Satpol PP Jakbar Tertibkan Pedagang Pasar Malam yang Nekat Berjualan di Cengkareng

Kompas.com - 20/04/2020, 14:45 WIB
Petugas Satpol PP, Polisi, TNI imbau dan tertibkan PKL di Cengkareng, Minggu (19/4/2020) malam Dokumentasi Satpol PP DKI Jakarta Petugas Satpol PP, Polisi, TNI imbau dan tertibkan PKL di Cengkareng, Minggu (19/4/2020) malam

JAKARTA, KOMPAS.com - Para Pedagang Kaki Lima (PKL) nekat menjual barang daganganya di Cengkareng, Jakarta Barat.

Hal ini berdasarkan unggahan akun instagram @jakarta.terkini yang diunggah pada Minggu (19/4/2020).

"Tampak para pedagang pasar malam menggelar dagangannya di sekitar RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu sore," isi unggahan tersebut.

Menanggapi hal itu Kasatpol PP Jakbar Tamo Sijabat langsung menerjunkan tim patroli ke lokasi guna memberi imbauan kepada para pedagang.

Baca juga: Kisah Pedagang Bakso Keliling, Nekat Jualan Saat Wabah Corona Demi Anak Istri

"Langsung dihalau malam itu juga dan diminta kembali ke rumah," kata Tamo melalui pesan singkat, Senin (20/4/2020).

Saat melaksanakan imbauan, beberapa pedagang sempat melakukan negosiasi kepada petugas Satpol PP, agar mereka tetap bisa berdagang pada Sabtu dan Minggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun negosiasi ditolak mentah-mentah oleh petugas Satpol PP.

"Mereka tadinya minta diberikan dagang Sabtu dan Minggu, tapi tetap kami tolak selama PSBB," ucap Tamo.

Dalam penertiban ini memang petugas Satpol PP mengedepankan dialog, jadi tidak ada perlawanan dari para pedagang kepada petugas yang memberi imbauan.

"Enggak ada (perlawanan), karena mereka juga diberitahu ada aturan Pergub 33/20 tentang PSBB, paling gerutu saja Pak," ujar Tamo.

Meski begitu, setiap malam anggota Satpol bersama TNI-Polri terus berpatroli. Khususnya, memberi imbauan bagi para warga yang masih berkerumun di tempat-tempat fasilitas umum.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Pihak Swasta Bantu Buat SPJ Fiktif

Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Pihak Swasta Bantu Buat SPJ Fiktif

Megapolitan
Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi

Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Lokasi dan Kuota Vaksinasi Covid-19 di Wilayah DKI Jakarta 19-30 Juli 2021

Lokasi dan Kuota Vaksinasi Covid-19 di Wilayah DKI Jakarta 19-30 Juli 2021

Megapolitan
Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Megapolitan
11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Ada 107 Warga Jakpus Meninggal di Rumah, Jenazahnya Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Ada 107 Warga Jakpus Meninggal di Rumah, Jenazahnya Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Jumlah Testing Covid-19 Belum Capai Target, Dinkes Tangsel: Banyak Warga Enggan Diperiksa

Jumlah Testing Covid-19 Belum Capai Target, Dinkes Tangsel: Banyak Warga Enggan Diperiksa

Megapolitan
Kasus Pemalsuan Hasil PCR di Bandara Halim, Pihak Maskapai: Pelaku Bukan Pegawai Kami

Kasus Pemalsuan Hasil PCR di Bandara Halim, Pihak Maskapai: Pelaku Bukan Pegawai Kami

Megapolitan
Jokowi Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Wakil Wali Kota Bogor Duga Ada Oknum yang 'Bermain'

Jokowi Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Wakil Wali Kota Bogor Duga Ada Oknum yang "Bermain"

Megapolitan
Wagub DKI Bantah Kasus Covid-19 Berkurang akibat Penurunan Jumlah Tes PCR

Wagub DKI Bantah Kasus Covid-19 Berkurang akibat Penurunan Jumlah Tes PCR

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X