Warga Pamulang Dirikan Dapur Umum, Bagikan Makanan ke Ojol dan Tukang Becak

Kompas.com - 10/04/2020, 18:10 WIB
Warga Perumahan Sinar Pamulang, Tangerang Selatan turut ambil sikap ditengah pandemi Covid-19 dengan mendirikan dapur umum. Dapur umum tersebut didirikan sejak Minggu (5/4/2020). dokumentasi pribadiWarga Perumahan Sinar Pamulang, Tangerang Selatan turut ambil sikap ditengah pandemi Covid-19 dengan mendirikan dapur umum. Dapur umum tersebut didirikan sejak Minggu (5/4/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Warga Perumahan Sinar Pamulang, Tangerang Selatan turut ambil sikap di tengah pandemi Covid-19 dengan mendirikan dapur umum.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengatasi dampak meluasnya virus corona yang mempengaruhi kondisi ekonomi masyarakat.

Salah satu warga setempat, Gunawan Sumaryono mengatakan, keberadaan dapur umum yang didirikan sejak seminggu yang lalu itu merupakam inisiatif warga khususnya pemuda perumahan Sinar Pamulang.

Baca juga: Masih Bekerja Saat Wabah Covid-19, Pemulung dan PKL Dapat Bantuan Makanan hingga Sembako

Ia dan warga lainnya menyadari pandemi Covid-19 sangat berdampak pada ekonomi masyarakat khususnya pekerja yang mendapatkan pemasukan harian.

"Saat itu kami berfikir kalau seperti pekerja yang dapat uang harian itu gimana di tengah kebijakan pemerintah untuk tetap di rumah saja. Sedangkan makan harus tetap jalan. Akhirnya bangun dapur umum," kata Gunawan saat dihubungi Kompas.com, Jumat (10/4/2020).

Gunawan dan warga lainnya pun mengumpulkan donasi dari masyarakat yang didominasi berupa sembako mulai beras, minyak dan sayuran.

"Untuk yang masak gotong royong warga sini. Kebanyakan yang makan pengendara ojek dan tukang becak. Karena di sini kan masih ada becak," ucapnya.

Dapur umum itu sendiri ditargetkan akan berdiri sampai dengan H-3 Hari Raya Idul Fitri dengan sajian menu yang setiap harinya berbeda-beda.

Jika nantinya bahan bantuan untuk dapur umum masih tersisa smpai batas waktu yang telah ditargetkan, warga setempat akan membagikan dalam bentuk sembako.

"Jika nanti bahan bantuan yang diberikan warga masih tersisa sampai dapur umum tutup akan kita bagikan ke warga lagi. Tapi dengan bentuk sembako," tutupnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Polemik THR TGUPP, Sekda DKI: Bukan THR, tetapi Uang Apresiasi

Soal Polemik THR TGUPP, Sekda DKI: Bukan THR, tetapi Uang Apresiasi

Megapolitan
4 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cisalak Ditutup Sementara

4 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cisalak Ditutup Sementara

Megapolitan
Sekda DKI Sebut Hak Keuangan TGUPP Juga Dipangkas 25 Persen Seperti PNS

Sekda DKI Sebut Hak Keuangan TGUPP Juga Dipangkas 25 Persen Seperti PNS

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Megapolitan
Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Megapolitan
Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Megapolitan
UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Megapolitan
Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Megapolitan
Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Megapolitan
Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Megapolitan
Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Megapolitan
Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Megapolitan
7 Pemudik Lolos Tanpa SIKM, Dishub Perketat Check Point di Jakarta Selatan

7 Pemudik Lolos Tanpa SIKM, Dishub Perketat Check Point di Jakarta Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X