Dibagikan di Jaksel hingga Kepulauan Seribu, Ini 43 Kelurahan yang Akan Terima Bansos Hari Ini

Kompas.com - 22/04/2020, 11:17 WIB
Paket bantuan sosial yang diberikan Pemprov DKI Jakarta kepada warga selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan Covid-19 Dokumentasi Pemprov DKI JakartaPaket bantuan sosial yang diberikan Pemprov DKI Jakarta kepada warga selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih mendistribusikan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat dengan ekonomi rentan.

Sejumlah kelurahan di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, hingga Kepulauan Seribu dijadwalkan mendapatkan bansos pada Rabu (22/4/2020) hari ini.

Diketahui, pemberian bansos ini untuk membantu warga miskin dan rentan miskin di tengah pandemi virus corona (Covid-19) terutama saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Penyaluran bansos itu dilakukan dengan metode pengantaran hingga ke pintu rumah penerima mulai dari tanggal 9 hingga 24 April 2020 mendatang.

Baca juga: Cerita Ketua RW di Sunter Agung Bingung Pemilik Rumah 3 Lantai Jadi Penerima Bansos

"Bantuan sosial yang didistribusikan tersebut langsung diantar ke rumah warga. Sehingga, tidak ada warga yang berkumpul untuk mengambil bantuan, agar meminimalisir potensi penularan Covid-19," ujar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto, beberapa waktu lalu.

Paket bantuan yang diberikan berisi bahan pangan pokok yaitu beras lima kilogram satu karung, sarden dua kaleng kecil, minyak goreng 0,9 liter satu pouch, biskuit dua bungkus, serta masker kain dua pcs, sabun mandi dua batang, dan tidak ada pemberian berupa uang tunai.

Baca juga: Bansos dari Pemerintah Belum Masuk, Pemuda di Pondok Aren Galang Dana Bantu Warga

Berikut daftar kelurahan yang bakal diberikan bansos pada Rabu hari ini:

Jakarta Timur

  1. Kelurahan Kalisari
  2. Kelurahan Pulo Gadung
  3. Kelurahan Jatinegara Kaum
  4. Kelurahan Utan Kayu Utara
  5. Kelurahan Kayu Putih
  6. Kelurahan Gedong
  7. Kelurahan Jati
  8. Kelurahan Baru

Jakarta Selatan

  1. Kelurahan Pondok Labu
  2. Kelurahan Cipete Utara
  3. Kelurahan Pasar Manggis
  4. Kelurahan Lebak Bulus
  5. Kelurahan Menteng Atas
  6. Kelurahan Manggarai Selatan
  7. Kelurahan Bangka
  8. Kelurahan Pesanggrahan
  9. Kelurahan Mampang Prapatan
  10. Kelurahan Gandaria Selatan
  11. Kelurahan Kuningan Barat
  12. Kelurahan Karet Kuningan
  13. Kelurahan Tebet Barat
  14. Kelurahan Kramat Pela
  15. Kelurahan Petogogan
  16. Kelurahan Tebet Timur
  17. Kelurahan Gunung
  18. Kelurahan Rawa Barat
  19. Kelurahan Kuningan Timur
  20. Kelurahan Setia Budi
  21. Kelurahan Karet Semanggi
  22. Kelurahan Selong
  23. Kelurahan Melawai

Jakarta Pusat

  1. Kelurahan Kramat
  2. Kelurahan Paseban
  3. Kelurahan Kenari
  4. Kelurahan Pasar Baru
  5. Kelurahan Cikini
  6. Kelurahan Karet
  7. Kelurahan Senen
  8. Kelurahan Guntur
  9. Kelurahan Gambir
  10. Kelurahan Senayan
  11. Kelurahan Gondangdia

Kepulauan Seribu

  1. Pulau Untung Jawa

Jika ada masyarakat belum menerima bantuan sesuai jadwal yang diberikan hingga pukul 18.00 WIB, maka bisa mengontak RT setempat lewat pesan singkat atau WhatsApp.

Nantinya, RT yang akan meneruskan ke RW untuk diproses.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

Megapolitan
Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Megapolitan
Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X