Sudinkertrans Jaksel Akan Hentikan Sementara Perusahaan yang Masih Beroperasi Selama PSBB

Kompas.com - 16/04/2020, 17:20 WIB
Jajaran Satpol PP Kecamatan Cempaka Putih saat menyosialisasikan aturan pembatasaan sosial berskala besar (PSBB) kepada pemilik bengkel agar menutup tempat usahanya sementara waktu, Rabu (15/4/2020). DOK.PRIBADIJajaran Satpol PP Kecamatan Cempaka Putih saat menyosialisasikan aturan pembatasaan sosial berskala besar (PSBB) kepada pemilik bengkel agar menutup tempat usahanya sementara waktu, Rabu (15/4/2020).

JAKARTA,KOMPAS.com - Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Selatan memastikan akan menutup sementara perusahaan yang kedapatan masih beroperasi pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Perusahaan yang dimaksud yakni di luar dari pengecualian yang ditetapkan pemerintah.

"Pertama hari ini ditegur, besok pagi dicek ulang. Kalau masih menjalankan aktivitas, dilakukan tindakan penutupan sementara," kata Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja Kota Jakarta Selatan, Sudrajat, saat dihubungi di Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Baca juga: Sektor Konstruksi di Bekasi Boleh Beroperasi, Asal Karyawan Diberi Tempat Tinggal dan Ruang Kesehatan

Maka dari itu, Sudrajat mengimbau kepada semua elemen masyarakat untuk melaporkan jika menemukan kegiatan perusahaan yang masih aktif pada masa PSBB ini.

Seperti contoh hari ini, pihaknya tengah memeriksa sebuah perusahaan di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pemeriksaan tersebut dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat.

"Saya belum dapat info lebih lanjut itu perusahaan di bidang apa. Itu dia masih tidak mematuhi WFH dan tidak menjalankan PSBB. Maka, tim kita tadi pagi kita luncurkan ke sana dengan Satpol PP," ucap dia.

Sebelumnya, pemerintah membuat pengecualian untuk empat perkantoran dan 10 jenis sektor perusahaan yang bisa beroperasi selama PSBB.

Keempat jenis perkantoran tersebut adalah kantor instansi pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang berada di DKI Jakarta, kantor perwakilan diplomatik dan organisasi internasional, badan usaha milik negara (BUMN), serta badan usaha milik daerah (BUMD) sektor dunia usaha.

Sementara 10 jenis sektor usaha swasta yang dimaksud yakni sektor kesehatan; sektor pangan, makanan, dan minuman; sektor energi; sektor komunikasi, teknologi, dan informasi; sektor keuangan; sektor logistik; sektor konstruksi; sektor industri strategis; pelayanan dasar dan utilitas publik serta industri yang ditetapkan sebagai obyek vital nasional atau obyek tertentu; serta sektor usaha yang melayani kebutuhan sehari-hari.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelap dan Berisiko Longsor Susulan, Puing Rumah di Jagakarsa Belum Diangkat

Gelap dan Berisiko Longsor Susulan, Puing Rumah di Jagakarsa Belum Diangkat

Megapolitan
Longsor di Jagakarsa Rusak Rumah Warga, Tembok Retak dan Lantai Terangkat

Longsor di Jagakarsa Rusak Rumah Warga, Tembok Retak dan Lantai Terangkat

Megapolitan
Catat, Ini Jadwal Terbaru KRL Selama Masa Larangan Mudik 6-17 Mei

Catat, Ini Jadwal Terbaru KRL Selama Masa Larangan Mudik 6-17 Mei

Megapolitan
Sidang Kasus Kerumunan di Petamburan dan Megamendung, Saksi Ahli yang Dibawa Rizieq Shihab Akan Diperiksa

Sidang Kasus Kerumunan di Petamburan dan Megamendung, Saksi Ahli yang Dibawa Rizieq Shihab Akan Diperiksa

Megapolitan
Mudik Resmi Dilarang, Ingat Ada 31 Lokasi Check Point dan Pos Penyekatan di Jabodetabek!

Mudik Resmi Dilarang, Ingat Ada 31 Lokasi Check Point dan Pos Penyekatan di Jabodetabek!

Megapolitan
Kronologi Ditilangnya Pengemudi Pajero 'Jenderal' Kekaisaran Sunda Nusantara, Awalnya karena Pelat Palsu

Kronologi Ditilangnya Pengemudi Pajero "Jenderal" Kekaisaran Sunda Nusantara, Awalnya karena Pelat Palsu

Megapolitan
Konflik Jemaah Dilarang Bermasker di Masjid Bekasi, Pemuda Arogan Jadi 'Duta Masker'

Konflik Jemaah Dilarang Bermasker di Masjid Bekasi, Pemuda Arogan Jadi "Duta Masker"

Megapolitan
Seputar SIKM Jakarta, dari Cara Daftar hingga Syarat Dokumen

Seputar SIKM Jakarta, dari Cara Daftar hingga Syarat Dokumen

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dokumen Wajib Penumpang Pesawat di Masa Larangan Mudik | Sidang Rizieq

[POPULER JABODETABEK] Dokumen Wajib Penumpang Pesawat di Masa Larangan Mudik | Sidang Rizieq

Megapolitan
Puing Longsoran Sumbat Kali, Ratusan Rumah di Jagakarsa Kebanjiran

Puing Longsoran Sumbat Kali, Ratusan Rumah di Jagakarsa Kebanjiran

Megapolitan
Update 5 Mei: Pasien Covid-19 Depok Berkurang Jadi 1.531 Orang

Update 5 Mei: Pasien Covid-19 Depok Berkurang Jadi 1.531 Orang

Megapolitan
Update 5 Mei: Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19

Update 5 Mei: Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Pondasi Terkikis, Bagian Belakang Rumah di Jagakarsa Longsor dan Timpa Bangunan Warga

Pondasi Terkikis, Bagian Belakang Rumah di Jagakarsa Longsor dan Timpa Bangunan Warga

Megapolitan
Larangan Mudik, Pendapatan Penyedia Jasa Penukaran Uang Anjlok

Larangan Mudik, Pendapatan Penyedia Jasa Penukaran Uang Anjlok

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan Hari Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X