Polisi: Pembatasan Transportasi Saat PSBB Opsi Terbaik, Tak Perlu Tutup Jalan

Kompas.com - 08/04/2020, 14:25 WIB
Pejalan kaki melintas di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Pemerintah telah resmi menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan COVID-19. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.hp. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayPejalan kaki melintas di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Pemerintah telah resmi menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan COVID-19. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, pembatasan moda transportasi saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) merupakan pilihan terbaik untuk masyarakat Jakarta. Dengan demikian, warga tak perlu resah terkait akses masuk dan keluar Jakarta.

Nana menegaskan, polisi tak akan menerapkan penutupan akses masuk dan keluar Jakarta selama penerapan PSBB.

"Perlu kami sampaikan bahwa PSBB ini merupakan opsi yang sangat bijak dan ini solusi terbaik dari beberapa opsi yang ada. Selama ini terkait pembatasan moda trasnportasi adalah tidak ada penutupan dan pengalihan arus jalan pada akses masuk dan keluar Jakarta," kata Nana dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui Instagram Polda Metro Jaya, Rabu (8/4/2020).

Baca juga: Polri Diminta Humanis Saat Terapkan PSBB di DKI Jakarta

Ia menjelaskan, pembatasan moda transportasi mengacu pada pembatasan jumlah penumpang pada kendaraan umum.

"Misalnya satu bus memuat 40 orang. Nah, saat PSBB hanya boleh (mengangkut) 50 persennya termasuk untuk kereta api, MRT, LRT. Jadi, yang diperbolehkan hanya separuhnya dari jumlah penumpang biasa," kata Nana.

Pembatasan moda transportasi juga berlaku bagi pengguna kendaraan pribadi ataupun ojek online. Mobil pribadi hanya boleh mengangkut setengah dari kapasitas mobil, sementara pengendara motor tidak diperbolehkan untuk berboncengan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Misalnya Avanza bisa (mengangkut) 6 (orang) ini cuma 3 (orang saat PSBB). Ini juga berlaku untuk (kendaraan) roda dua, tidak boleh ada berboncengan," kata Nana.

Saat ini, aturan pembatasan moda transportasi masih disusun Pemprov DKI Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan PSBB di Jakarta mulai Jumat lusa selama 14 hari atau sampai 23 April 2020.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Bisa Pinjam Tabung Oksigen Gratis di Kelurahan Ciracas

Warga Bisa Pinjam Tabung Oksigen Gratis di Kelurahan Ciracas

Megapolitan
Pengawasan Warung Makan di Bogor, Kasatpol PP: Agak Sulit Nempatin Anggota di Tiap Titik

Pengawasan Warung Makan di Bogor, Kasatpol PP: Agak Sulit Nempatin Anggota di Tiap Titik

Megapolitan
Video Viral Pencurian Ponsel di Kafe Bermodus Bawa Keluarga, Begini Kronologinya

Video Viral Pencurian Ponsel di Kafe Bermodus Bawa Keluarga, Begini Kronologinya

Megapolitan
Mendagri Minta Pemkot Tangerang Bentuk Tim Khusus Tracing Covid-19

Mendagri Minta Pemkot Tangerang Bentuk Tim Khusus Tracing Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Keluarkan Edaran untuk Pekerja Sektor Esensial

Pemkot Bekasi Keluarkan Edaran untuk Pekerja Sektor Esensial

Megapolitan
Anies Jawab Meme Makan di Warteg dengan Aturan Maksimal 20 Menit

Anies Jawab Meme Makan di Warteg dengan Aturan Maksimal 20 Menit

Megapolitan
PKL Boleh Layani Makan di Tempat, Bima Arya: Maksimal 3 Pengunjung, Waktu Makan 20 Menit

PKL Boleh Layani Makan di Tempat, Bima Arya: Maksimal 3 Pengunjung, Waktu Makan 20 Menit

Megapolitan
PPKM Level 4 di Jakarta, Bengkel hingga 'Barbershop' Boleh Buka

PPKM Level 4 di Jakarta, Bengkel hingga "Barbershop" Boleh Buka

Megapolitan
PPKM Level 4 Masih Berlangsung, Ini Dokumen yang Wajib Dibawa untuk Naik Pesawat atau Kereta Api Jarak Jauh

PPKM Level 4 Masih Berlangsung, Ini Dokumen yang Wajib Dibawa untuk Naik Pesawat atau Kereta Api Jarak Jauh

Megapolitan
Pemkot Bekasi Larang Ibadah Berjemaah di Tempat Ibadah Selama PPKM Level 4

Pemkot Bekasi Larang Ibadah Berjemaah di Tempat Ibadah Selama PPKM Level 4

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Pembuat Surat Swab Palsu di Depok

Polisi Tangkap Komplotan Pembuat Surat Swab Palsu di Depok

Megapolitan
Jumlah Tes PCR Covid-19 di Jakarta Menurun, Ini Penjelasan Dinkes DKI

Jumlah Tes PCR Covid-19 di Jakarta Menurun, Ini Penjelasan Dinkes DKI

Megapolitan
Pemkot Bekasi Izinkan Pedagang Buka Tokonya dengan Kapasitas 50 Persen Pengunjung

Pemkot Bekasi Izinkan Pedagang Buka Tokonya dengan Kapasitas 50 Persen Pengunjung

Megapolitan
138 Tabung Oksigen Hasil Sitaan Polisi Diserahkan ke Rumah Sakit

138 Tabung Oksigen Hasil Sitaan Polisi Diserahkan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Jumlah Pasien OTG di Graha TMII Terus Turun Selama PPKM, 58 Orang Masih Dirawat

Jumlah Pasien OTG di Graha TMII Terus Turun Selama PPKM, 58 Orang Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X