Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/04/2020, 18:29 WIB
Nursita Sari,
Ryana Aryadita Umasugi,
Sandro Gatra

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperpanjang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Perpanjangan PSBB dilakukan selama 28 hari ke depan setelah melihat angka kasus Covid-19 di Ibu Kota.

Periode kedua PSBB dimulai pada 24 April sampai 22 Mei 2020.

Hal itu disampaikan Anies dalam jumpa pers di Balai Kota, Rabu (22/4/2020).

Anies mengatakan, selama penerapan PSBB sejak 10 April, aparat pemerintah masih melakukan edukasi kepada masyarakat.

Baca juga: PSBB Jakarta Resmi Diperpanjang 28 Hari Hingga 22 Mei 2020

Warga masih diimbau patuh pada peraturan PSBB untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Faktanya, kata Anies, masih banyak warga yang belum menyadari pentingnya PSBB. Pelanggaran masih banyak terjadi.

Karena itu, Anies meminta aparat pemerintah di lapangan selanjutnya menerapkan penegakan hukum.

"Kedepan fase imbauan sudah selesai, sekarang fase penegakan. Karena itu, di hari-hari kedepan, semua yang melanggar tidak akan diberi peringatan lagi, tapi langsung ditindak," ucap Anies.

Baca juga: Langgar PSBB Jakarta, 34 Perusahaan Ditutup Sementara

Anies kemudian memberi contoh pelanggaran yang dilakukan kalangan dunia usaha.

Sejumlah perusahaan di luar yang dikecualikan kedapatan tetap beraktivitas di kantor atau tidak menerapkan bekerja dari rumah.

Setelah diimbau petugas, kata Anies, pihak perusahaan kembali beroperasi.

"Kami imbau jangan sampai ditindak, kerjakan aturan," kata Anies.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fraksi PKS DKI Usul NIK Warga Asli Betawi yang Tinggal di Kota Penyangga Tak Dinonaktifkan

Fraksi PKS DKI Usul NIK Warga Asli Betawi yang Tinggal di Kota Penyangga Tak Dinonaktifkan

Megapolitan
Amarah Suami karena Api Cemburu di Tambora, Cekik dan Bekap Sang Istri Pakai Bantal hingga Tewas

Amarah Suami karena Api Cemburu di Tambora, Cekik dan Bekap Sang Istri Pakai Bantal hingga Tewas

Megapolitan
Polisi Ungkap Gathan Saleh Tembakkan 3 Peluru ke Arah Temannya di Jatinegara

Polisi Ungkap Gathan Saleh Tembakkan 3 Peluru ke Arah Temannya di Jatinegara

Megapolitan
Gathan Saleh Dua Kali Mangkir Pemeriksaan Kasus Penembakan di Jatinegara

Gathan Saleh Dua Kali Mangkir Pemeriksaan Kasus Penembakan di Jatinegara

Megapolitan
Jakarta Diguyur Hujan, Jalan S Parman-Semanggi Macet

Jakarta Diguyur Hujan, Jalan S Parman-Semanggi Macet

Megapolitan
Pemkab Bekasi Bantu Biayai Pengobatan Wanita yang Terseret Maling Motor

Pemkab Bekasi Bantu Biayai Pengobatan Wanita yang Terseret Maling Motor

Megapolitan
Tiba di Polda Metro, Rektor Universitas Pancasila Bantah Lecehkan Stafnya

Tiba di Polda Metro, Rektor Universitas Pancasila Bantah Lecehkan Stafnya

Megapolitan
Kepsek SMA Swasta di Serpong Tidak Hadiri Pemeriksaan Kasus Perundungan 'Geng Tai'

Kepsek SMA Swasta di Serpong Tidak Hadiri Pemeriksaan Kasus Perundungan "Geng Tai"

Megapolitan
'Real Count' Pileg DPR di DKI Data 55,58 Persen: PKS, PDIP dan Gerindra Masih Unggul

"Real Count" Pileg DPR di DKI Data 55,58 Persen: PKS, PDIP dan Gerindra Masih Unggul

Megapolitan
26 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir akibat Hujan, Ini Daftar Lokasinya

26 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir akibat Hujan, Ini Daftar Lokasinya

Megapolitan
'Real Count' KPU Pilpres 2024 di Jakarta Data 71,96 Persen: Prabowo-Gibran Unggul Tipis dari Anies-Muhaimin

"Real Count" KPU Pilpres 2024 di Jakarta Data 71,96 Persen: Prabowo-Gibran Unggul Tipis dari Anies-Muhaimin

Megapolitan
Masjid Agung Bogor Bakal Diresmikan Maret 2024

Masjid Agung Bogor Bakal Diresmikan Maret 2024

Megapolitan
Pembangunan Masjid Agung Bogor Ditargetkan Selesai Hari Ini

Pembangunan Masjid Agung Bogor Ditargetkan Selesai Hari Ini

Megapolitan
Polisi Bakal Umumkan Tersangka Kasus Perundungan di SMA Swasta di Serpong

Polisi Bakal Umumkan Tersangka Kasus Perundungan di SMA Swasta di Serpong

Megapolitan
'Real Count' Pileg DPD RI di Jakarta Data 62,29 Persen: Fahira Idris dan Happy Djarot Unggul Sementara

"Real Count" Pileg DPD RI di Jakarta Data 62,29 Persen: Fahira Idris dan Happy Djarot Unggul Sementara

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com