Kompas.com - 27/04/2020, 14:51 WIB
agen bus akap adiechipoyagen bus akap
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan Kota Tangerang menerbitkan surat larangan operasional angkutan bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan surat larangan operasional tersebut sebagai tindak lanjut larangan mudik dari Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia.

"Tentang pengendalian transportasi selama masa mudik," ujar dia saat dihubungi Kompas.com melalui pesan teks, Senin (27/4/2020).

Baca juga: Hari Ke-9 PSBB Kota Tangerang, Masih Ada Puluhan Pelanggar

Wahyudi mengatakan, surat larangan tersebut sudah diberlakukan pada 24 April 2020, bersamaan dengan diterbitkannya Permenhub No 25 tahun 2020 tentang larangan mudik.

Dalam surat tersebut tertulis, tidak hanya AKAP yang dihentikan operasionalnya, bus antarkota dalam provinsi juga ikut dihentikan sementara waktu.

"Operator Bus AKAP dan AKDP tidak melakukan aktivitas penjualan tiket serta tidak menaikan dan menurunkan penumpang di Kota Tangerang mulai tanggal 24 April sampai dengan 31 Mei," tulis surat bernomor nomor 043/0554-Bid.Angk itu.

Baca juga: Pesan dari Pasien Covid-19 di Tangerang: Jangan Sampai Selanjutnya Kalian...

Dinas Perhubungan Kota Tangerang bersama instansi terkait juga akan melakukan pengawasan dalam penerapan larangan tersebut.

"Pelanggaran yang dilakukan akan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan." kata surat larangan tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Pangdam Jaya Dudung Abdurrachman Shalat Bersama Pedemo hingga Ketika Ambil Keputusan Berisiko

Cerita Pangdam Jaya Dudung Abdurrachman Shalat Bersama Pedemo hingga Ketika Ambil Keputusan Berisiko

Megapolitan
DKI Buka Pendaftaran BLT UMKM, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

DKI Buka Pendaftaran BLT UMKM, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Megapolitan
Pertikaian Para Pemuda di Tebet Bermula dari Permusuhan 2 Orang

Pertikaian Para Pemuda di Tebet Bermula dari Permusuhan 2 Orang

Megapolitan
Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jeff Smith: Konsumsi Ganja Setelah Lulus SMA dan Barang Bukti 0,52 Gram

Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jeff Smith: Konsumsi Ganja Setelah Lulus SMA dan Barang Bukti 0,52 Gram

Megapolitan
Menengok Masjid Raya KH Hasyim Ashari yang Bernuansa Betawi

Menengok Masjid Raya KH Hasyim Ashari yang Bernuansa Betawi

Megapolitan
Kata Para Saksi soal Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung

Kata Para Saksi soal Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung

Megapolitan
Kadinkes DKI: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kembali Meningkat

Kadinkes DKI: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kembali Meningkat

Megapolitan
Derita Remaja Korban Pemerkosaan Anak Anggota DPRD Bekasi: Dipaksa Layani 5 Pria hingga Terjangkit Penyakit Kelamin

Derita Remaja Korban Pemerkosaan Anak Anggota DPRD Bekasi: Dipaksa Layani 5 Pria hingga Terjangkit Penyakit Kelamin

Megapolitan
Ditangkap Warga, 2 Maling Motor di Ciputat Menangis dan Minta Ampun

Ditangkap Warga, 2 Maling Motor di Ciputat Menangis dan Minta Ampun

Megapolitan
Masjid Istiqlal, Ekspresi Rasa Syukur Kemerdekaan hingga Toleransi

Masjid Istiqlal, Ekspresi Rasa Syukur Kemerdekaan hingga Toleransi

Megapolitan
Alasan Inspektorat Jenderal Kemendagri Panggil Sandi, Pegawai yang Ungkap Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Alasan Inspektorat Jenderal Kemendagri Panggil Sandi, Pegawai yang Ungkap Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Megapolitan
PPKM Jakarta Kembali Diperpanjang hingga 3 Mei 2021

PPKM Jakarta Kembali Diperpanjang hingga 3 Mei 2021

Megapolitan
Kategori dan Syarat Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku Ekonomi Kreatif di Jakarta

Kategori dan Syarat Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku Ekonomi Kreatif di Jakarta

Megapolitan
Melihat Sosok Mbah Priok yang Makamnya Dikeramatkan Warga Jakarta Utara

Melihat Sosok Mbah Priok yang Makamnya Dikeramatkan Warga Jakarta Utara

Megapolitan
Gudang Mebel di Pulogebang Terbakar, 1 Mobil dan 1 Motor Hangus

Gudang Mebel di Pulogebang Terbakar, 1 Mobil dan 1 Motor Hangus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X