Kompas.com - 08/04/2020, 09:52 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang Selatan turut berupaya menekan penularan pwnyakit covid-19 dengan cara menggelar sidang via online. Sidang tersebut diberlakukan sejak Senin (30/3/2020) lalu sampai batas waktu yang belum ditentukan. dokumentasi pribadiKejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang Selatan turut berupaya menekan penularan pwnyakit covid-19 dengan cara menggelar sidang via online. Sidang tersebut diberlakukan sejak Senin (30/3/2020) lalu sampai batas waktu yang belum ditentukan.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan turut berupaya menekan penyebaran covid-19 dengan cara menggelar sidang via online.

Sidang tersebut diberlakukan sejak Senin (30/3/2020), sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum Kejaksaan Negeri kota Tangsel Taufiq Fauzie mengatakan, penerapan sidang online itu menyesuaikan peraturan pemerintah guna menekan penyebaran virus Corona.

Baca juga: 9 Poin Penjelasan Gubernur Anies soal PSBB di Jakarta yang Berlaku Jumat

Hal tersebut juga sesuai surat Mahkamah Agung atas Memorandum Nomor 72/DJU/PS.00/3/2020 tanggal 26 Maret 2020 dan Surat Direktur Jendral Badan Peradilan Umum Nomor 379/DJU/PS.00/3/2020 yang ditindaklanjuti Surat Edaran Jaksa Agung RI No 4 tahun 2020.

"Semenjak Menkumhan juga mengeluarkan surat tidak boleh mengeluarkan tahanan dan memasuki tahanan, jadi ada sidang online," ujar Taufiq saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (8/4/2020).

Mekanisme sidang tetap sama seperti yang digelar di Pengadilan Negeri Tangerang. Sidang juga tetap berlangsung selama empat hari, Senin hingga Kamis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: PSBB Diterapkan Jumat, Anies: KBM Tetap di Rumah, Seluruh Fasilitas Umum Ditutup

"Mekanisme tetap sama, sidang digelar dari Senin sampai dengan Kamis. Cuma kendalanya ya paling soal signal karena sistem online itu," ucap Taufiq.

Ia menjelaskan, terdakwa mengikuti sidang melalui online dari rumah tahanan yang didampingi oleh petugas keamanan.

Sedangkan kuasa hukum terdakwa dan majelis hakim mengikuti teleconference sidang di Pengadilan Negeri.

"Kalau di kantor Kejari hanya Jaksa dan saksi saja. Kalau Jaksa itu ada di lantai dua, kalau saksi itu ada di bawah (lantai 1)," katanya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BOR Rumah Sakit di Kota Bekasi Turun, Kini Angkanya di Bawah Standar WHO

BOR Rumah Sakit di Kota Bekasi Turun, Kini Angkanya di Bawah Standar WHO

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Tentukan Status Jerinx soal Ancaman Kekerasan

Polisi Akan Gelar Perkara Tentukan Status Jerinx soal Ancaman Kekerasan

Megapolitan
'Saya Sudah Negatif Covid-19, Saat Rontgen, Paru-paru Telah Dipenuhi Kabut dan Bercak'

"Saya Sudah Negatif Covid-19, Saat Rontgen, Paru-paru Telah Dipenuhi Kabut dan Bercak"

Megapolitan
Polisi: Pengendara Moge Tabrak Pemotor di Bintaro dengan Kecepatan 70 KM Per Jam

Polisi: Pengendara Moge Tabrak Pemotor di Bintaro dengan Kecepatan 70 KM Per Jam

Megapolitan
Sapu Jagat Pasukan Oranye, dari Bersihkan Kota hingga Tangani Jenazah Pasien Covid-19

Sapu Jagat Pasukan Oranye, dari Bersihkan Kota hingga Tangani Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Fraksi PKS Setujui Perubahan RPJMD DKI Jakarta karena Alasan Pandemi Covid-19

Fraksi PKS Setujui Perubahan RPJMD DKI Jakarta karena Alasan Pandemi Covid-19

Megapolitan
Bunuh Lawan Tawuran, 9 Anak Geng Motor di Bekasi Ditangkap Polisi

Bunuh Lawan Tawuran, 9 Anak Geng Motor di Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covd-19 Meningkat Selama PPKM Level 4

Pemkot Bekasi Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covd-19 Meningkat Selama PPKM Level 4

Megapolitan
Pengelola GBK Akui Satpamnya Pukul Mahasiswa, tapi Bantah Ada Pengeroyokan

Pengelola GBK Akui Satpamnya Pukul Mahasiswa, tapi Bantah Ada Pengeroyokan

Megapolitan
Fraksi Gerindra Setuju Perubahan RPJMD yang Diusulkan Anies

Fraksi Gerindra Setuju Perubahan RPJMD yang Diusulkan Anies

Megapolitan
Minta Ada Tes Covid-19 Gratis, Kepala Terminal Kalideres: Jangan Sampai Harga Tiket dan Antigen Sama

Minta Ada Tes Covid-19 Gratis, Kepala Terminal Kalideres: Jangan Sampai Harga Tiket dan Antigen Sama

Megapolitan
Kasus Pengendara Moge Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Pengendara Moge Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro, Polisi Periksa 3 Saksi

Megapolitan
Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Buat SKCK di Kota Tangerang

Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Buat SKCK di Kota Tangerang

Megapolitan
Detik-detik Motor Kurir dan Paket Senilai Rp 2,7 Juta Raib Digasak Maling di Pancoran

Detik-detik Motor Kurir dan Paket Senilai Rp 2,7 Juta Raib Digasak Maling di Pancoran

Megapolitan
Penumpang MRT Jakarta Turun Selama PPKM Darurat dan Level 4, Hanya 5 Persen dari Kapasitas

Penumpang MRT Jakarta Turun Selama PPKM Darurat dan Level 4, Hanya 5 Persen dari Kapasitas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X