Kompas.com - 15/04/2020, 08:27 WIB
Pantauan situasi di Stasiun Bekasi pada hari pertama penerapan PSBB. Tangkapan layar dari siaran langsung akun @bekasi_24_jamPantauan situasi di Stasiun Bekasi pada hari pertama penerapan PSBB.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabupaten dan Kota Bekasi mulai menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hari ini, Rabu (15/4/2020).

Meski demikian, sejumlah masyarakat khususnya pengguna jasa kereta rel listrik (KRL) masih terlihat di Stasiun Bekasi.

Namun, tidak terjadi kepadatan ataupun antrean penumpang di area stasiun.

Berdasarkan pantaun Kompas.com dari siaran langsung akun Instagram @Bekasi_24_jam pada Rabu sekitar pukul 07.02 WIB, area tunggu kereta di Stasiun Bekasi terlihat sepi.

Baca juga: [UPDTAE] Covid-19 di Bekasi: 168 Orang Positif Corona, 29 Pasien Berhasil Sembuh

Selain itu, rangkaian kereta yang berangkat dan datang ke Stasiun Bekasi terpantau cukup lengang. Sejumlah penumpang yang sudah masuk ke  rangkaian kereta terlihat duduk di kursi yang sudah diatur untuk menjaga jarak fisik dan tidak ada yang berdiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diketahui Kabupaten/Kota Bekasi resmi memberlakukan PSBB selama 14 hari terhitung mulai Rabu (15/4/2020) sampai Selasa (28/4/2020) dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan.

Sejumlah aktivitas masyarakat dan kegiatan perkantoran pun akan dibatasi guna memutus rantai penularan Covid-19 yang jumlah kasusnya masih terus bertambah.

Baca juga: Antisipasi Kepadatan Penumpang, KCI Siapkan KRL Terakhir yang Berangkat di Atas Pukul 18.00 WIB

Di Kota Bekasi, berdasarkan data dari laman corona.bekasikota.go.id hingga 14 April 2020, terdapat 168 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sebanyak 29 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan 16 orang meninggal akibat Covid-19.

Sementara di Kabupaten Bekasi, data terbaru yang diunggah situs pikokabsi.bekasikab.go.id sampai 15 April 2020, terdapat 46 orang terkonfirmasi Covid-19. Sebanyak 14 orang dinyatakan sembuh dan delapan orang meninggal dunia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Pasien Aktif Covid-19 di Tangsel Melonjak Jadi 10.467 Orang

UPDATE: Pasien Aktif Covid-19 di Tangsel Melonjak Jadi 10.467 Orang

Megapolitan
UPDATE: 711 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 12 Pasien Wafat

UPDATE: 711 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 12 Pasien Wafat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Sebagian Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Sebagian Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Hujan

Megapolitan
Wagub DKI: Sekalipun Sudah Vaksin, Bukan Berarti Bebas Tak Jalankan Prokes

Wagub DKI: Sekalipun Sudah Vaksin, Bukan Berarti Bebas Tak Jalankan Prokes

Megapolitan
Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Megapolitan
Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Megapolitan
Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Megapolitan
Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Megapolitan
UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

Megapolitan
Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Megapolitan
Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Megapolitan
Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Megapolitan
Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Megapolitan
Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X