Penderita Terus Bertambah, RSUP Persahabatan Saat Ini Hanya Layani Pasien Covid-19

Kompas.com - 16/04/2020, 20:18 WIB
Mobil ambulan tiba di depan ruang isolasi Pinere, Rumah Sakit Umum Persahabatan, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2020). ANTARA/Andi Firdaus/amMobil ambulan tiba di depan ruang isolasi Pinere, Rumah Sakit Umum Persahabatan, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - RSUP Persahabatan menjadi salah satu rumah sakit rujukan pasien yang terpapar virus corona sejak mewabah di masyarakat pada sebulan lalu.

Semakin bertambahnya jumlah pasien menyebabkan RSUP Persahabatan kini tak lagi melayani pasien penyakit umum.

Saat ini, mereka hanya menerima pasien dengan penyakit Covid-19 saja.

"Jadi gini, kami di RSUP Persahabatan ada 203 tempat tidur itu khusus untuk Covid-19. Jadi kami tidak menerima pasien pasien di luar Covid-19," kata Direktur Perencanaan, Organsiasi dan Umum RSUP Persahabatan Yudhaputra Tristanto dikutip dari Wartakotalive.com, Kamis (16/4/2020).

Baca juga: RSUP Persahabatan Tambah Kapasitas Tempat Tidur untuk Rawat 100 Pasien Covid-19

Hal itu dikarenakan fasilitas di RSUP Persahabatan terbilang sangat lengkap untuk mengobati penyakit yang menyerang sistem pernapasan, termasuk Covid-19.

"RSUP Persahabatan adalah RS umum pusat yang mempunyai konsep terhadap saluran pernapasan respirasi. Sehingga, kami karena mempunyai kekhususan di paru-paru, jadi kami berkomitmen untuk melayani pasien Covid-19 saja," ujar Yudhaputra.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasien yang menderita penyakit lain yang sebelumnya telah lebih dulu dirawat sebelum kebijakan itu diputuskan, akan dirujuk ke rumah sakit lainnya.

"Pasien yang sudah ada, secara berangsur-angsur kita rujuk ke RS sekitar kita. seperti RSCM, RS Pertamina dan beberapa RS di sekitar Jakarta Timur," ucap Yudhaputra.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul RSUP Persahabatan Sementara Waktu Hanya Layani Pasien Covid-19.



Video Rekomendasi

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.