Wali Kota Tangerang Minta Warga Muslim Tetap Beribadah di Rumah Selama Ramadhan

Kompas.com - 24/04/2020, 18:18 WIB
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Selasa (3/3/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOWali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Selasa (3/3/2020)

TANGERANG, KOMPAS.com - Memasuki bulan suci Ramadhan 1441 H tahun 2020, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah kembali mengimbau masyarakat yang beragama islam untuk beribadah di rumah.

Imbauan tersebut disampaikan Arief sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Tangerang.

"Shalatnya, ngaji dan tarawihnya dikerjain di rumah saja," ujar Arief dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/2020).

Baca juga: Suara Warga Sambut Ramadhan saat Pandemi Covid-19: Di Rumah Saja hingga Tunda Mudik

Arief mengatakan, bulan Ramadhan tahun ini pasti terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena wabah Covid-19.

Akan tetapi, lanjut Arief, masyarakat harus bersabar dan tetap tingkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadhan meskipun dikerjakan di rumah.

Ia juga berharapp seluruh masyarakat dapat mematuhi aturan dan anjuran dari Pemkot dalam beribadah selama bulan Ramadhan, terlebih selama berlangsungnya masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tangerang.

"Tetap di rumah saja, demi kebaikan kita bersama dan keluarga," pinta dia.

Selain itu, Wali Kota juga meminta masyarakat agar dapat menahan diri untuk tidak keluar dari Kota Tangerang apabila tidak ada urusan yang penting atau darurat.

Adapun penerapan PSBB di Kota Tangerang sudah memasuki hari ketujuh atau tepat sepekan setelah diterapkan pada Sabtu (18/4/2020) lalu.

Data terakhir pada Kamis (23/4/2020) terdapat 128 kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi di Kota Tangerang dengan rincian 28 kasus sembuh, 18 kasus meninggal dan 82 kasus dirawat.

Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) sejumlah 573 kasus, orang dalam pemantauan (ODP) 1.728 kasus, dan orang tanpa gejala (OTG) sejumlah 335 kasus.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[Update 26 Oktober]: Kasus Aktif Covid-19 di Depok Sebanyak 1.333 Orang

[Update 26 Oktober]: Kasus Aktif Covid-19 di Depok Sebanyak 1.333 Orang

Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

BMKG: Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

Megapolitan
Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

Megapolitan
Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

Megapolitan
Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

Megapolitan
Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

Megapolitan
Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

Megapolitan
Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

Megapolitan
Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

Megapolitan
Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

Megapolitan
Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Megapolitan
UPDATE 26 Oktober: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 2.070

UPDATE 26 Oktober: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 2.070

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X