Kompas.com - 23/04/2020, 11:45 WIB
Penurunan omzet dialami oleh salah satu pengusaha rental mobil yang berlokasi di Kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, selama dua bulan terkahir. Hal tersebut dirasakan semenjak adanya wabah Corona. dokumentasi pribadiPenurunan omzet dialami oleh salah satu pengusaha rental mobil yang berlokasi di Kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, selama dua bulan terkahir. Hal tersebut dirasakan semenjak adanya wabah Corona.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Merebaknya penyakit Covid-19 memberikan dampak ekonomi bagi para pemilik usaha.

Tak terkecuali yang bagi usaha rental mobil bernama Mandiri Rent Car yang berada di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan.

Seorang pemilik rental, Slamet Effendy mengatakan, Covid-19 membuat pendapatannya menurun semenjak dua bulan terakhir ini.

Dari 18 mobil yang dimilikinya, hanya beberapa saja yang keluar untuk disewakan dalam hitungan bulan sebelum adanya Covid-19.

Baca juga: Jika Masih Ada Pelanggar, PSBB di Tangsel Bakal Diperpanjang dan Kenakan Denda

"Kalau yang mobil untuk sewa harian ada delapan, itu tidak ada yang nyewa. Parkir saja. Sisanya itu keluar karena sewa bulanan. Ini saya rasakan bisa 95 persen pendapatan menurun," kata Slamet saat dihubungi Kompas.com, Kamis (23/4/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, Slamet terus memutar otak untuk mencari penghasilan yang biasanya didapat dari 18 unit mobil itu. Biasanya dia bisa menghasilkan Rp 140 juta per bulan dengan mobil itu.

Harapan adanya penyewa dalam momen Lebaran 2020 pun ikut pupus setelah Pemerintah Pusat memutuskan larangan mudik untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Biasanya itu kalau mau Lebaran, memasuki puasa pertama aja sudah ada yang booking mobil. Karena paketnya 10 hari penyewaan. Tapi sekarang satu aja (yang sewa) belum," ucapnya.

Baca juga: Wakil Wali Kota Tangsel Imbau RT dan RW Sosialisasi Larangan Mudik ke Warga

Slamet menyadari, keterpurukan ekonomi bukan saja dirasakan sendiri. Beberapa rekanan bisnisnya juga mengeluhkan yang sama.

Bahkan, Slamet sendiri saat ini sudah 'merumahkan' sementara para sopir freelance yang biasa bekerja bersamanya.

"Saya sudah rumahkan dulu sementara. Kita memahami teman-teman yang lain bisnis rental juga kondisinya sama," ucapnya.

Kini, Slamet hanya bisa berharap pandemi corona ini cepat berlalu tanpa adanya jumlah korban yang terus meningkat setiap harinya.

"Iya karena kalau kondisi gini, bagaimana mau liburan yang notebene menyewa mobil. Mau keluar rumah jika tidak penting, orang mending di rumah. Takut," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengunjung Pasar Anyar dan Pasar Poris Diimbau Pakai PeduliLindungi

Pengunjung Pasar Anyar dan Pasar Poris Diimbau Pakai PeduliLindungi

Megapolitan
Hasil Olah TKP, Kecepatan Bus Transjakarta Saat Tabrakan di Cawang 55,4 Km Per Jam

Hasil Olah TKP, Kecepatan Bus Transjakarta Saat Tabrakan di Cawang 55,4 Km Per Jam

Megapolitan
Ini Nomor Kontak Darurat bagi Warga yang Terkena Bencana di Kota Tangerang

Ini Nomor Kontak Darurat bagi Warga yang Terkena Bencana di Kota Tangerang

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim Capaian Vaksin Covid-19 Dosis Pertama Capai 71,85 Persen

Pemkot Bekasi Klaim Capaian Vaksin Covid-19 Dosis Pertama Capai 71,85 Persen

Megapolitan
Dimulai di Era Ahok, Kini Anies Lanjutkan Kerja Sama dengan NTT untuk Pengadaan Daging Sapi

Dimulai di Era Ahok, Kini Anies Lanjutkan Kerja Sama dengan NTT untuk Pengadaan Daging Sapi

Megapolitan
Jasad Seorang Pria Ditemukan di Bak Mobil Pikap, Awalnya Dikira Sedang Tiduran

Jasad Seorang Pria Ditemukan di Bak Mobil Pikap, Awalnya Dikira Sedang Tiduran

Megapolitan
1,8 Juta Warga Belum Divaksin, Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Vaksinasi Malam Hari

1,8 Juta Warga Belum Divaksin, Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Vaksinasi Malam Hari

Megapolitan
Update 6 Korban Kecelakaan Transjakarta yang Dirawat di RSUD Budhi Asih, 2 Orang Boleh Pulang

Update 6 Korban Kecelakaan Transjakarta yang Dirawat di RSUD Budhi Asih, 2 Orang Boleh Pulang

Megapolitan
Pelaku Masturbasi di Jok Motor Milik Perempuan Diperiksa Kejiwaannya

Pelaku Masturbasi di Jok Motor Milik Perempuan Diperiksa Kejiwaannya

Megapolitan
Update Covid-19 di Jakarta, Tak Ada Lagi RT Zona Merah dan DKI Catat Nol Kematian

Update Covid-19 di Jakarta, Tak Ada Lagi RT Zona Merah dan DKI Catat Nol Kematian

Megapolitan
Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta, Dinkes DKI Sebut Belum Tentu dari Konsumsi Obat

Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta, Dinkes DKI Sebut Belum Tentu dari Konsumsi Obat

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta: Duduk di Belakang Terpental ke Tengah hingga Bunyi Dentuman

Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta: Duduk di Belakang Terpental ke Tengah hingga Bunyi Dentuman

Megapolitan
Berubah Pakai Data Dukcapil, Depok Akan Kurangi Target Vaksinasi Covid-19

Berubah Pakai Data Dukcapil, Depok Akan Kurangi Target Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Pelaku Masturbasi di Dekat Motor Korban Ditangkap, Polisi: Lebih dari 20 Kali Beraksi

Pelaku Masturbasi di Dekat Motor Korban Ditangkap, Polisi: Lebih dari 20 Kali Beraksi

Megapolitan
Asyik Bermain Ponsel di Depan Rumah, Dua Bocah Dijambret

Asyik Bermain Ponsel di Depan Rumah, Dua Bocah Dijambret

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.