Kompas.com - 17/04/2020, 19:01 WIB
Ilustrasi virus corona (COVID-19). KemenkesIlustrasi virus corona (COVID-19).

BOGOR, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim membenarkan tiga pasien positif COVID-19 di wilayahnya dinyatakan sembuh dan sudah diizinkan pulang ke rumah masing-masing.

"Benar, hari ini ada tiga kasus positif COVID-19 yang dinyatakan sehat dan diizinkan pulang," kata Dedie A Rachim, melalui telepon selulernya di Kota Bogor, Jumat (17/4/2020).

Menurut Dedie A Rachim, pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh tersebut berasal dari klaster Dinas Kesehatan Kota Bogor dua kasus dan dari klaster lainnya satu kasus.

"Masing-masing dari tiga kasus positif COVID-19 tersebut dinyatakan sembuh, setelah tes swab sampai tiga kali hasilnya negatif," kata dia.

Baca juga: Hari Pertama PSBB Kota Bogor, Stasiun Bogor Masih Ramai Penumpang

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan seorang pejabat di Pemerintah Kota Bogor, Ara W, walau sudah diizinkan keluar dari RSUD Kota Bogor pada Sabtu lalu masih melanjutkan isolasi mandiri di rumah hingga saat ini.

"Pak Bima dan Pak Ara sudah menjalani dua kali tes swab setelah perawatan dan hasilnya negatif. Tes swab ketiga, sudah dilakukan pada Kamis kemarin tapi masih menunggu hasilnya," katanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan data Posko Siaga Corona di Dinas Kesehatan Kota Bogor, kasus positif Covid-19 di daerah itu hingga Jumat ini tercatat 64 kasus, atau bertambah enam kasus dari sehari sebelumnya.

Pasien positif yang meninggal dunia tambah satu. Dengan demikian total pasien yang meninggal karena Covid-19 jadi 11 orang.

Dengan tiga pasien dinyatakan sembuh, maka pasien yang masih dalam perawatan ada 50 orang.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buat SIM Harus Pakai Sertifikat Vaksinasi Covid-19, Polda Metro: Info Hoaks

Buat SIM Harus Pakai Sertifikat Vaksinasi Covid-19, Polda Metro: Info Hoaks

Megapolitan
Ikut Vaksin Massal, Warga Bekasi Mulai Berdatangan ke Stadion Patriot

Ikut Vaksin Massal, Warga Bekasi Mulai Berdatangan ke Stadion Patriot

Megapolitan
Jalan Terjal Sutiyoso Wujudkan Transjakarta

Jalan Terjal Sutiyoso Wujudkan Transjakarta

Megapolitan
SMKN 24 Jakarta Siap Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

SMKN 24 Jakarta Siap Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Megapolitan
Catat, Ini 6 Lokasi Sentra Vaksinasi di Jakarta

Catat, Ini 6 Lokasi Sentra Vaksinasi di Jakarta

Megapolitan
Cara Mengecek Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jabodetabek

Cara Mengecek Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jabodetabek

Megapolitan
Dilema Wacana Pengetatan PSBB di Jakarta: Pendapatan Daerah Seret, Pandemi Terus Memburuk

Dilema Wacana Pengetatan PSBB di Jakarta: Pendapatan Daerah Seret, Pandemi Terus Memburuk

Megapolitan
Warga Jakarta Bisa Menikmati Layanan Ambulans Gratis, Begini Caranya

Warga Jakarta Bisa Menikmati Layanan Ambulans Gratis, Begini Caranya

Megapolitan
Ketua IDI Tangsel Imbar Umar Gazali Meninggal Dunia karena Covid-19

Ketua IDI Tangsel Imbar Umar Gazali Meninggal Dunia karena Covid-19

Megapolitan
Bertambah Lagi, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Tembus 8.096 Orang

Bertambah Lagi, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Tembus 8.096 Orang

Megapolitan
IGD RSUD Cengkareng Penuh, Pasien Antre di Lorong-lorong Rumah Sakit

IGD RSUD Cengkareng Penuh, Pasien Antre di Lorong-lorong Rumah Sakit

Megapolitan
Aksi Koboi di Taman Sari: Berawal Pesta Miras, Ditegur, lalu Rusak Mobil dan Tembak Warga

Aksi Koboi di Taman Sari: Berawal Pesta Miras, Ditegur, lalu Rusak Mobil dan Tembak Warga

Megapolitan
Nasib Sekolah Tatap Muka di Tengah Lonjakan Covid-19: Tangerang Batal, Depok Masih Pantau Data

Nasib Sekolah Tatap Muka di Tengah Lonjakan Covid-19: Tangerang Batal, Depok Masih Pantau Data

Megapolitan
Secarik Asa Ibu-ibu Korban Gusuran pada Batik Tulis

Secarik Asa Ibu-ibu Korban Gusuran pada Batik Tulis

Megapolitan
Riwayat Becak di Jakarta: Dilarang Ali Sadikin-Wiyogo, Dirazia Ahok, Diizinkan Anies

Riwayat Becak di Jakarta: Dilarang Ali Sadikin-Wiyogo, Dirazia Ahok, Diizinkan Anies

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X