Pencuri Tiga Minyak Angin di Minimarket Ditangkap Setelah Terlibat Kecelakaan Lalin

Kompas.com - 16/04/2020, 07:20 WIB
Ilustrasi pencurian ShutterstockIlustrasi pencurian

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria dan wanita nekat mencuri tiga botol minyak angin di sebuah minimarket di daerah Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2020) malam.

Nahasnya, salah satu tersangka ditangkap setelah ditabrak pengendara motor saat hendak melarikan diri.

Kapolsek Gambir AKBP Kadek Budiyarta mengatakan tersangka menderita patah kaki sehingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, satu tersangka lainnya masih berstatus buron karena berhasil melarikan diri.

"Pelaku ditabrak oleh pengendara lain sehingga terjatuh dan satu orang pelaku berhasil melarikan diri. Satu orang pelaku (yang ditabrak) mengalami luka patah kaki," kata Kadek dalam keterangannya, Kamis (16/4/2020).

Baca juga: Serba Serbi Penerapan PSBB Kota Bekasi pada Hari Pertama

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kadek mengungkapkan, kedua tersangka awalnya berpura-pura keliling area minimarket untuk mencari sesuatu.

Petugas minimarket mulai curiga ketika keduanya terus berkeliling di area penjualan minyak wangi.

Kedua tersangka langsung melarikan diri ketika petugas minimarket menghampiri mereka.

"Ketika kedua tersangka sedang tengak tengok di area minyak wangi, saksi (petugas minimarket) mulai curiga dan menghampiri mereka. Kedua orang tersebut langsung mencoba kabur dengan menggunakan sepeda motor," ungkap Kadek.

Baca juga: Polisi Tangkap Pengemudi Ojol Penyebar Hoaks Begal di Artha Gading Saat PSBB

Petugas minimarket kemudian melaporkan kehilangan tiga botol minyak angin seharga Rp 147.000 yang dibawa kabur para tersangka. Saat ini, polisi masih memburu satu tersangka lainnya yang berhasil melarikan diri.

"Satu orang pelaku berhasil melarikan diri, saat ini masih dilakukan pengejaran," ungkap Kadek.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggaran Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi Rp 175 M, Sisanya Tinggal Rp 16 Miliar

Anggaran Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi Rp 175 M, Sisanya Tinggal Rp 16 Miliar

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Pemuda di Taman Sari

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Pemuda di Taman Sari

Megapolitan
Ratusan Polisi Tidur Tak Sesuai Aturan di Jakbar Akan Dibongkar jika Tak Diperbaiki

Ratusan Polisi Tidur Tak Sesuai Aturan di Jakbar Akan Dibongkar jika Tak Diperbaiki

Megapolitan
120 Orang Ikut Tes Swab Antigen di Stasiun KRL, 6 Reaktif Covid-19

120 Orang Ikut Tes Swab Antigen di Stasiun KRL, 6 Reaktif Covid-19

Megapolitan
25 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Jombang Tangsel Hari Ini, Terbanyak Selama Pandemi

25 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Jombang Tangsel Hari Ini, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Pasien Covid-19 Makin Banyak, Epidemiolog Sarankan Pemda Buka Selter Isolasi

Pasien Covid-19 Makin Banyak, Epidemiolog Sarankan Pemda Buka Selter Isolasi

Megapolitan
Kasus Truk Diserbu Rombongan Pengiring Jenazah, Bagaimana Aturan di Jalan?

Kasus Truk Diserbu Rombongan Pengiring Jenazah, Bagaimana Aturan di Jalan?

Megapolitan
BOR di Kota Bogor Capai 77,6 Persen, Bima Arya Minta RS Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19

BOR di Kota Bogor Capai 77,6 Persen, Bima Arya Minta RS Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19

Megapolitan
Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Ciliwung di Bukit Duri

Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Ciliwung di Bukit Duri

Megapolitan
Percepat Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Pemkot Bogor Minta 50.000 Vial Vaksin Covid-19

Percepat Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas, Pemkot Bogor Minta 50.000 Vial Vaksin Covid-19

Megapolitan
Saksi: Teman Pelaku Penembakan di Taman Sari Merusak Gerobak dan Mobil Warga

Saksi: Teman Pelaku Penembakan di Taman Sari Merusak Gerobak dan Mobil Warga

Megapolitan
Covid-19 Kian Menggila, Apa Alasan Pemerintah Belum Ambil Opsi Lockdown Jakarta?

Covid-19 Kian Menggila, Apa Alasan Pemerintah Belum Ambil Opsi Lockdown Jakarta?

Megapolitan
22 Persen Kelurahan di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Covid-19

22 Persen Kelurahan di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Kesal Ditanyakan Kasus Korupsi KONI, Kadispora Tangsel Intimidasi Jurnalis di Gedung Kejaksaan

Kesal Ditanyakan Kasus Korupsi KONI, Kadispora Tangsel Intimidasi Jurnalis di Gedung Kejaksaan

Megapolitan
UPDATE 22 Juni: Tambah 87 Kasus Covid-19 di Tangsel, 600 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 22 Juni: Tambah 87 Kasus Covid-19 di Tangsel, 600 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X