Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daftar 48 Mal di Jabodetabek yang Tutup Sementara di Tengah Pandemi Covid-19

Kompas.com - 08/04/2020, 05:50 WIB
Sandro Gatra

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta dan kota sekitarnya tutup sementara di tengah pandemi virus Corona.

Para pengelola mal merespons imbauan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin masif.

 

Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Budiharjo Iduansjah membagikan data terbaru pusat perbelanjaan yang tutup sementara.

Meski demikian, beberapa toko seperti supermarket, apotek, dan ATM di area mal tetap buka.

"Tergantung malnya. Tapi adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI maka harusnya yang diizinkan buka hanya supermarket, toko obat, toko bangunan, bank, ATM, dan money changer," kata Budiharjo, Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Pemprov DKI Susun Pergub Penerapan PSBB

Berikut daftar pusat perbelanjaan di Jabodetabek yang tutup sementara berdasarkan data HIPPINDO dan berbagai sumber. Sebagian mal sudah beroperasi.

Jakarta Timur

1. AEON Mall Cakung (6 April 2020 - 12 April 2020)

2. Mall Cipinang Indah (30 Maret 2020 - 14 April 2020)

3. Tamini Square (30 Maret - 12 April)

Jakarta Selatan

1. Blok M Plaza (29 Maret 2020 - 7 April 2020)

2. Cinere Bellevue (2 April 2020 - 12 April 2020)

3. Cinere Mall (2 April 2020 - 12 April 2020)

4. Epicentrum Walk Rasuna (1 April 2020 - 12 April 2020)

5. Gandaria City ( tutup sampai 19 April 2020)

6. Kota Kasablanka (8 April 2020 - 19 April 2020)

7. Lippo Mall Kemang (27 Maret 2020 - 9 April 2020)

8. One Belpark Mall (27 Maret 2020 - 19 April 2020)

9. Pejaten Village (30 Maret 2020 - 12 April 2020)

10. Plaza Kalibata (27 Maret 2020 - 9 April 2020)

11. Plaza Semanggi (27 Maret 2020 - 9 April 2020)

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dinas KPKP DKI Jakarta Periksa 79.786 Hewan Kurban, Seluruhnya Dinyatakan Sehat

Dinas KPKP DKI Jakarta Periksa 79.786 Hewan Kurban, Seluruhnya Dinyatakan Sehat

Megapolitan
Bisa Cemari Lingkungan, Pengusaha Konfeksi di Tambora Diminta Tak Buang Limbah Sembarangan

Bisa Cemari Lingkungan, Pengusaha Konfeksi di Tambora Diminta Tak Buang Limbah Sembarangan

Megapolitan
Jusuf Kalla Persilakan Anies Maju Pilkada Jakarta 2024

Jusuf Kalla Persilakan Anies Maju Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Idul Adha Hari Ini, Warga: Perbedaan Hal Biasa

Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Idul Adha Hari Ini, Warga: Perbedaan Hal Biasa

Megapolitan
Anies-Sandiaga Tak Berencana Duet Kembali pada Pilkada Jakarta

Anies-Sandiaga Tak Berencana Duet Kembali pada Pilkada Jakarta

Megapolitan
Namanya Diusulkan DPD PDI-P untuk Pilkada Jakarta 2024, Anies: Mengalir Saja, Santai...

Namanya Diusulkan DPD PDI-P untuk Pilkada Jakarta 2024, Anies: Mengalir Saja, Santai...

Megapolitan
Akrab dengan Sandiaga Saat Nobar, Anies Sebut Tak Bahas Pilkada Jakarta 2024

Akrab dengan Sandiaga Saat Nobar, Anies Sebut Tak Bahas Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
Momen Anies Salami Jusuf Kalla Sambil Membungkuk dan Hormat ke Sandiaga Sebelum Nobar Film 'Lafran'

Momen Anies Salami Jusuf Kalla Sambil Membungkuk dan Hormat ke Sandiaga Sebelum Nobar Film "Lafran"

Megapolitan
Pengelola Jakarta Fair 2024 Siapkan Area Parkir di JIExpo Kemayoran, Bisa Tampung Puluhan Ribu Kendaraan

Pengelola Jakarta Fair 2024 Siapkan Area Parkir di JIExpo Kemayoran, Bisa Tampung Puluhan Ribu Kendaraan

Megapolitan
Seekor Sapi Masuk ke Tol Jagorawi, Lalu Lintas Sempat Macet

Seekor Sapi Masuk ke Tol Jagorawi, Lalu Lintas Sempat Macet

Megapolitan
10 Nama Usulan DPD PDI-P untuk Pilkada Jakarta: Anies, Ahok, dan Andika Perkasa

10 Nama Usulan DPD PDI-P untuk Pilkada Jakarta: Anies, Ahok, dan Andika Perkasa

Megapolitan
Video Viral Bule Hina IKN Ternyata Direkam di Bogor

Video Viral Bule Hina IKN Ternyata Direkam di Bogor

Megapolitan
Lurah: Separuh Penduduk Kali Anyar Buruh Konfeksi dari Perantauan

Lurah: Separuh Penduduk Kali Anyar Buruh Konfeksi dari Perantauan

Megapolitan
Optimistis Seniman Jalanan Karyanya Dihargai meski Sering Lukisannya Terpaksa Dibakar...

Optimistis Seniman Jalanan Karyanya Dihargai meski Sering Lukisannya Terpaksa Dibakar...

Megapolitan
Kampung Konfeksi di Tambora Terbentuk sejak Zaman Kolonial, Dibuat untuk Seragam Pemerintahan

Kampung Konfeksi di Tambora Terbentuk sejak Zaman Kolonial, Dibuat untuk Seragam Pemerintahan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com