Sejak PSBB, Penumpang di Terminal Tanjung Priok Berkurang 80 Persen

Kompas.com - 15/04/2020, 17:31 WIB
Suasana Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (31/5/2019). KOMPAS.com/Tatang GuritnoSuasana Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (31/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta, jumlah penumpang bus di Terminal Tanjung Priok di Jakarta Utara turun signifikan.

Kepala Terminal Tanjung Priok Mulya mengatakan, penurunan jumlah penumpang itu mencapai 80 persen.

"Penurunan sekitar 70-80 persen, awal Covid-19 sih sekitar 50 persen tapi sekarang sudah sampai 80 persen," kata Mulya.

Ia mengatakan, penurunan jumlah penumpang terjadi karena kini banyak warga yang sadar akan bahaya Covid-19 jika mereka pulang kampung.

Baca juga: Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dikurangi untuk Cegah Covid-19

Selain itu, jumlah keberangkatan bus dari Terminal Tanjung Priok sangat terbatas sejak PSBB. Alasannya karena beratnya biaya operasional bus jika tetap beroperasi normal sementara jumlah penumpang dibatasi setengahnya.

"Kami sebagai terminal awal itu satu bus paling isinya lima-enam orang, enggak tahu sih kalau ada yang naik dari Karawang, Bekasi dan lain-lain," ucap Mulya.

Satu-satunya rute yang penumpangnya masih cukup tinggi adalah bus tujuan Madura. Meski sudah dibatasi, jumlah penumpang bus tujuan Madura selalu penuh setiap hari.

Mulya mengatakan, Terminal Tanjung Priok melakukan pengawasan ketat terhadap setiap bus yang beroperasi saat PSBB ini. Bus disemprot dengan cairan disinfektan, penumpang memakai masker, hand sanitizer harus disediakan oleh setiap PO bus.

"Di Terminal Tanjung Priok operasionalnya cuma sampai jam 18.00 WIB, baru besok buka lagi jam 06.00 WIB," ujar Mulya.

Pemerintah mengumumkan, penularan virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 masih terus terjadi di Tanah Air. Berdasarkan data yang dihimpun hingga Rabu siang ini pukul 12.00, WIB, ada penambahan 297 kasus Covid-19 di Tanah Air.

Dengan demikian, secara akumulasi ada 5.136 kasus Covid-19 di Indonesia sejak kasus perdana diumumkan 2 Maret lalu.

Baca juga: Terapkan Physical Distancing, Bus di Terminal Tanjung Priok Hanya Boleh Diisi Setengahnya

Total pasien yang dinyatakan sembuh berdasarkan dua kali pemeriksaan ada 446 kasus. Sementara, total pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 ada 469 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lahan Pemakaman Baru di TPU Srengseng Sawah Diperkirakan Siap Dipakai Februari

Lahan Pemakaman Baru di TPU Srengseng Sawah Diperkirakan Siap Dipakai Februari

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi di Jakbar Jualan Lagi, Harga Dipatok Mulai Rp 125.000 Per Kilogram

Pedagang Daging Sapi di Jakbar Jualan Lagi, Harga Dipatok Mulai Rp 125.000 Per Kilogram

Megapolitan
Asosiasi RS Swasta: RS Rujukan Covid-19 Langsung Penuh Tiap Kali Tambah Kapasitas

Asosiasi RS Swasta: RS Rujukan Covid-19 Langsung Penuh Tiap Kali Tambah Kapasitas

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Bangun Prasarana, TPU Rorotan Belum Bisa Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Pemprov DKI Masih Bangun Prasarana, TPU Rorotan Belum Bisa Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Pernah Positif Covid-19, Wali Kota Depok Jadi Calon Donor Plasma Konvalesen

Pernah Positif Covid-19, Wali Kota Depok Jadi Calon Donor Plasma Konvalesen

Megapolitan
DKI Siapkan Lahan Baru untuk Pemakaman dengan Protap Covid-19 di 4 TPU, Ini Rinciannya

DKI Siapkan Lahan Baru untuk Pemakaman dengan Protap Covid-19 di 4 TPU, Ini Rinciannya

Megapolitan
Fraksi PKS: Positivity Rate Covid-19 Jauh Lebihi Ambang Batas WHO, Wajar Anies Perpanjang PSBB

Fraksi PKS: Positivity Rate Covid-19 Jauh Lebihi Ambang Batas WHO, Wajar Anies Perpanjang PSBB

Megapolitan
Polisi: Pembuat Surat Swab Palsu Timbulkan Klaster Covid-19 di Pesawat

Polisi: Pembuat Surat Swab Palsu Timbulkan Klaster Covid-19 di Pesawat

Megapolitan
Usai Pedagang Mogok Jualan, Harga Daging Sapi Tak Juga Turun

Usai Pedagang Mogok Jualan, Harga Daging Sapi Tak Juga Turun

Megapolitan
RS Covid-19 Khusus Ibu Hamil dan Melahirkan di Depok Dijajaki di Cimanggis

RS Covid-19 Khusus Ibu Hamil dan Melahirkan di Depok Dijajaki di Cimanggis

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, PPKM di Kota Bekasi Diperpanjang 30 Hari

Kasus Covid-19 Meningkat, PPKM di Kota Bekasi Diperpanjang 30 Hari

Megapolitan
TPU Covid-19 Penuh, Wagub DKI Tekankan Masih Banyak Lokasi Pemakaman di Jakarta

TPU Covid-19 Penuh, Wagub DKI Tekankan Masih Banyak Lokasi Pemakaman di Jakarta

Megapolitan
UPDATE 25 Januari: Tangsel Catat 291 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 25 Januari: Tangsel Catat 291 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Melawan Saat Tasnya Hendak Dirampas, Pria Ini Dikeroyok dan Ditusuk 2 Kali

Melawan Saat Tasnya Hendak Dirampas, Pria Ini Dikeroyok dan Ditusuk 2 Kali

Megapolitan
Pembuat Surat Swab Palsu Pasarkan Jasa Lewat Media Sosial hingga Door to Door

Pembuat Surat Swab Palsu Pasarkan Jasa Lewat Media Sosial hingga Door to Door

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X