Kompas.com - 16/04/2020, 15:32 WIB
Mass Rapid Transit (MRT) Singapura jalur Timur-Barat atau warna hijau terlihat jauh lebih lenggang dari biasanya, Sabtu sore (11/04/2020). MRT Singapura memang terlihat lebih kosong sejak pemerintah Singapura memberlakukan kebijakan circuit breaker atau separuh lockdown mulai Selasa (07/04/2020) KOMPAS.com/ ERICSSEN Mass Rapid Transit (MRT) Singapura jalur Timur-Barat atau warna hijau terlihat jauh lebih lenggang dari biasanya, Sabtu sore (11/04/2020). MRT Singapura memang terlihat lebih kosong sejak pemerintah Singapura memberlakukan kebijakan circuit breaker atau separuh lockdown mulai Selasa (07/04/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, selang waktu kedatangan antar-kereta (headway) MRT Jakarta dan LRT Jakarta akan diperpanjang selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan.

Headway MRT Jakarta yang semula 20 menit akan diperpanjang menjadi 30 menit mulai Sabtu (18/4/2020).

Selain itu, MRT Jakarta tidak akan berhenti di semua stasiun.

Baca juga: Mulai Sabtu, MRT Jakarta Tak Akan Berhenti di Tiap Stasiun

"Mulai hari Sabtu, untuk MRT itu hanya akan beroperasi di beberapa stasiun dengan headway 30 menit," ujar Syafrin saat dihubungi, Kamis (16/4/2020).

Sementara untuk LRT Jakarta, headway yang semula 30 menit akan diperpanjang menjadi 1 jam. Perubahan headway ini mulai diberlakukan pada Jumat (17/4/2020) besok.

"Untuk LRT akan beroperasi mulai hari Jumat besok dengan headway 60 menit," kata Syafrin.

Sementara itu, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta Arnold Kindangen menyatakan, perubahan headway LRT Jakarta menindaklanjuti seruan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan mengikuti arahan Dinas Perhubungan terkait perkembangan penerapan PSBB.

"Perubahan headway LRTJ kini menjadi 60 menit. Kami tetap menjaga kepentingan keselamatan bersama untuk memutus rantai penyebaran Covid 19 dengan wajib memakai masker per tanggal 12 April dan physical distancing," ucap Arnold melalui siaran pers.

Jam operasional MRT Jakarta dan LRT Jakarta berubah selama penerapan PSBB, yakni pukul 06.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB.

PT MRT Jakarta dan PT LRT Jakarta juga menerapkan pembatasan jumlah penumpang dalam satu gerbong kereta.

Untuk MRT, penumpang dibatasi maksimal 60 orang satu gerbong kereta atau 360 orang per rangkaian kereta.

Baca juga: MRT Jakarta Berencana Sediakan Masker Gratis untuk Beberapa Penumpang

Sementara untuk LRT, penumpang dibatasi maksimal 30 orang per gerbong atau 60 orang per rangkaian kereta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X