Kompas.com - 14/04/2020, 12:29 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Aksi solidaritas di tengah pandemi Covid-19 ditunjukkan warga Bukit Nusa Indah (BNI), Ciputat, Tangerang Selatan.

Mereka gotong royong untuk memberikan alat pelindung diri (APD) jenis hazmat kepada para tenaga medis yang melawan virus Corona.

Ketua Satuan Gugus Tugas warga BNI, Leo Agustiadi mengatakan, bantuan APD bagi tenaga medis sudah dilakukan dalam dua pekan terkahir.

"Pertama kita sudah berikan APD ke Puskesmas Situ Gintung itu ada 60 APD. Kemarin terkahir ke PMI Tangsel itu ada 80 APD," kata Leo saat dihubungi Kompas.com, Selasa (14/4/2020).

Baca juga: Minta Maaf, Ojol yang Protes PSBB Bernada Provokatif Dibebaskan Polisi

Leo menjelaskan, warga BNI Ciputat awalnya prihatin melihat tenaga medis masih menggunakan jas hujan sebagai APD sementara dalam menangani pasien kasus covid-19.

Padahal, kata Leo, mereka yang menjadi garda terdepan sangat rentan terinfeksi Covid-19.

"Saat itu kita tahu APD hanya untuk di rumah sakit aja. Sedangkan yang di puskesmas, belum ada dan masih pakai jas hujan. Itu yang membuat kita tergerak," paparnya.

Leo langsung bergerak cepat. Usaha konveksi yang selama ini untuk memutarkan roda perekonomian dialihkankan untuk pembuatan APD.

"Sementara warga juga pada bantu. Mereka selama ini warga bingung mau bantu, tapi kemana. Akhirnya saya buatkan APD dari konveksi saya dengan bantuan (dari warga) itu," ucapnya.

Baca juga: Anies Ancam Cabut Izin Usaha Perusahaan yang Langgar Aturan PSBB soal Kerja dari Rumah

Menurut Leo, APD yang dibuat sudah disesuaikan persyaratan Kementerian Kesehatan yang merujuk pada standar World Health Organization (WHO).

"Iya kita sudah sesuaikan pembuatannya. Karena niat kami itu membantu tenaga medis memerangi virus corona," paparnya.

Menurut Leo, bantuan APD akan terus dilakukan secara berkala untuk tenaga medis.

"Karena APD ini hanya sekali pakai, jadi kemungkinan akan kita terus berikan. Sebagai ketersediaan juga," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Megapolitan
Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Cara Ganti E-KTP yang Hilang atau Rusak bagi Warga Luar Domisili

[POPULER JABODETABEK] Cara Ganti E-KTP yang Hilang atau Rusak bagi Warga Luar Domisili

Megapolitan
[Update 20 April]: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Sebanyak 26, Pasien Aktif 216

[Update 20 April]: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Sebanyak 26, Pasien Aktif 216

Megapolitan
Warga Depok Diminta Tak Mengendurkan Protokol Kesehatan Saat Ramadhan

Warga Depok Diminta Tak Mengendurkan Protokol Kesehatan Saat Ramadhan

Megapolitan
[Update 20 April]: Tangsel Catat 10.672 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat Sebanyak 578

[Update 20 April]: Tangsel Catat 10.672 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat Sebanyak 578

Megapolitan
Ruhana Kuddus, Wartawati Pertama yang Gencar Menentang Poligami, Nikah Dini dan Dominasi Laki-laki

Ruhana Kuddus, Wartawati Pertama yang Gencar Menentang Poligami, Nikah Dini dan Dominasi Laki-laki

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Sekitarnya Cerah Berawan, Kecuali Bogor

BMKG: Jakarta dan Sekitarnya Cerah Berawan, Kecuali Bogor

Megapolitan
Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD lalu Dijual, Praktisi Hukum Pidana: Berdamai Tak Bisa Hentikan Penyidikan

Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD lalu Dijual, Praktisi Hukum Pidana: Berdamai Tak Bisa Hentikan Penyidikan

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Rabu 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Rabu 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X