Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kepala Asrama Seminari Bethel Sebut 98 orang Penghuni Negatif Covid-19

Kompas.com - 17/04/2020, 19:09 WIB
Tria Sutrisna,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Asrama Seminari Bethel Tony Wattimena mengatakan, saat ini hanya ada 98 orang yang menghuni asrama.

Mereka adalah para penghuni yang dinyatakan negatif Covid-19, tapi masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP).

“36 orang (positif) kemarin malam sudah dievakuasi semuanya ke rumah sakit. Jadi sekarang sudah tidak ada lagi orang yang sakit di sini, kecuali masih ada sisa 98 orang,” ujar Tony, Jumat (17/4/2020).

Baca juga: Awal Mula Temuan 36 Kasus Positif Covid-19 di Asrama Bethel Petamburan

Tony mengatakan, 98 orang tersebut merupakan para siswa dan mahasiwa sekolah teologi yang menghuni asrama Seminari Bethel.

Mereka diminta untuk tidak beraktivitas di luar dan wajib menjalani isolasi mandiri selama 14 hari, lantaran sempat melakukan kontak dengan pasien positif.

“Enggak boleh ada orang yang masuk, enggak boleh ada orang yang keluar dan kita siapkan makanan semuanya, kebutuhan-kebutuhan semua terpenuhi,” kata Tony.

Menurut dia, selama proses isolasi tersebut pihak asrama akan melayani dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk makanan untuk para siswa dan mahasiswa tersebut.

Sebelumnya, sebanyak 36 orang penghuni Asrama Seminari Bethel di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat terkonfirmasi positif Covid-19.

Temuan tersebut membuat kelurahan petamburan menjadi wilayah dengan jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak di Jakarta.

Adapun semua pasien positif Covid-19 dari klaster Bethel Petamburan sudah dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran.

Berdasarkan data dari situs corona.jakarta.go.id, terdapat jumlah pasien positif Covid-19 di Jakarta hingga Jumat ini sudah mencapai 2.819 orang.

Sebanyak 204 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh dan 248 orang meninggal dunia.

Selain itu, tercatat ada 596 orang yang sedang dalam pemantauan (ODP), sementara pasien dalam pengawasan berjumlah 2.867 orang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kronologi Warga Makasar Diserang Gerombolan Pemuda Pakai Celurit Hingga Kabur Lewat Kali

Kronologi Warga Makasar Diserang Gerombolan Pemuda Pakai Celurit Hingga Kabur Lewat Kali

Megapolitan
Pemudik Apresiasi Pelayanan KAI, tapi Komplain soal Sampah Menumpuk di Toilet

Pemudik Apresiasi Pelayanan KAI, tapi Komplain soal Sampah Menumpuk di Toilet

Megapolitan
Bosan Ke Puncak, Warga Bogor ini Pilih Liburan ke Ancol: Rumah Sudah Adem, Mau Cari Pantai

Bosan Ke Puncak, Warga Bogor ini Pilih Liburan ke Ancol: Rumah Sudah Adem, Mau Cari Pantai

Megapolitan
Cerita Samsuri Mudik Naik Kereta dari Indramayu ke Tangerang: Nyaman, Satu Gerbong Kosong

Cerita Samsuri Mudik Naik Kereta dari Indramayu ke Tangerang: Nyaman, Satu Gerbong Kosong

Megapolitan
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Tabrak Tiang Listrik di Kebagusan Jaksel

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Tabrak Tiang Listrik di Kebagusan Jaksel

Megapolitan
Tak Tahu CFD Ditiadakan, Warga Tetap Olahraga karena Sudah Datang ke Bundaran HI

Tak Tahu CFD Ditiadakan, Warga Tetap Olahraga karena Sudah Datang ke Bundaran HI

Megapolitan
Jumlah Wisatawan Pulau Seribu Alami Penurunan di Musim Libur Lebaran 2024

Jumlah Wisatawan Pulau Seribu Alami Penurunan di Musim Libur Lebaran 2024

Megapolitan
Lansia Ngaku Diperkosa Ponsel di Jaksel, Diduga Berhalusinasi

Lansia Ngaku Diperkosa Ponsel di Jaksel, Diduga Berhalusinasi

Megapolitan
Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi Minggu Malam

Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi Minggu Malam

Megapolitan
Kondisi Dermaga Clincing Banyak Sampah, Ketua RT: PPSU Cuma Datang 1 Bulan 2 Kali

Kondisi Dermaga Clincing Banyak Sampah, Ketua RT: PPSU Cuma Datang 1 Bulan 2 Kali

Megapolitan
Meski Tak Ada CFD di Jakarta, Warga Tetap Berolahraga di HI

Meski Tak Ada CFD di Jakarta, Warga Tetap Berolahraga di HI

Megapolitan
Rumah Warga Dibobol Maling di Sunter, Motor dan Uang Tunai Raib

Rumah Warga Dibobol Maling di Sunter, Motor dan Uang Tunai Raib

Megapolitan
Hari Ini, CFD di Jakarta Masih 'Libur'

Hari Ini, CFD di Jakarta Masih "Libur"

Megapolitan
Nasib Warga Jakarta Tak Pulang Kampung Saat Lebaran, Sulit Cari Warung Makan

Nasib Warga Jakarta Tak Pulang Kampung Saat Lebaran, Sulit Cari Warung Makan

Megapolitan
Jelang Puncak Arus Balik di Terminal Kalideres, Antisipasi Disiapkan

Jelang Puncak Arus Balik di Terminal Kalideres, Antisipasi Disiapkan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com