Kompas.com - 14/04/2020, 14:51 WIB
Bus Transpatriot Bekasi hasil hibah dari Kementerian Perhubungan RI dioperasikan pada Kamis (22/8/2019) di pool bus Vida Bantargebang, Bekasi. KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANBus Transpatriot Bekasi hasil hibah dari Kementerian Perhubungan RI dioperasikan pada Kamis (22/8/2019) di pool bus Vida Bantargebang, Bekasi.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi akan membatasi jumlah penumpang transportasi umum yang beroperasi di wilayahnya selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Patriot.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 22 Tahun 2020 tentang Pemberlakuan PSBB di wilayahnya yang diterbitkan pada Minggu (12/4/2020).

Dalam beleid tersebut dijelaskan bahwa setiap kendaraan umum hanya boleh menaikan penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas angkutnya.

Baca juga: PSBB Bekasi, Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang

"Membatasi jumlah orang maksimal 50 persen dari kapasitas angkutan," tulis Rahmat dalam Perwal tersebut, dikutip Selasa (14/4/2020).

Pembatasan itu dilakukan agar menjaga jarak fisik antar penumpang atau physical distancing tetap bisa diterapkan di dalam kendaraan.

Selain mengatur jumlah penumpang, Pemkot Bekasi juga membatasi jam operasional transportasi umum selama PSBB dan mewajibkan disinfeksi kendaraan secara berkala.

Baca juga: PSBB Bekasi Berlaku Rabu Besok, Ojol Dilarang Angkut Penumpang

Para pengelola transportasi umum pun diharuskan memantau dan mendeteksi suhu tubuh petugas maupun penumpang yang memasuki kendaraan selama PSBB.

"Memastikan petugas dan penumpang moda transportasi tidak sedang mengalami suhu tubuh di atas normal atau sakit," kata Rahmat.

Diketahui PSBB kota Bekasi, Jawa Barat akan berlaku selama 14 hari terhitung mulai Rabu (15/4/2020) sampai hingga Selasa (28/4/2020).

Tujuan dari pemberlakuan PSBB adalah untuk memutus rantai penularan Covid-19 yang jumlah kasusnya masih terus bertambah.

Berdasarkan data dari laman corona.bekasikota.go.id, per 13 April 2020 terdapat 141 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sebanyak 29 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan 15 orang meninggal akibat Covid-19.

Selain itu, ada 793 orang yang dalam masa pemantauan (ODP), dan 310 pasien dalam pengawasan (PDP).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temu Kangen Anies-AHY di Balai Kota dan Kenangan Kemesraan dengan Demokrat di Masa Lalu

Temu Kangen Anies-AHY di Balai Kota dan Kenangan Kemesraan dengan Demokrat di Masa Lalu

Megapolitan
Incar Warung yang Ditinggal Mudik, Maling Panjat Tiang Listrik Lalu Gasak Uang dan 4 Bungkus Rokok

Incar Warung yang Ditinggal Mudik, Maling Panjat Tiang Listrik Lalu Gasak Uang dan 4 Bungkus Rokok

Megapolitan
Hari Pertama Larangan Mudik, Ribuan Kendaraan Diputar Balik hingga Pekerja Pabrik Protes di Jalan Tol yang Ditutup

Hari Pertama Larangan Mudik, Ribuan Kendaraan Diputar Balik hingga Pekerja Pabrik Protes di Jalan Tol yang Ditutup

Megapolitan
Banjir di Cipinang Melayu, Mobil Pompa Dikerahkan untuk Sedot Air

Banjir di Cipinang Melayu, Mobil Pompa Dikerahkan untuk Sedot Air

Megapolitan
Update 6 Mei: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 208 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Update 6 Mei: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 208 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Detik-detik Longsor yang Timpa Rumah Warga di Jagakarsa, Terdengar Suara Gemuruh dari Plafon

Detik-detik Longsor yang Timpa Rumah Warga di Jagakarsa, Terdengar Suara Gemuruh dari Plafon

Megapolitan
Masuk Kota Bogor, Pendatang Wajib Jalani Tes Antigen

Masuk Kota Bogor, Pendatang Wajib Jalani Tes Antigen

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pemuda Arogan di Masjid Bekasi jadi Duta Masker | Protes Penyekatan Jalur Mudik

[POPULER JABODETABEK] Pemuda Arogan di Masjid Bekasi jadi Duta Masker | Protes Penyekatan Jalur Mudik

Megapolitan
Gara-gara Kerumunan Konser Musik, Manajemen Cibis Park dan Penyelenggara Bazaar Didenda Rp50 Juta

Gara-gara Kerumunan Konser Musik, Manajemen Cibis Park dan Penyelenggara Bazaar Didenda Rp50 Juta

Megapolitan
Mudik di Jabodetabek Dilarang, Wali Kota Tangerang: Kami di Lapangan Bingung

Mudik di Jabodetabek Dilarang, Wali Kota Tangerang: Kami di Lapangan Bingung

Megapolitan
Tahu Segala Modus, Polda Metro Pastikan Pemudik Tak Akan Lolos

Tahu Segala Modus, Polda Metro Pastikan Pemudik Tak Akan Lolos

Megapolitan
Masjid Kubah Emas Depok, Dibangun Megah Tanpa Hitung Biaya untuk Ingat Kebesaran Tuhan

Masjid Kubah Emas Depok, Dibangun Megah Tanpa Hitung Biaya untuk Ingat Kebesaran Tuhan

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 7 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi Hari Ini, 7 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 7 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 7 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 7 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 7 Mei 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X