Kompas.com - 20/04/2020, 12:52 WIB
foto tangkapan layar dari video kerumunan warga di depan Pasar Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. KOMPAS.COM/WALDA MARISONfoto tangkapan layar dari video kerumunan warga di depan Pasar Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Pasar Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan sudah ditutup sejak Sabtu (18/4/2020). Pasar yang menjual pakaian ini ditutup sementara dalam rangka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Lurah Cipulir, Sugiarto mengatakan pasar ditutup sementara karena hanya menjual pakaian yang bukan kebutuhan mendesak selama pandemi Covid-19.

"Kan kalau pakaian bukan prioritas, yang prioritas jual kebutuhan pokok, makanan. Di dalam hanya jual pakaian," kata dia saat dihubungi, Senin (20/4/2020).

Dia belum bisa memastikan kapan pasar akan kembali buka. Dia hanya memastikan pasar kembali dibuka setelah pandemi Covid-19 berakhir.

Baca juga: Penjelasan Lurah soal Video Kerumunan di Pasar Cipulir Saat Penerapan PSBB

"Sampai aturan tersebut dicabut. Kalau aturan tersebut belum dicabut, PSBB masih berlanjut," jelas dia.

Untuk mengantisipasi keramaian, lurah pun membangun pos pemantauan tempat polisi, Pol PP dan TNI berjaga. Pos penjagaan diharap dapat mempermudah petugas memantau lokasi pasar agar tetap kondusif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, beredar video di grup WhatsApp terkait keramaian yang terjadi di depan Pasar Cipulir, Kebayoran Lama, Jakatra Selatan.

Baca juga: Wali Kota Tangerang Minta Pasar Tradisional Berjualan Secara Online Selama PSBB

Di depan pasar tampak warga yang dan pedagang yang sedang berkerumun. Pemandangan tersebut mengundang kritik karena bertentangan dengan imbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing guna memotong penyebaran pandemi Covid-19.

Lurah Cipulir, Sugiarto menyampaikan peristiwa tersebut terjadi sebelum pasar ditutup.

"Itu kejadian kemarin, bukan sekarang. Kalau sekarang sudah kondusif," kata Sugiarto.

Sugiarto mengatakan keramaian itu terjadi pascapemerintah menuntup sementara Pasar Cipulir. Penutupan tersebut sudah terjadi sejak dua hari lalu.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Megapolitan
Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Megapolitan
Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Megapolitan
Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.