengguna Lampu Rotator dan 'Pelat Sakti'

Operasi Patuh Jaya di Depok, Polisi Sasar Pengguna Lampu Rotator dan "Pelat Sakti"

Megapolitan
Maling Motor di Cilincing Tepergok dan Dihakimi Warga

Maling Motor di Cilincing Tepergok dan Dihakimi Warga

Megapolitan
Diperiksa KPK, Anies Ditanya Soal Aturan Program Perumahan

Diperiksa KPK, Anies Ditanya Soal Aturan Program Perumahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.