Jelang Penerapan Larangan Mudik, Terminal Pulogebang Makin Ramai Penumpang

Kompas.com - 23/04/2020, 16:12 WIB
Suasana di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Senin (10/6/2019). KOMPAS.com/Vitorio MantaleanSuasana di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Senin (10/6/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Terminal Terpadu Pulo Gebang semakin ramai dengan penumpang bus hingga Kamis (23/4/2020) siang.

Kepala Unit Pengelola Terminal Pulo Gebang Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan larangan mudik yang diterapkan mulai Jumat (24/4/2020) besok diduga menjadi alasan pemudik memenuhi terminal.

Berdasarkan data pihak Terminal Terpadu Pulo Gebang, pemudik sudah mulai ramai sejak Rabu (22/4/2020) kemarin.

Pada Selasa (21/4/2020) lalu, jumlah penumpang yang berangkat ada 546 orang. Sedangkan pada Rabu kemarin, jumlahnya meningkat menjadi 840 orang.

Baca juga: Larangan Mudik Berlaku Besok, Stasiun Senen Tetap Buka untuk Layani Pembatalan Tiket

"Data hari ini sampai pukul 12.00 WIB tadi, jumlah penumpang bus yang berangkat sudah capai 831 orang dengan jumlah bus 64 unit," kata Bernad kepada Kompas.com, Kamis.

Diperkirakan jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Pulo Gebang akan semakin meningkat hingga sore hari ini.

"(Penumpang) Ke daerah Jawa dominan, mungkin ada kekhawatiran dari warga masyarakat pendatang yang tidak bisa pulang kampung bila mulai diberlakukannya tidak boleh mudik," ujar Bernad.

Diketahui, larangan mudik tersebut mulai diberlakukan 24 April 2020 besok. Polda Metro Jaya melarang kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum mengangkut penumpang keluar dari wilayah Jabodetabek.

Baca juga: Larangan Mudik Berlaku Besok, Banyak Pemudik Berangkat dari Terminal Bekasi Hari Ini

Pemeriksaan dan penyekatan kendaraan tersebut akan dilakukan di 19 titik pos pengamanan terpadu dan pos-pos check point di jalur tikus dan perbatasan.

Untuk sementara, polisi akan memutar balik kendaraan pribadi dan angkutan umum yang nekat keluar Jabodetabek untuk melaksanakan mudik.

Hingga saat ini, polisi masih menunggu keputusan pemerintah terkait penerapan sanksi bagi kendaraan yang nekat keluar wilayah Jabodetabek.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Upaya Pemkot Tangsel agar Lepas dari Ancaman Kolapsnya RS Covid-19

Upaya Pemkot Tangsel agar Lepas dari Ancaman Kolapsnya RS Covid-19

Megapolitan
Kerumunan Klub Motor di Flyover Rasuna Said Sempat Tutup Dua Lajur Jalan

Kerumunan Klub Motor di Flyover Rasuna Said Sempat Tutup Dua Lajur Jalan

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat di DKI, Ombudsman: Terlalu Dini Menilai Efektivitas Perda Covid-19

Kasus Covid-19 Meningkat di DKI, Ombudsman: Terlalu Dini Menilai Efektivitas Perda Covid-19

Megapolitan
BMKG: Hujan Ringan di Sebagian Wilayah Jabodetabek pada Minggu Pagi

BMKG: Hujan Ringan di Sebagian Wilayah Jabodetabek pada Minggu Pagi

Megapolitan
Kerumunan di Flyover Rasuna Said, Polisi Amankan Sejumlah Motor, termasuk Vespa Gembel

Kerumunan di Flyover Rasuna Said, Polisi Amankan Sejumlah Motor, termasuk Vespa Gembel

Megapolitan
Kerumunan di Flyover Rasuna Said Dibubarkan Polisi, Pengendara Motor Kocar-kacir

Kerumunan di Flyover Rasuna Said Dibubarkan Polisi, Pengendara Motor Kocar-kacir

Megapolitan
Polsek Tanjung Priok Tangkap Empat Orang Spesialis Curanmor

Polsek Tanjung Priok Tangkap Empat Orang Spesialis Curanmor

Megapolitan
UPDATE 23 Januari: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Hampir Tembus 5.000 Orang

UPDATE 23 Januari: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Hampir Tembus 5.000 Orang

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Tangkap Kurir Sabu-sabu di Penjaringan

Polres Jakarta Barat Tangkap Kurir Sabu-sabu di Penjaringan

Megapolitan
UPDATE 23 Januari: Ada 3.285 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 23 Januari: Ada 3.285 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Sampah Membentang di Samping Pintu Tol JORR Kota Bekasi, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Sampah Membentang di Samping Pintu Tol JORR Kota Bekasi, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Megapolitan
Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Megapolitan
Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

Megapolitan
Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X