Kronologi Penangkapan Kelompok Wetan, Perampok Toko Emas di Pasar Kemiri

Kompas.com - 14/04/2020, 10:03 WIB
Rilis kasus perampokan toko emas oleh komplotan Wetonan di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (13/4/2020) Dok. Humas Polres Jakarta Barat Rilis kasus perampokan toko emas oleh komplotan Wetonan di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (13/4/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus perampokan toko emas di Pasar Kemiri, Kembangan.

Pengejaran pelaku yang tidak sampai satu minggu ini telah membuahkan hasil. Lima pelaku bersembunyi di salah satu kontrakan yang berada di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Penangkapan komplotan perampok yang dikenal sebagai Kelompok Wetonan terjadi pada Minggu (12/4/2020).

Baca juga: Perampok Beraksi di Toko Emas di Pasar Kemiri Kembangan

Tiga dari lima pelaku, yakni (47), AN (20), dan RI (21) tewas ditembak karena melawan saat hendak ditangkap. Sementara AG (23) dan PT (49) ditangkap dalam keadaan hidup.

Berikut kronologi dan fakta pengungkapan kasus perampokan toko emas di Pasar Kemiri, Kembangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kronologi

Awalnya perampokan terjadi di Toko Emas Pelita di Pasar Kemiri, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (6/4/2020) sekitar pukul 13.15 WIB.

Pelaku diperkarakan berjumlah empat sampai lima orang.

Mereka membagi tugas, ada yang masuk ke dalam toko memecahkan etalase perhiasan lalu membawa kabur, ada juga yang menunggu di luar toko.

Baca juga: Perampok Gasak 0,5 Kg Emas dan 10 Kg Perak dari Toko Emas di Pasar Kemiri

Dalam beraksi komplotan sempat mengayunkan senjata api jenis revolver untuk membuat warga sekitar takut.

Para pelaku menggasak 0,5 kilogram emas dan 10 kilogram perak dari toko tersebut.

Tidak ada korban jiwa saat perampokan, komplotan pelaku kabur dengan mengendarai sepeda motor.

Korban dan warga sekitar langsung melapor kejadian tersebut ke Polsek Kembangan, dan polisi langsung melakukan penyelidikan.

Komplotan pelaku tertangkap

Seminggu pencarian komplotan pelaku, akhirnya pelaku tertangkap di sebuah kontrakan yang berada di Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Namun, dalam penggerebekan, pelaku turut membalas polisi dengan tembakan.

Senjata api revolver rakitan menjadi bekal komplotan pelaku dalam baku tembak. Akhirnya, polisi berhasil melumpuhkan semua pelaku pada Minggu (12/4/2020).

Baca juga: Polres Jakbar Tangkap Perampok Toko Emas di Pasar Kemiri, Tiga Pelaku Tewas Tertembak

Tiga dari lima pelaku meninggal dunia saat dibawa ke RS Polri, Kramat Jati untuk mendapat pertolongan medis.

Arti nama Wetonan

Berdasarkan keterangan AG dan PT, mereka menamakan kelompoknya Wetonan karena diyakini membawa keberuntungan.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Megapolitan
UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

Megapolitan
Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Kasus Covid-19 Jakarta Bertambah 8.360

UPDATE 24 Juli: Kasus Covid-19 Jakarta Bertambah 8.360

Megapolitan
BP2MI Protes, Beberkan Perlakuan Imigrasi Malaysia yang Sita Barang TKI

BP2MI Protes, Beberkan Perlakuan Imigrasi Malaysia yang Sita Barang TKI

Megapolitan
Dua Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan Tangerang

Dua Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan Tangerang

Megapolitan
Depok Punya Mobil Tes Swab Covid-19, Idris Targetkan 20.000 Pemeriksaan per Bulan

Depok Punya Mobil Tes Swab Covid-19, Idris Targetkan 20.000 Pemeriksaan per Bulan

Megapolitan
Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini 4.534 Orang

Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini 4.534 Orang

Megapolitan
Tren Covid-19 di Jakarta Jelang Berakhirnya PPKM Level 4: Kasus Harian Melandai, Testing Menurun, hingga Rekor Angka Kematian

Tren Covid-19 di Jakarta Jelang Berakhirnya PPKM Level 4: Kasus Harian Melandai, Testing Menurun, hingga Rekor Angka Kematian

Megapolitan
Sopir Ojol di Jakbar Sepakat Tak Ikut Aksi 'Jokowi End Game'

Sopir Ojol di Jakbar Sepakat Tak Ikut Aksi "Jokowi End Game"

Megapolitan
Ketika Sindikat Tes PCR Palsu Beroperasi di Bandara Halim, 8 dari 11 Surat Lolos Pemeriksaan

Ketika Sindikat Tes PCR Palsu Beroperasi di Bandara Halim, 8 dari 11 Surat Lolos Pemeriksaan

Megapolitan
Viral Video Bendera Putih di Pasar Tanah Abang, Satpol PP: Kami Sisir Sudah Kosong

Viral Video Bendera Putih di Pasar Tanah Abang, Satpol PP: Kami Sisir Sudah Kosong

Megapolitan
Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok dengan Warga di Cengkareng, Pelaku Minta Maaf

Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok dengan Warga di Cengkareng, Pelaku Minta Maaf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X