Pemkot Tangsel Segera Kirim Surat Permohonan Penerapan PSBB ke Kemenkes

Kompas.com - 09/04/2020, 16:21 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengatakan saat ini ada satu warganya dipantau terkait pencegahan virus corona yang saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Permata Pamulang. Hal tersebut dikatakan Airin saat berada di Pemkot Tangsel, Selasa (3/3/2020). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiWali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengatakan saat ini ada satu warganya dipantau terkait pencegahan virus corona yang saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Permata Pamulang. Hal tersebut dikatakan Airin saat berada di Pemkot Tangsel, Selasa (3/3/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan akan mengirimkan surat permohonan penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Kementerian Kesehatan.

Surat permohonan penerapan PSBB tersebut akan dikirimkan pada Jumat (10/4/2020) besok.

"Kemungkinan besar bisa hari ini atau besok. Intinya OPD kita sudah rapim (rapat pimpinan) tingkat Dinas hingga Kecamatan," kata Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany di Pemkot Tangsel, Kamis (7/4/2020).

Airin menjelaskan, dalam menerapkan peraturan tersebut Pemkot Tangsel juga juga telah berkoordinasi dengan pihak keamanan dalam hal ini Kepolisian dan TNI.

Baca juga: Mekanisme Karantina ODP dan PDP di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

"Kan ada tahapannya, dua hari. Jadi kalau kita mengajukan, dua hari Kementerian baru memberikan jawaban. Belajar dari DKI kan ada administrasinya. Maka ada kemungkinan kalau bisa dipercepat,"ucapnya.

Menurut Airin, penerapan kebijakan PSBB ini setelah adanya rapat pimpinan daerah oleh Gubernur Banten dan DKI Jakarta pada Rabu, kemarin.

Rapat melalui teleconference itu membahas mengenai surat permohonan yang PSBB harus dikirimkan ke Kemenkes.

Baca juga: Pemda yang Ingin Ajukan PSBB Diminta Siapkan Sejumlah Syarat Ini

"Hasil rapat dengan OPD dan saran dari Gubernur serta data untuk kita menyampaikan SPBB," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Jumat (10/4/2020) besok.

Penerapan tersebut setelah surat permohonan sudah oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Sidang Lanjutan John Kei, Nus Kei: Ini Kan Kepentingan Saya

Hadiri Sidang Lanjutan John Kei, Nus Kei: Ini Kan Kepentingan Saya

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19 di Kalibata City, Apartemen Tangguh Jaya Dibentuk

Cegah Penyebaran Covid-19 di Kalibata City, Apartemen Tangguh Jaya Dibentuk

Megapolitan
Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Diduga Lebih dari 2 Orang

Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Diduga Lebih dari 2 Orang

Megapolitan
Dua Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Ditangkap Polisi

Dua Pembegal Pesepeda di Jalan Latumenten Jakbar Ditangkap Polisi

Megapolitan
BP2MI Pulangkan Pekerja Migran yang Koma karena Strok dari Taiwan

BP2MI Pulangkan Pekerja Migran yang Koma karena Strok dari Taiwan

Megapolitan
Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Megapolitan
Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Megapolitan
Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

Megapolitan
Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X