GBK Tutup Selama PSBB, Kendaraan Dilarang Masuk

Kompas.com - 10/04/2020, 13:47 WIB
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di bangku cadangan pemain sepakbola di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2020). Kegiatan ini untuk meminimalisir penyebaran penyakit akibat virus Covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas menyemprotkan cairan disinfektan di bangku cadangan pemain sepakbola di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2020). Kegiatan ini untuk meminimalisir penyebaran penyakit akibat virus Covid-19.

JAKARTA,KOMPAS.com - Pusat Pengelola Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat telah membatasi mobilitas selama pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) diberlakukan pada Jumat (10/4/2020) ini.

Pihak GBK telah menutup seluruh pintu masuk untuk kendaraan, baik mobil maupun motor.

Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks GBK Winarto mengatakan, penutupan diberlakukan bersamaan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengenai PSBB.

"Kita mengikuti aturan DKI selama PSBB. Kita tutup untuk kendaraan motor dan mobil. Untuk waktu juga mengikuti, selama 14 hari," kata Winarto saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (10/4/2020).

Baca juga: Jualan Online Berjalan seperti Biasa Saat PSBB, Pelaku Bisnis Masih Khawatir Kena Sanksi

GBK juga telah memberikan informasi melalui selembar kertas yang ditempatkan di seluruh pintu utama.

Dalam kertas tersebut tertulis jika saat ini kawasan GBK hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki.

"Iya hanya untuk orang sekitar. Itu hanya untuk kegiatan olahraga. Tetap manusianya bisa masuk, kan ada pintu kecil. Namun untuk kendaraan, tidak," ucapnya.

Winarto menjelaskan, pembatasan dilakukan guna mendukung kebjiakan pemerintah untuuk memutus mata rantai penyebaran virus SARS-CoV-2.

Baca juga: PSBB DKI Jakarta, Pengendara Sepeda Motor Pribadi Boleh Berboncengan

"Yang beroperasi yang mendukung kepentingan kebutuhan dasar. Olahraga itu dipandang jadi kebutuhan dasar. Makannya ada pengecualian seprrti jalan itu masih boleh, kecuali berkumpul itu tidak boleh," katanya.

Selain menutup pintu utama, GBK juga mengeluarkan kebijakan bagi para pekerjanya untuk wajib menunjukan tanda pengenal kepada petugas keamanan.

"Di pintu kecil itu juga kita berlakukan untuk cuci tangan sebelum masuk. Itu sudah kita berlakukan sudah lama," tutupnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Megapolitan
Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Megapolitan
Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Megapolitan
Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Megapolitan
Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Megapolitan
6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X