Imbas Covid-19, Wali Kota Sebut RSUD Kota Bekasi Penuh

Kompas.com - 15/04/2020, 09:33 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (5/11/2019). KOMPAS.com / VITORIO MANTALEANWali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (5/11/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan bahwa RSUD Kota Bekasi sudah penuh. Hal ini adalah imbas dari banyaknya pasien positif Covid-19, pasien dalam pengawasan (PDP), dan orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Bekasi.

"Jika terjadi (terinfeksi Covid-19), hanya ada dua jalan, isolasi di rumah atau isolasi di rumah sakit. RSU Kota Bekasi sekarang sudah penuh," ujar pria yang karib disapa Pepen itu dalam wawancara bersama jurnalis KompasTV, Rabu (15/4/2020).

Pepen berujar, kasus Covid-19 di Kota Bekasi cukup tinggi dibandingkan kasus di wilayah lainnya di Bodebek.

Baca juga: Ini 14 Check Point Arus Lalu Lintas di Kota Bekasi

Bahkan, 12 kecamatan di Kota Bekasi sudah menjadi zona merah penyebaran virus corona tipe 2 ( SARS-CoV-2) penyebab Covid-19.

"Sampai saat ini, ODP dan PDP yang kami gabung menjadi terduga (pasien Covid-19) ada 1.224 orang, yang meninggal sudah 62 orang, positif 142 orang, yang sembuh 29 orang. Jadi antara yang meninggal dan sembuh itu separuhnya," kata Pepen.

Karena itu, Pepen mengatakan, penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) di Kota Bekasi menjadi langkah untuk mengingatkan masyarakat terkait bahaya virus corona.

Baca juga: Hari Pertama PSBB di Bekasi, Petugas Berikan Masker kepada Pengendara

Warga diminta untuk menaati semua ketentuan yang berlaku selama PSBB.

Adapun PSBB di Bekasi diterapkan mulai hari ini sampai 14 hari ke depan dan dapat diperpanjang.

PSBB diterapkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) penyebab Covid-19.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 10 Tersangka Kasus Aborsi di Jakpus, Ini Peran Mereka

Polisi Tangkap 10 Tersangka Kasus Aborsi di Jakpus, Ini Peran Mereka

Megapolitan
Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pengemudi Diamankan Saat Operasi Yustisi

Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pengemudi Diamankan Saat Operasi Yustisi

Megapolitan
Seminggu Pengetatan PSBB, Uang Denda Pelanggar di Jakbar Mencapai Rp 43,5 Juta

Seminggu Pengetatan PSBB, Uang Denda Pelanggar di Jakbar Mencapai Rp 43,5 Juta

Megapolitan
Dinilai Aneh, Napi Kabur dari Lapas Tangerang Tanpa Bekas Tanah

Dinilai Aneh, Napi Kabur dari Lapas Tangerang Tanpa Bekas Tanah

Megapolitan
KPU Tetapkan Tiga Paslon dalam Pilkada Tangsel: Muhamad-Sara, Azizah-Ruhamaben, dan Benyamin-Pilar

KPU Tetapkan Tiga Paslon dalam Pilkada Tangsel: Muhamad-Sara, Azizah-Ruhamaben, dan Benyamin-Pilar

Megapolitan
Asap Hitam Tebal di Jalan Sawangan Depok, Warga Bakar Ranting Merembet ke Kabel

Asap Hitam Tebal di Jalan Sawangan Depok, Warga Bakar Ranting Merembet ke Kabel

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Bekasi, Hotel Ini Sudah Terapkan Protokol Kesehatan

Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Bekasi, Hotel Ini Sudah Terapkan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Kemenkumham Ingin Napi yang Kabur dari Lapas Tangerang Dieksekusi Mati jika Tertangkap

Kemenkumham Ingin Napi yang Kabur dari Lapas Tangerang Dieksekusi Mati jika Tertangkap

Megapolitan
Polisi Tangkap 10 Pelaku Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Polisi Tangkap 10 Pelaku Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Megapolitan
Wagub DKI Klaim Kepatuhan Perkantoran Terhadap Protokol Kesehatan Meningkat pada Pekan Pertama PSBB

Wagub DKI Klaim Kepatuhan Perkantoran Terhadap Protokol Kesehatan Meningkat pada Pekan Pertama PSBB

Megapolitan
Kakanwil Kemenkumham Sebut Tak Masuk Akal Napi Bikin Terowongan untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Kakanwil Kemenkumham Sebut Tak Masuk Akal Napi Bikin Terowongan untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Wali Kota Jaktim Klaim Banjir Hanya di Satu Titik, Bagaimana Faktanya?

Wali Kota Jaktim Klaim Banjir Hanya di Satu Titik, Bagaimana Faktanya?

Megapolitan
Dari DPRD Jawa Barat ke Pilkada Depok, Imam Budi Jadi Pejabat dengan Laporan Aset Termahal

Dari DPRD Jawa Barat ke Pilkada Depok, Imam Budi Jadi Pejabat dengan Laporan Aset Termahal

Megapolitan
Pradi Supriatna Maju Pilkada Depok, Laporan Kekayaannya Rp 3,8 Miliar

Pradi Supriatna Maju Pilkada Depok, Laporan Kekayaannya Rp 3,8 Miliar

Megapolitan
Perda Penanggulangan Covid-19 Bakal Atur Sanksi hingga Jaminan Sosial Masyarakat di Jakarta

Perda Penanggulangan Covid-19 Bakal Atur Sanksi hingga Jaminan Sosial Masyarakat di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X