Sebuah Rumah Sakit Swasta di Tangerang Layani Tes Cepat secara Drive Thru

Kompas.com - 15/04/2020, 16:27 WIB
Rapid Test Covid-19 KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoRapid Test Covid-19

TANGERANG KOMPAS.com - Primaya Hospital,  sebuah rumah sakit swasta di Kota Tangerang, membuka program drive thru untuk tes cepat (rapid test) Covid-19.

Head Marketing Primaya Hospital Tangerang, Deassy Putriyani Marbun mengatakan, program tersebut sudah dimulai pada 11 April 2020 dan diserbu banyak peminat.

Jatah untuk program layanan buat orang yang menunggu di mobil (drive thru) tes cepat tersebut dibatasi hanya 40 orang per hari.

"Kami buka dari Senin sampai Sabtu dari jam 08.00-16.00 WIB," ujar Deassy kepada Kompas.com, Rabu (15/4/2020).

Baca juga: Pengunjung Warkop Langsung Bubar Tahu Hasil Rapid Test 2 Warga Reaktif

Deassy mengatakan, metode tes cepat itu dikenal sebagai pendeteksi dini gejala Covid-19 dengan melihat reaksi kekebalan tubuh manusia.

"Kalau memang sudah terpapar virus maka akan terbentuk antibodi, ini yang akan dilihat," tutur dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk bisa mendapat tes cepat model drive thru tersebut, peserta mesti mendaftar sehari sebelum pelaksanaan tes dan berebut slot dengan peserta lainnya.

Tes cepat Covid-19 itu dipatok dengan tarif Rp 299.000 dan peserta akan mendapat nomor registrasi dan saran kedatangan peserta menuju tempat tes.

Tempat drive thru sendiri berada di Rumah Sakit Awal Bros yang sedang dalam proses perubahan nama menjadi Primaya Hospital.

"Drive thru rapid test dilakukan di lobby rumah sakit kami," ujar Deassy.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontraktor Sebut Tak Semua Air Bisa Meresap ke Dalam Sumur Resapan karena Hal Ini

Kontraktor Sebut Tak Semua Air Bisa Meresap ke Dalam Sumur Resapan karena Hal Ini

Megapolitan
Ambles lalu Diaspal, Performa Sumur Resapan di Lebak Bulus Diklaim Tak Berkurang

Ambles lalu Diaspal, Performa Sumur Resapan di Lebak Bulus Diklaim Tak Berkurang

Megapolitan
Polda Metro Jaya Benarkan Artis Jeff Smith Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Polda Metro Jaya Benarkan Artis Jeff Smith Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Polisi: Pengendara Motor yang Terlindas Crane di Cengkareng Seorang Tunadaksa

Polisi: Pengendara Motor yang Terlindas Crane di Cengkareng Seorang Tunadaksa

Megapolitan
1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tangkap Artis Peran Berinisial JS Terkait Kasus Narkoba

Polda Metro Jaya Tangkap Artis Peran Berinisial JS Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran di Tambora yang Tewaskan 5 Orang

Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran di Tambora yang Tewaskan 5 Orang

Megapolitan
Polisi Sebut 5 Orang Tewas karena Terjebak dalam Kebakaran di Tambora

Polisi Sebut 5 Orang Tewas karena Terjebak dalam Kebakaran di Tambora

Megapolitan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Atribut Ormas di Semua Wilayah

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Atribut Ormas di Semua Wilayah

Megapolitan
Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Megapolitan
Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Megapolitan
Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Megapolitan
4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

Megapolitan
Lintasi Jalan Bergelombang, Mobil Boks Terguling di Pondok Indah

Lintasi Jalan Bergelombang, Mobil Boks Terguling di Pondok Indah

Megapolitan
Sepanjang 2021, Jumlah Penumpang KRL Capai Angka Tertinggi pada November

Sepanjang 2021, Jumlah Penumpang KRL Capai Angka Tertinggi pada November

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.