Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bingung di Rumah Aja? Yuk, Tur Museum Via Daring

Kompas.com - 17/04/2020, 19:38 WIB
Sandro Gatra

Editor

Sumber Antara

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta menyediakan layanan tur daring gratis ke museum-museum yang dapat diakses oleh warga selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota.

PPSBB mengharuskan masyarakat untuk bekerja, beribadah dan belajar di rumah saja.

"Jalan-jalan ke museum bisa #darirumahaja. Beberapa museum di Jakarta sudah menyediakan tur daring yang bisa teman-teman akses. Salah satunya Museum Bank Indonesia memberikan pengalaman masuk ke museum langsung dari rumah," ujar deskripsi unggahan akun @disparekrafdki menjelaskan layanan tur daring gratis melihat museum-museum yang ada di Jakarta.

Baca juga: Kemenhub Tidak Akan Hentikan Operasional KRL Selama PSBB Jabodetabek

Untuk melakukan tur daring ke museum Bank Indonesia, masyarakat dapat mengunjungi http://idvr360.com/vr360/museum/mbi/mbi.html .

Dalam tur daring itu, tampil 360 derajat dapat dirasakan oleh pengunjung dengan maksimal jika menggunakan kacamata Virtual Reality (VR).

Selain museum Bank Indonesia, museum lainnya yang dapat dikunjungi secara daring oleh masyarakat adalah Museum Sumpah Pemuda yang memiliki koleksi-koleksi sejarah terkait sejarah Sumpah Pemuda 1928.

Untuk melihat koleksi-koleksi Museum Sumpah Pemuda, Anda dapat mengunjungi situs http://museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id.

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 di Jakarta hingga 17 April: 2.819 Positif, 204 Sembuh, 248 Meninggal

Pengunjung situs daring Museum Sumpah Pemuda dapat melihat foto-foto mulai dari diorama serta patung-patung dari para tokoh yang terlibat dalam kegiatan Sumpah Pemuda 1928.

Terakhir, museum yang dapat diakses secara daring oleh masyarakat untuk melihat koleksi-koleksinya adalah Museum Perumusan Naskah Proklamasi.

Pengunjung yang tertarik melalukan tur daring ke museum yang terletak di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat itu dapat mengunjungi situs http://munasprok.go.id/.

Dalam situs itu tersedia beberapa video dan juga foto yang berisi deskripsi koleksi-koleksi terkait kegiatan Perumusan Naskah Proklamasi RI.

Baca juga: Ketua RW: Awalnya Tiga Orang Positif Covid-19 di Asrama Bethel Petamburan

Berbagai fasilitas umum seperti museum ditutup sementara selama masa PSBB guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Ibu Kota.

Diharapkan dengan adanya tur museum yang dapat diakses secara daring dapat mengobati kerinduan masyarakat untuk mengenal dan melihat koleksi-koleksi sejarah meski harus mengikuti gerakan #dirumahaja

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Larang Bisnis 'Numpang' KK Dalam Pendaftaran PPDB, Disdik DKI: Kalau Ada, Laporkan!

Larang Bisnis "Numpang" KK Dalam Pendaftaran PPDB, Disdik DKI: Kalau Ada, Laporkan!

Megapolitan
Anak-anak Rawan Jadi Korban Kekerasan Seksual, Komnas PA : Edukasi Anak Sejak Dini Cara Minta Tolong

Anak-anak Rawan Jadi Korban Kekerasan Seksual, Komnas PA : Edukasi Anak Sejak Dini Cara Minta Tolong

Megapolitan
Ditipu Oknum Polisi, Petani di Subang Bayar Rp 598 Juta agar Anaknya Jadi Polwan

Ditipu Oknum Polisi, Petani di Subang Bayar Rp 598 Juta agar Anaknya Jadi Polwan

Megapolitan
Polisi Periksa Selebgram Zoe Levana Terkait Terobos Jalur Transjakarta

Polisi Periksa Selebgram Zoe Levana Terkait Terobos Jalur Transjakarta

Megapolitan
Polisi Temukan Markas Gangster yang Bacok Remaja di Depok

Polisi Temukan Markas Gangster yang Bacok Remaja di Depok

Megapolitan
Polisi Periksa General Affair Indonesia Flying Club Terkait Pesawat Jatuh di Tangsel

Polisi Periksa General Affair Indonesia Flying Club Terkait Pesawat Jatuh di Tangsel

Megapolitan
Progres Revitalisasi Pasar Jambu Dua Mencapai 90 Persen, Bisa Difungsikan 2 Bulan Lagi

Progres Revitalisasi Pasar Jambu Dua Mencapai 90 Persen, Bisa Difungsikan 2 Bulan Lagi

Megapolitan
Pemerkosa Remaja di Tangsel Mundur dari Staf Kelurahan, Camat: Dia Kena Sanksi Sosial

Pemerkosa Remaja di Tangsel Mundur dari Staf Kelurahan, Camat: Dia Kena Sanksi Sosial

Megapolitan
Tersangka Pembacokan di Cimanggis Depok Pernah Ditahan atas Kepemilikan Sajam

Tersangka Pembacokan di Cimanggis Depok Pernah Ditahan atas Kepemilikan Sajam

Megapolitan
Kasus DBD 2024 di Tangsel Mencapai 461, Dinkes Pastikan Tak Ada Kematian

Kasus DBD 2024 di Tangsel Mencapai 461, Dinkes Pastikan Tak Ada Kematian

Megapolitan
Selebgram Zoe Levana Terobos dan Terjebak di 'Busway', Polisi Masih Selidiki

Selebgram Zoe Levana Terobos dan Terjebak di "Busway", Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Terobos Busway lalu Terjebak, Selebgram Zoe Levana Bakal Diperiksa

Terobos Busway lalu Terjebak, Selebgram Zoe Levana Bakal Diperiksa

Megapolitan
Sulitnya Ungkap Identitas Penusuk Noven di Bogor, Polisi: Pelaku di Bawah Umur, Belum Rekam E-KTP

Sulitnya Ungkap Identitas Penusuk Noven di Bogor, Polisi: Pelaku di Bawah Umur, Belum Rekam E-KTP

Megapolitan
Sendi Sespri Iriana Diminta Jokowi Tingkatkan Popularitas dan Elektabilitas untuk Maju Pilkada Bogor

Sendi Sespri Iriana Diminta Jokowi Tingkatkan Popularitas dan Elektabilitas untuk Maju Pilkada Bogor

Megapolitan
Terlibat Jaringan Gembong Narkoba Johan Gregor Hass, 6 WNI Ditangkap

Terlibat Jaringan Gembong Narkoba Johan Gregor Hass, 6 WNI Ditangkap

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com