KCI Masih Bahas Penyesuaian Operasional KRL Terkait PSBB Jakarta

Kompas.com - 08/04/2020, 09:59 WIB
Tangkapan layar akun Instagram @jktinfo yang menggambarkan kondisi penumpukan penumpang KRL, Senin (23/3/2020). Tangkapan layar akun Instagram @jktinfoTangkapan layar akun Instagram @jktinfo yang menggambarkan kondisi penumpukan penumpang KRL, Senin (23/3/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) masih mengevaluasi operasional kereta rel listrik (KRL) dengan adanya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta.

Perlu diketahui, PSBB akan berlaku efektif mulai Jumat (10/4/2020) hingga 14 hari ke depan.

Manager External Relations PT KCI Adli Hakim mengungkapkan, saat ini Internal KCI masih membahas penerapan PSBB untuk operasional KRL.

Baca juga: PSBB Diterapkan Jumat, Anies: KBM Tetap di Rumah, Seluruh Fasilitas Umum Ditutup

"Kami masih koordinasi terus, nanti ketika ada informasi kebijakan selanjutnya tentu akan diinformasikan lebih lanjut," ujarnya ketika di konfirmasi Kompas.com, Rabu (8/4/2020).

Menurut Adly, belum ada perubahan jam operasional KRL di seluruh jalur Jabodetabek dan masih mengikuti penyesuaian yang berlaku.

"(Penyesuaian) yang baru kemarin ini, masih sama," ujar Adly ketika di konfirmasi Kompas.com, Rabu (8/4/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pemkot Surati PT KCI dan Organda, Minta Kurangi Operasional Transportasi Umum di Bekasi

Sebelumnya, PT KCI sendiri baru melakukan penyesuaian kembali operasional KRL yang mulai diberlakukan Selasa (7/4/2020).

Penyesuaian tersebut ialah jam operasional KRL mulai pukul 04.00 sampai 20.00 WIB dengan 761 perjalanan setiap harinya.

Sementara jarak kedatangan antar kereta, yakni 5 hingga 30 menit pada pagi hari dan 30 sampai 60 menit di atas pukul 09.00 WIB.

Hal tersebut karena mobilitas masyarakat sudah semakin menurun sejak adanya imbauan pemerintah untuk menjaga jarak fisik dengan mengurangi aktivitas di luar dan bekerja dari rumah.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gudang SMPN 97 Jakarta Terbakar

Gudang SMPN 97 Jakarta Terbakar

Megapolitan
Petugas Gabungan Bubarkan Resepsi Pernikahan di Pulogadung

Petugas Gabungan Bubarkan Resepsi Pernikahan di Pulogadung

Megapolitan
UPDATE 25 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 301 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 25 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 301 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Bendera Putih di Pasar Tanah Abang, Pengelola: Sangat Kecil Kemungkinan Oknumnya Pedagang

Bendera Putih di Pasar Tanah Abang, Pengelola: Sangat Kecil Kemungkinan Oknumnya Pedagang

Megapolitan
UPDATE 25 Juli: Kota Bekasi Catat 1.664 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 25 Juli: Kota Bekasi Catat 1.664 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE 25 Juli: Kota Tangerang Catat 399 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 25 Juli: Kota Tangerang Catat 399 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE 25 Juli: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 5.393, Jumlah Tes Berkurang Dibanding Kemarin

UPDATE 25 Juli: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 5.393, Jumlah Tes Berkurang Dibanding Kemarin

Megapolitan
UPDATE 25 Juli: Kasus Positif Covid di Tangsel Bertambah 142, Pasien Meninggal 10 Orang

UPDATE 25 Juli: Kasus Positif Covid di Tangsel Bertambah 142, Pasien Meninggal 10 Orang

Megapolitan
Wali Kota Jakarta Utara Maksimalkan Fungsi Kader Pulih untuk Bantuk Pasien Isoman

Wali Kota Jakarta Utara Maksimalkan Fungsi Kader Pulih untuk Bantuk Pasien Isoman

Megapolitan
Wali Kota Jakarta Utara Ajak Pasien Isoman Lakukan Isolasi Terkendali di Rusun Nagrak

Wali Kota Jakarta Utara Ajak Pasien Isoman Lakukan Isolasi Terkendali di Rusun Nagrak

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Dua Pencuri Motor Bersenpi yang Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan

Kronologi Penangkapan Dua Pencuri Motor Bersenpi yang Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan

Megapolitan
Kadin Minta jika PPKM Diperpanjang Mal Dibuka, tetapi Pekerja dan Pengunjung Harus Telah Divaksin

Kadin Minta jika PPKM Diperpanjang Mal Dibuka, tetapi Pekerja dan Pengunjung Harus Telah Divaksin

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan Rumah Ketua RT di Tanah Abang

Kebakaran Hanguskan Rumah Ketua RT di Tanah Abang

Megapolitan
Dua Pencuri Motor Bersenjata Api di Pagedangan Keluarkan Tembakan ke Arah Warga

Dua Pencuri Motor Bersenjata Api di Pagedangan Keluarkan Tembakan ke Arah Warga

Megapolitan
Koalisi Masyarakat Tolak Penambahan Sanksi Pidana dan Kewenangan Satpol PP dalam Draf Revisi Perda Covid-19

Koalisi Masyarakat Tolak Penambahan Sanksi Pidana dan Kewenangan Satpol PP dalam Draf Revisi Perda Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X