Kompas.com - 20/04/2020, 06:55 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau langsung penyaluran bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar untuk warga rawan miskin atau miskin baru akibat pandemi Covid-19, baik yang berdomisili maupun perantau, di Bodebek (Kota Bogor, Bekasi, Depok, Kabupaten Bogor, dan Bekasi) pada Rabu (15/4/2020). Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau langsung penyaluran bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar untuk warga rawan miskin atau miskin baru akibat pandemi Covid-19, baik yang berdomisili maupun perantau, di Bodebek (Kota Bogor, Bekasi, Depok, Kabupaten Bogor, dan Bekasi) pada Rabu (15/4/2020).

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi menyampaikan, ada tiga jenis bantuan sosial (bansos) yang diberikan untuk warga yang terdampak wabah Covid-19 selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Ada beberapa bantuan dari institusi bagi warga Bekasi yang terdampak,” ujar Ketua Tim Terpadu Pengendalian Bantuan Sosial Dalam Penaganan Covid-19 Kota Bekasi, Taufiq R Hidayat, dalam keterangan tertulis, Minggu (20/4/2020).

Bantuan sosial diberikan untuk warga yang tercatat dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan non-DTKS.

Warga yang tergolong non-DTKS adalah pekerja harian, yakni ojek online, pedagang, buruh, hingga karyawan yang terancam akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca juga: Tak Merasa Butuh, Sejumlah Warga Kelapa Gading Kembalikan Bansos

Bantuan pertama dari pemerintah pusat sebesar Rp 600.000 per keluarga yang tercatat dalam Data terpadu kesehjateraan Sosial (DTKS) Kementrian Sosial RI. Bantuan tersebut diberikan langsung kepada warga melalui kantor pos, tanpa melalui Pemkot Bekasi.

“Namun bantuannya (dari pemerintah pusat) hingga sekarang belum cair, yang informasinya akan diberikan sebesar 600.000 per keluarga dan diberikan langsung dari warga ke warga melalui jasa kantor pos,”kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bantuan kedua berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk 27.827 warga yang terdampak. Baik itu untuk warga yang tercatat sebagai DTKS maupun non-DTKS.

Bantuan tersebut sudah mulai tersalurkan sejak tanggal 17 April 2020 saat hari pertama penerapan PSBB di Kota Bekasi.

Bantuan itu juga disalurkan via kantor pos, lalu dikirim lewat ojek online ke rumah warga yang terdampak.

Bantuan dari Pemprov Jabar itu nilainya Rp 500.000 per kepala keluarga (KK). Senilai Rp 350.000 dalam bentuk bahan pokok, sisanya Rp 150.000 dalam bentuk uang tunai.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak Tidak Merembet ke Permukiman Warga

Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak Tidak Merembet ke Permukiman Warga

Megapolitan
Pemkot Tangerang: 7.625 Pemohon Insentif Start Up Rp 760.000 Lolos Verifikasi

Pemkot Tangerang: 7.625 Pemohon Insentif Start Up Rp 760.000 Lolos Verifikasi

Megapolitan
Pemkab Bekasi Terkendala Anggaran Keruk Sampah di Kali Cikarang

Pemkab Bekasi Terkendala Anggaran Keruk Sampah di Kali Cikarang

Megapolitan
Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kesulitan Sumber Air

Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kesulitan Sumber Air

Megapolitan
Kebakaran Pasar Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kerahkan 25 Mobil

Kebakaran Pasar Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kerahkan 25 Mobil

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, 622 Gardu PLN Gangguan, Listrik Padam Sejak Sore

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, 622 Gardu PLN Gangguan, Listrik Padam Sejak Sore

Megapolitan
Perawatan Jaringan, Pelayanan Adminduk Kabupaten Bekasi Offline Sepekan Kedepan

Perawatan Jaringan, Pelayanan Adminduk Kabupaten Bekasi Offline Sepekan Kedepan

Megapolitan
Sudah Dua Jam, Pasar Swalayan di Cilandak KKO Masih Terbakar

Sudah Dua Jam, Pasar Swalayan di Cilandak KKO Masih Terbakar

Megapolitan
Selain Pasar Swalayan, Toko Parfum hingga Toko Handphone di Cilandak KKO Terbakar

Selain Pasar Swalayan, Toko Parfum hingga Toko Handphone di Cilandak KKO Terbakar

Megapolitan
Sejumlah Titik di Bintaro Gelap dan Rawan Pembegalan, Polisi Minta Penerangan Jalan Ditambah

Sejumlah Titik di Bintaro Gelap dan Rawan Pembegalan, Polisi Minta Penerangan Jalan Ditambah

Megapolitan
Pohon Tumbang di Stasiun Depok, Perjalanan KRL Terganggu

Pohon Tumbang di Stasiun Depok, Perjalanan KRL Terganggu

Megapolitan
UPDATE 21 September: Bertambah 20 Kasus Covid-19 di Tangsel

UPDATE 21 September: Bertambah 20 Kasus Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Pasar Swalayan Terbakar, Arus Lalu Lintas Jalan Cilandak KKO Lumpuh Total

Pasar Swalayan Terbakar, Arus Lalu Lintas Jalan Cilandak KKO Lumpuh Total

Megapolitan
Jambret Pesepeda di Taman Sari Sudah Enam Kali Beraksi

Jambret Pesepeda di Taman Sari Sudah Enam Kali Beraksi

Megapolitan
Terlibat Tawuran Antargeng, Tiga Remaja di Bekasi Diamankan Polisi

Terlibat Tawuran Antargeng, Tiga Remaja di Bekasi Diamankan Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.