Kompas.com - 13/04/2020, 14:05 WIB
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Rabu (26/2/2020). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAWali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Rabu (26/2/2020).
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi akan membangun dapur umum untuk warga yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19.

Pasalnya, hingga saat ini bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Pusat masih belum jelas.

“Kita punya 10 set alat dapur umum. Kita pinjem sama Kodim, kita pinjam sama Yonif 202 untuk pembangunan dapur umum,” ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, Senin (13/4/2020).

Baca juga: Polisi Tangkap Sopir Ojol yang Videonya Viral, Protes Bernada Provokasi

Ia menyampaikan, pihaknya telah meminta 12 Kecamatan yang ada di wilayah Bekasi untuk membangun dapur umum.

“12 kecamatan sudah kita perintahkan (membangun dapur umum) dan Insya Allah di 12 tempat siap membangun dapur umum, ujar pria yang akrab disapa Pepen itu.

Saat ini, pihak Pemkot tengah mencari bantuan dana lewat Corporate Social Responsibility (CSR) ke perusahaan-perusahaan untuk membantu memenuhi kebutuhan di dapur umum.

Namun, ia enggan menjelaskan secara detail berapa jumlah dana yang dibutuhkan untuk membuat dapur umum tersebut.

“Kita masih usaha dari CSR, masih minta bantuan ke perusahan atau masyarakat yang tidak mengikat untuk kegiatan sosial ini,” tutur dia.

Pemkot Bekasi sebelumya berharap Pemprov DKI Jakarta juga turut membantu memberikan Bantuan sosial (Bansos) kepada warga miskin Kota Bekasi yang terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca juga: Pemkot Bekasi Harap Bansos dari Pemprov DKI untuk Warga Terdampak PSBB

Pepen mengaku sudah bersurat ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait permintaan bantuan sosial kepada warga Kota Bekasi yang terdampak PSBB.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Bekasi Residivis, Pernah Mencuri Saat Jadi Pekerja Proyek

Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Bekasi Residivis, Pernah Mencuri Saat Jadi Pekerja Proyek

Megapolitan
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Bapak dan Anak Bacok lalu Coba Begal Ibu Muda di Tangerang

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Bapak dan Anak Bacok lalu Coba Begal Ibu Muda di Tangerang

Megapolitan
Jakarta Akan Jadi Tuan Rumah Kongres Ke-33 Asosiasi Penerbit Internasional

Jakarta Akan Jadi Tuan Rumah Kongres Ke-33 Asosiasi Penerbit Internasional

Megapolitan
17 Hari Jelang Formula E Jakarta, PSI Pertanyakan Sponsor Tak Kunjung Dirilis

17 Hari Jelang Formula E Jakarta, PSI Pertanyakan Sponsor Tak Kunjung Dirilis

Megapolitan
Polsek Cikarang Barat Tangkap 2 Pelaku Pencurian Spesialis Rumah Kosong, Beraksi Saat Libur Lebaran

Polsek Cikarang Barat Tangkap 2 Pelaku Pencurian Spesialis Rumah Kosong, Beraksi Saat Libur Lebaran

Megapolitan
Jokowi Bagikan Bansos Sembako dan Uang Tunai di Pasar Gunung Batu Bogor

Jokowi Bagikan Bansos Sembako dan Uang Tunai di Pasar Gunung Batu Bogor

Megapolitan
Fraksi Demokrat-PPP Batal Ikut Ajukan Interpelasi terhadap Wali Kota Depok soal KDS, Ini Alasannya

Fraksi Demokrat-PPP Batal Ikut Ajukan Interpelasi terhadap Wali Kota Depok soal KDS, Ini Alasannya

Megapolitan
Perampokan Minimarket di Senen Didorong Rasa Dendam

Perampokan Minimarket di Senen Didorong Rasa Dendam

Megapolitan
Mendiang Ibu Nirina Zubir Disebut Ingin Bayari Program Bayi Tabung Riri Khasmita

Mendiang Ibu Nirina Zubir Disebut Ingin Bayari Program Bayi Tabung Riri Khasmita

Megapolitan
Anggota DPRD Bingung Mengapa Pemprov DKI Sering Gunakan Istilah Genangan Saat Terjadi Banjir

Anggota DPRD Bingung Mengapa Pemprov DKI Sering Gunakan Istilah Genangan Saat Terjadi Banjir

Megapolitan
Adik Nirina Zubir: Saat Sertifikat Aset Mama Hilang, Riri Khasmita Minta Saya Teken Surat Kuasa

Adik Nirina Zubir: Saat Sertifikat Aset Mama Hilang, Riri Khasmita Minta Saya Teken Surat Kuasa

Megapolitan
Pemeriksaan Ahli Forensik dalam Sidang Kebakaran Lapas Tangerang Ditunda, Dilanjut 31 Mei

Pemeriksaan Ahli Forensik dalam Sidang Kebakaran Lapas Tangerang Ditunda, Dilanjut 31 Mei

Megapolitan
Dea 'Onlyfans' Mengaku Sudah 4 Kali Mencoba Bunuh Diri

Dea "Onlyfans" Mengaku Sudah 4 Kali Mencoba Bunuh Diri

Megapolitan
Gasak Rp 17 Juta dari Minimarket di Senen, Perampok Todongkan Pisau dan Ikat Karyawan di Gudang

Gasak Rp 17 Juta dari Minimarket di Senen, Perampok Todongkan Pisau dan Ikat Karyawan di Gudang

Megapolitan
Polemik KDS, DPRD Kota Depok Ajukan Interpelasi terhadap Wali Kota

Polemik KDS, DPRD Kota Depok Ajukan Interpelasi terhadap Wali Kota

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.