Kompas.com - 08/04/2020, 15:12 WIB
Order fiktif Grab Food yang diterima Wilandini terjadi 11 kali dalam waktu tujuh jam. Para pengemudi ojek online itu pun kebingungan karena pemesan menggunakan metode bayar tunai. TwitterOrder fiktif Grab Food yang diterima Wilandini terjadi 11 kali dalam waktu tujuh jam. Para pengemudi ojek online itu pun kebingungan karena pemesan menggunakan metode bayar tunai.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Warga Ciledug Kota Tangerang bernama Wilandini mengaku iba melihat pengemudi Grab mengantar pesanan fiktif hingga mencapai Rp 2,8 juta.

Akhirnya, Wilandini tetap membayar order fiktif tersebut meski bukan dia yang memesan.

"Saya meerasa lebih jahat kalau enggak ganti uangnya rider (untuk membeli pesanan) karena mereka kan (berpenghasilan) harian," kata Wilandini saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (8/4/2020).

Wilandini tergerak untuk mengganti sementara uang yang digunakan pengemudi ojol itu karena tahu mereka jarang mendapat pesanan dalam situasi seperti ini.

Baca juga: Dalam 7 Jam, Wilandini Kena Serbuan 11 Order Fiktif GrabFood dengan Total Rp 2,8 Juta

"Ada sampai malam, ada yang hanya dapat dua orderan dan ditipu," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia semakin iba ketika melihat pengemudi ojol yang membawa pesanan fiktif itu menunggu berjam-jam untuk mendapat kejelasan dari pemesan.

"Ada yang bilang sudah enggak apa-apa mbak, saya yang salah karena lalai. Tapi pas abang ojolnya bilang gitu, saya jadi makin merasa bersalah," kata dia.

Akhirnya Wulandini menggunakan uangnya untuk menggantikan sementara uang pengemudi ojol yang digunakan untuk membeli pesanan dengan total harga 11 pesanan sebesar Rp 2,8 juta.

Baca juga: Grab Investigasi Kasus 11 Orderan Fiktif Grabfood di Ciledug Total Rp 2,8 Juta

"Uang yang saya ganti untuk nalangin sebelum diganti grab. Cuma asas kepercayaan saja sih mas, karena saya tidak bisa nuduh dia (pengemudi ojol) jahat sama saya," kata dia.

Serbuan 11 order fiktif

Wilandini menceritakan, total ada 11 pesanan fiktif yang datang ke rumahnya dari Grabfood dengan harga total mencapai Rp 2,8 juta.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 25 Klaster Covid-19 di Sekolah Tatap Muka di Jakarta, Pemprov DKI Disebut Terkesan Tak Siap

Ada 25 Klaster Covid-19 di Sekolah Tatap Muka di Jakarta, Pemprov DKI Disebut Terkesan Tak Siap

Megapolitan
Ada Kecelakaan Truk, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Sempat Macet Total

Ada Kecelakaan Truk, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Sempat Macet Total

Megapolitan
Aturan Makan di Restoran Jakarta Selama PPKM Level 3

Aturan Makan di Restoran Jakarta Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Kepala KPLP dan Kasubag Umum Lapas Tangerang Kembali Diperiksa Terkait Kebakaran

Kepala KPLP dan Kasubag Umum Lapas Tangerang Kembali Diperiksa Terkait Kebakaran

Megapolitan
Simpang Mampang Depok Banjir sejak Dini Hari padahal Tidak Diguyur Hujan

Simpang Mampang Depok Banjir sejak Dini Hari padahal Tidak Diguyur Hujan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bakal Cairkan Insentif Nakes pada Oktober Mendatang

Pemkot Bekasi Bakal Cairkan Insentif Nakes pada Oktober Mendatang

Megapolitan
Cegah Klaster Covid-19, Sekolah di Kota Bekasi Wajib Semprot Disinfektan Tiap Selesai PTM

Cegah Klaster Covid-19, Sekolah di Kota Bekasi Wajib Semprot Disinfektan Tiap Selesai PTM

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Kebakaran Lapas Tangerang untuk Tetapkan Tersangka Baru

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Kebakaran Lapas Tangerang untuk Tetapkan Tersangka Baru

Megapolitan
Polda Metro Jaya Akan Panggil Luhut B Pandjaitan Terkait Laporan terhadap Hariz Azhar dan Fatia Maulidiyanti

Polda Metro Jaya Akan Panggil Luhut B Pandjaitan Terkait Laporan terhadap Hariz Azhar dan Fatia Maulidiyanti

Megapolitan
Soal 25 Klaster Covid-19 akibat PTM di Jakarta, Pimpinan DPRD DKI: Tak Perlu Panik Berlebihan

Soal 25 Klaster Covid-19 akibat PTM di Jakarta, Pimpinan DPRD DKI: Tak Perlu Panik Berlebihan

Megapolitan
Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Harus Jalani Beberapa Operasi Lagi, Dirawat di Ruang Bedah

Seorang Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Harus Jalani Beberapa Operasi Lagi, Dirawat di Ruang Bedah

Megapolitan
Disdik DKI Kaget Dapat Kabar Ada 25 Klaster Covid-19 pada Sekolah Tatap Muka di Jakarta

Disdik DKI Kaget Dapat Kabar Ada 25 Klaster Covid-19 pada Sekolah Tatap Muka di Jakarta

Megapolitan
Pria Diduga Penebar Ranjau Paku di Kawasan Gatot Subroto Ditangkap

Pria Diduga Penebar Ranjau Paku di Kawasan Gatot Subroto Ditangkap

Megapolitan
1.226 PAUD dan TK di Kota Bekasi Gelar PTM Terbatas

1.226 PAUD dan TK di Kota Bekasi Gelar PTM Terbatas

Megapolitan
UPDATE: 20 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 5 Pasien Wafat

UPDATE: 20 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 5 Pasien Wafat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.