Kompas.com - 12/04/2020, 06:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menangkap seorang pelaku penipuan jual beli masker berinisial AR, Kamis (9/4/2020).

Tersangka AR menipu para korban dengan menawarkan satu boks masker berisi 50 masker merk Sensi seharga Rp 280.000.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Yusri Yunus menjelaskan, penipuan berawal ketika AR mengunggah gambar satu boks masker yang dijual seharga Rp 280.000 di akun Instagram-nya pada 22 Maret 2020.

Salah satu korban yang juga rekan AR bernama Caren pun tertarik untuk mengiklankan kembali penjualan masker itu melalui Instagram pribadinya.

"Korban (Caren) kemudian memposting gambar melalui aplikasi Instagram bertuliskan 'jual Sensi Rp 280.000 per box isi 50'," kata Yusri dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/4/2020).

Baca juga: Gudang Farmasi Dinkes Kalteng Dibobol Maling, 6.000 Lembar Masker Bedah Hilang

Penjualan masker yang diunggah Caren pun diminati oleh korban lainnya bernama Immanuel.
Caren menjelaskan, pembelian masker dilakukan dengan sistem pre-order, di mana barang akan dikirimkan setelah satu minggu masa pembayaran.

Immanuel tertarik memesan masker kepada AR dan mentransfer sejumlah uang ke rekening Caren.

"Uang pembelian (dari Immanuel) ditransfer kepada rekening korban Caren. Korban (Caren) telah mentransfer uang secara bertahap dengan total Rp 14.640.000 ke rekening bank BCA milik tersangka AR pada 22 Maret 2020," papar Yusri.

Kendati demikian, tersangka AR tidak mengirimkan masker kepada Immanuel hingga waktu yang dijanjikan, yakni 29 Maret 2020.

Baca juga: Tak Terima Diingatkan Pakai Masker, Satpam Tampar Perawat, Polisi: Bisa Dipidana

Bahkan, kedua korban tidak mendapatkan kejelasan terkait status pengiriman masker.

"Korban Caren mengalami kerugian secara materi sehingga melaporkan ke Polres Metro Jakarta Utara," ungkap Yusri.

Saat menangkap tersangka di daerah Bandung, Jawa Barat, polisi menyita barang bukti berupa sebuah ponsel Iphone 4S warna hitam, sebuah HP iPhone X warna putih, sebuah kartu ATM BCA, dan tangkapan layar percakapan Whatsapp antara korban dengan tersangka.

"Selanjutnya tersangka diamankan beserta barang bukti menuju Polres Metro Jakarta Utara. Saat ini, masih dalam proses penyidikan lebih lanjut," kata Yusri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Pria Ditemukan di Atas Trotoar Jalan Cakung, Polisi Sebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Mayat Pria Ditemukan di Atas Trotoar Jalan Cakung, Polisi Sebut Korban Tewas karena Kecelakaan

Megapolitan
Sebuah Ruko di Depan Pusdiklantas Alam Sutera Terbakar, Diduga Akibat Api Lilin

Sebuah Ruko di Depan Pusdiklantas Alam Sutera Terbakar, Diduga Akibat Api Lilin

Megapolitan
Tebet Eco Park Masih Ditutup Sementara untuk Pengunjung

Tebet Eco Park Masih Ditutup Sementara untuk Pengunjung

Megapolitan
Kucurkan Dana Rp 2,7 Miliar, Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah KTT Y20

Kucurkan Dana Rp 2,7 Miliar, Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah KTT Y20

Megapolitan
Kampung Gembira Gembrong Dibangun Pakai Dana Infak Salat Idul Fitri di JIS

Kampung Gembira Gembrong Dibangun Pakai Dana Infak Salat Idul Fitri di JIS

Megapolitan
Kronologi Balap Liar Mobil di Asia Afrika, Berawal dari Saling Geber-geber

Kronologi Balap Liar Mobil di Asia Afrika, Berawal dari Saling Geber-geber

Megapolitan
Earth Hour, Ini Jalan Protokol di Jakarta yang Lampunya Dipadamkan Malam Ini

Earth Hour, Ini Jalan Protokol di Jakarta yang Lampunya Dipadamkan Malam Ini

Megapolitan
Polisi Tangkap 3 Pelaku Balap Liar di Jalan Asia Afrika dan Sita Kendaraan

Polisi Tangkap 3 Pelaku Balap Liar di Jalan Asia Afrika dan Sita Kendaraan

Megapolitan
Anies Baswedan Minta Presiden Jokowi Akomodasi Suara Anak Muda

Anies Baswedan Minta Presiden Jokowi Akomodasi Suara Anak Muda

Megapolitan
UPDATE 1 Juli: Bertambah 70, Pasien Dirawat Kasus Covid-19 di Tangerang Kini 443

UPDATE 1 Juli: Bertambah 70, Pasien Dirawat Kasus Covid-19 di Tangerang Kini 443

Megapolitan
 'Kami Sedang Rawat Bayi yang Dibuang ke Kali, Kenapa Malah Diusir?'

"Kami Sedang Rawat Bayi yang Dibuang ke Kali, Kenapa Malah Diusir?"

Megapolitan
Sopir Travel Tewas Usai Ditabrak Mobil di Lenteng Agung Saat Turunkan Barang Penumpang

Sopir Travel Tewas Usai Ditabrak Mobil di Lenteng Agung Saat Turunkan Barang Penumpang

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Wali Kota Jakpus Ditolak Warga Saat Bagikan KTP Baru | Desain Kampung Gembira

[POPULER JABODETABEK] Wali Kota Jakpus Ditolak Warga Saat Bagikan KTP Baru | Desain Kampung Gembira

Megapolitan
UPDATE 1 Juli 2022: Tambah 123, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangsel Tembus 86.770

UPDATE 1 Juli 2022: Tambah 123, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangsel Tembus 86.770

Megapolitan
Satu Rumah dan 7 Kos-kosan di Matraman Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Satu Rumah dan 7 Kos-kosan di Matraman Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.