Riza Patria Resmi Jadi Wagub DKI, Ketua DPRD Sarankan Gubernur atau Wakilnya Sering ke Lapangan

Kompas.com - 15/04/2020, 16:58 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, di Monas,Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020). KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIKetua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, di Monas,Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyarankan agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria untuk berbagi tugas.

Hal ini menyusul dilantiknya Riza sebagai orang nomor dua di Ibu Kota pada Rabu (15/4/2020) tadi.

Menurut Prasetyo, keduanya harus berbagi tugas antara yang bekerja di kantor dan yang sering turun ke lapangan.

"Saya berharap, salah satu dari pasangan kepala daerah ini ada yang rajin ke lapangan. Karena memang masalah itu adanya di lapangan, bukan di dalam kantor," ucap pria yang akrab disapa Pras itu saat dihubungi, Rabu.

Baca juga: Profil Ahmad Riza Patria, dari Parlemen Senayan hingga Jadi Wagub DKI

Antara Anies atau Riza harus ada yang sering turun ke lapangan atau ke masyarakat untuk melihat kondisi atau fakta yang terjadi.

Masalah yang ditemui di lapangan tersebut kemudian dibawa atau dirapatkan bersama jajaran SKPD.

"Nah masalah-masalah di lapangan ini yang selanjutnya di bawa ke dalam kantor untuk diberesi satu persatu. Yang salah dibenarkan, yang sudah benar jadikan itu lebih baik," kata dia.

Politisi PDI-P ini pun berharap agar Riza dan Anies bisa berkolaborasi untuk bekerja dengan baik.

Baca juga: Ahmad Riza Patria Resmi Menjabat Wagub DKI

"Semoga Pak Wagub yang baru ini dapat mengemban amanah warga sebaik-baiknya. Bekerja keras dan dapat meneruskan seluruh program kerja yang baik agar lebih baik lagi," tambahnya.

Diketahui, Ahmad Riza Patria resmi menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta sisa masa jabatan 2017-2022.

Politisi Partai Gerindra itu resmi menjabat setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu siang.

Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pukul 13.00 WIB dan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Nomor 40p Tahun 2020.

Setelah itu, Presiden Jokowi memandu sumpah jabatan. Kemudian acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Pasar Ditutup karena Covid-19, Pedagang Mengeluh Rugi

Ratusan Pasar Ditutup karena Covid-19, Pedagang Mengeluh Rugi

Megapolitan
Unilever: Penutupan Sementara Pabrik Tak Pengaruhi Pasokan Produk untuk Konsumen

Unilever: Penutupan Sementara Pabrik Tak Pengaruhi Pasokan Produk untuk Konsumen

Megapolitan
Starbucks Pecat Pegawai yang Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV

Starbucks Pecat Pegawai yang Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV

Megapolitan
19 Karyawan Pabrik Unilever yang Terinfeksi Covid-19 Bekerja di Area Produksi Teh

19 Karyawan Pabrik Unilever yang Terinfeksi Covid-19 Bekerja di Area Produksi Teh

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Minta Sekolah Tunda Tagih Uang Seragam hingga Buku

Disdik Kota Tangerang Minta Sekolah Tunda Tagih Uang Seragam hingga Buku

Megapolitan
Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Belum Berjalan Efektif di Pasar Kopro

Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Belum Berjalan Efektif di Pasar Kopro

Megapolitan
265 Karyawan Pabrik Unilever di Cikarang Jalani Tes PCR Setelah Ada Pegawai Positif Covid-19

265 Karyawan Pabrik Unilever di Cikarang Jalani Tes PCR Setelah Ada Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
Pedagang di Pasar Kopro Sudah Mulai Berjualan, tetapi Masih Sepi Pembeli

Pedagang di Pasar Kopro Sudah Mulai Berjualan, tetapi Masih Sepi Pembeli

Megapolitan
KPAI Minta Pemprov Jakarta Evaluasi Alat Ukur Seleksi Jalur Prestasi

KPAI Minta Pemprov Jakarta Evaluasi Alat Ukur Seleksi Jalur Prestasi

Megapolitan
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pria yang Hendak Culik 8 Anak di Depok, Ada Tato Naga di Lengan

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pria yang Hendak Culik 8 Anak di Depok, Ada Tato Naga di Lengan

Megapolitan
Pasar Kopro Sudah Buka, Belum Ada Aparat yang Awasi Jumlah Pengunjung

Pasar Kopro Sudah Buka, Belum Ada Aparat yang Awasi Jumlah Pengunjung

Megapolitan
KPAI: Warga Jakarta Paling Banyak Laporkan Masalah PPDB 2020

KPAI: Warga Jakarta Paling Banyak Laporkan Masalah PPDB 2020

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Tambah 198, Total 11.680 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 2 Juli: Tambah 198, Total 11.680 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pastikan Tak Ada Lagi Penggunaan Kantong Plastik, Pengelola Pasar Cibubur Sidak Pedagang

Pastikan Tak Ada Lagi Penggunaan Kantong Plastik, Pengelola Pasar Cibubur Sidak Pedagang

Megapolitan
Pengganti Plastik, Pihak Pasar Akan Sediakan Kantong dari Daun Singkong

Pengganti Plastik, Pihak Pasar Akan Sediakan Kantong dari Daun Singkong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X