Pria Diduga ODP Covid-19 Kabur dari Rumah Sakit dan Berkeliaran di Lenteng Agung

Kompas.com - 21/04/2020, 22:07 WIB
Ilustrasi: virus corona juga merebak di Eropa. Warga-warga mengenakan masker. ShutterstockIlustrasi: virus corona juga merebak di Eropa. Warga-warga mengenakan masker.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar video di media sosial yang menunjukkan pria diduga orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 melarikan diri dari rumah sakit, Selasa (21/4/2020).

Dalam video yang diposting akun Instagram @lentengagungterkini, pria tersebut nampak sedang tertidur dan menolak diisolasi oleh petugas kesehatan yang menggunakan pakaian alat pelindung diri (APD) lengkap. 

Dalam keterangan video, peristiwa itu terjadi di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Baca juga: UPDATE Covid-19 21 April: Bertambah 167, Pasien Positif di Jakarta Jadi 3.279 Orang

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Riftazudin, pun membenarkan peristiwa tersebut.

"Iya benar, sudah ditangani di rumah sakit," ucap Riftazudin saat dikonfirmasi.

Dia mengatakan, pria yang belum diketahui identitasnya itu melarikan diri dari rumah sakit di kawasan Jakarta Utara. Orang tersebut kabur untuk mencari saudaranya di Lenteng Agung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama mencari saudaranya, pria tersebut pun sempat tidur di mesjid setempat.

Lantaran bersikap mencurigakan, warga langsung memanggil petugas kesehatan untuk menangani pria tersebut.

Petugas kesehatan pun datang untuk mencoba mengamankan pria tersebut.

"Ya sudah dia ketemu, dipanggil orang kesehatan, dicek, yasudah dah dibawa ke dokter, dimasukin ke ruang isolasi," kata Riftazudin.

Namun, Riftazudin membantah jika pria tersebut sempat melawat ketika diamankan. Hingga saat ini, belum diketahui alasan mengapa pria tersebut melarikan diri dari rumah sakit.

Saat ini pria tersebut sudah dibawa ke rumah sakit untuk ditangani lebih lanjut.

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penipu Mengaku Pegawai Bank Ditangkap, Korban Rugi Rp 1,28 Miliar

Penipu Mengaku Pegawai Bank Ditangkap, Korban Rugi Rp 1,28 Miliar

Megapolitan
Diberi Rapor Merah, Anies Minta LBH Tak Hanya Evaluasi Jakarta

Diberi Rapor Merah, Anies Minta LBH Tak Hanya Evaluasi Jakarta

Megapolitan
Hindari Masa Kedaluwarsa, Pemkot Bekasi Segera Gunakan 433.000 Dosis Vaksin Covid-19 yang Tersisa

Hindari Masa Kedaluwarsa, Pemkot Bekasi Segera Gunakan 433.000 Dosis Vaksin Covid-19 yang Tersisa

Megapolitan
Ini Penjelasan Anies Soal Penyebab Molornya Proyek ITF

Ini Penjelasan Anies Soal Penyebab Molornya Proyek ITF

Megapolitan
Kantor Pinjol Ilegal di Cengkareng Sudah Jaring 5.700 Nasabah dari 17 Aplikasi

Kantor Pinjol Ilegal di Cengkareng Sudah Jaring 5.700 Nasabah dari 17 Aplikasi

Megapolitan
Bongkar Jaringan Peredaran Ganja Jakarta-Jawa Barat, Polisi Ungkap Modus Klasik

Bongkar Jaringan Peredaran Ganja Jakarta-Jawa Barat, Polisi Ungkap Modus Klasik

Megapolitan
DKI Jakarta PPKM Level 2, Anak di Bawah Usia 12 Tahun Belum Boleh Masuk Ancol

DKI Jakarta PPKM Level 2, Anak di Bawah Usia 12 Tahun Belum Boleh Masuk Ancol

Megapolitan
PPKM Jakarta Turun Level 2, Ini Aturan Masuk Tempat Wisata

PPKM Jakarta Turun Level 2, Ini Aturan Masuk Tempat Wisata

Megapolitan
Kasus Penipuan Rekrutmen PNS oleh Anak Penyanyi ND Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Penipuan Rekrutmen PNS oleh Anak Penyanyi ND Naik ke Tingkat Penyidikan

Megapolitan
Tangsel PPKM Level 2, Sejumlah Aturan Pembatasan Kegiatan Disesuaikan

Tangsel PPKM Level 2, Sejumlah Aturan Pembatasan Kegiatan Disesuaikan

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 2, Anies: Kita Ingin Kondisi Ini Bisa Terjaga Terus

Jakarta PPKM Level 2, Anies: Kita Ingin Kondisi Ini Bisa Terjaga Terus

Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga Pengedar, Barang Bukti 15 Kilogram Ganja Diamankan

Polisi Tangkap Tiga Pengedar, Barang Bukti 15 Kilogram Ganja Diamankan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Telah Salurkan 173.340 Dosis Vaksin Covid-19 ke 5 Kabupaten di Jabar

Pemkot Bekasi Telah Salurkan 173.340 Dosis Vaksin Covid-19 ke 5 Kabupaten di Jabar

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 2, Tempat Permainan Anak di Blok M Plaza Mulai Beroperasi

Jakarta PPKM Level 2, Tempat Permainan Anak di Blok M Plaza Mulai Beroperasi

Megapolitan
Paksa Periksa Handphone Orang Saat Bertugas, Aipda Ambarita Diperiksa Propam

Paksa Periksa Handphone Orang Saat Bertugas, Aipda Ambarita Diperiksa Propam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.