Fakta Kebakaran Gereja Christ Cathedral, Kapolsek Pagedangan Cedera hingga Intimidasi Wartawan

Kompas.com - 28/04/2020, 09:37 WIB
Kebakaran melanda gedung Gereja Christ Chatedral GBI Basilea di Kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (27/4/2020) pagi. 

InstagramKebakaran melanda gedung Gereja Christ Chatedral GBI Basilea di Kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (27/4/2020) pagi.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Gedung Christ Cathedral GBI Basilea yang berlokasi di Kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Senin (27/4/2020) pagi, terbakar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Kesiapsiagaan BPBD Damkar Kabupaten Tangerang, Kosrudin mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.

"Iya betul kebakaran. Kejadian sekitar jam 8 pagi," kata Kosrudin saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin.

Baca juga: Diduga Korsleting, Gedung Gereja Christ Cathedral Serpong Terbakar

Api membakar pada bagian tengah gedung tersebut.

Meski belum diketahui secara pasti, namun kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik.

Menurut Kosrudin, dugaan tersebut setelah mengetahui tidak adanya aktivitas di Gereja Christ Cathedral di pagi hari.

"Dugaan kami kalau pagi-pagi seperti ini dan tidak ada kegiatan kemungkinan paling listrik," kata dia.

Kesulitan padamkan api

Petugas pemadam kebakaran sempat mengalami kesulitan saat proses pendinginan kebakaran di Gereja Christ Chatedral GBI Basilea.

Kosrudin mengatakan puing sisa kebakaran yang runtuh membuat proses pendinginan sulit dilakukan.

"Kita pendinginan tidak bisa dari sisi samping, tapi dari bawah. sedangkan itu yang terbakar di bagian atas jadi khawatir terjadi runtuhan," kata Kosrudin

Petugas melakukan pendinginan secara perlahan dari bawah. Pendinginan bisa dilakukan dengan cepat jika melalui sisi samping gedung. Namun, bagian tersebut cukup tinggi.

Petugas tidak memiliki turntable tender atau mobil damkar pembawa tangga otomatis.

"Kita tidak punya mobil tangga ya. Sedangkan ini yang terbakar pada bagian tengah. Jadi kita agak kesulitan. Jadi nembak dari bawah juga tidak terkena langsung. Itu saja kesulitannya, kalau akses jalan tidak masalah," ucap Kosrudin.

Baca juga: Setelah 2 Jam, Kebakaran di Gereja Christ Cathedral Serpong Berhasil Padam

Api padam setelah 2 jam

Kesulitan yang dialami petugas membuat proses pemadaman api yang melahap gedung Gereja Christ Cathedral memakan waktu.

Setidaknya petugas pemadam kebakaran berjibaku selama dua jam untuk memadamkan api pada gereja terbesar di Tangerang itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Libur Panjang, Anies Imbau Warga Tak Copot Masker Saat Kumpul Keluarga

Jelang Libur Panjang, Anies Imbau Warga Tak Copot Masker Saat Kumpul Keluarga

Megapolitan
Pemkot Depok Akan Sediakan 1.600 Lebih Titik WiFi Gratis di Setiap RW untuk Belajar Online

Pemkot Depok Akan Sediakan 1.600 Lebih Titik WiFi Gratis di Setiap RW untuk Belajar Online

Megapolitan
2 Pencari Suaka Asal Afganistan Positif Covid-19, Puluhan WNA Lain Akan Dites Swab

2 Pencari Suaka Asal Afganistan Positif Covid-19, Puluhan WNA Lain Akan Dites Swab

Megapolitan
Diminta Bongkar Bangunan di Bantaran Kali Poncol, Warga Diberi Waktu hingga Minggu Kedua November

Diminta Bongkar Bangunan di Bantaran Kali Poncol, Warga Diberi Waktu hingga Minggu Kedua November

Megapolitan
2 Pencari Suaka Asal Afganistan Positif Covid-19, Kini Jalani Isolasi di Tangsel

2 Pencari Suaka Asal Afganistan Positif Covid-19, Kini Jalani Isolasi di Tangsel

Megapolitan
Ini Kronologi WN Ghana Ditusuk hingga Tewas di Apartemen Kawasan Kebon Jeruk

Ini Kronologi WN Ghana Ditusuk hingga Tewas di Apartemen Kawasan Kebon Jeruk

Megapolitan
Kebakaran di Belakang Senayan City, 25 Rumah Hangus Terbakar

Kebakaran di Belakang Senayan City, 25 Rumah Hangus Terbakar

Megapolitan
Kebakaran di Dekat Senayan City Hanguskan 25 Rumah dan Sejumlah Motor

Kebakaran di Dekat Senayan City Hanguskan 25 Rumah dan Sejumlah Motor

Megapolitan
Pemprov dan DPRD DKI Kembali Gelar Rapat KUPA-PPAS di Puncak, Hari Ini

Pemprov dan DPRD DKI Kembali Gelar Rapat KUPA-PPAS di Puncak, Hari Ini

Megapolitan
Terminal Kampung Rambutan Siap Hadapi Lonjakan Penumpang Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Terminal Kampung Rambutan Siap Hadapi Lonjakan Penumpang Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Megapolitan
WN Ghana Ditemukan Tewas Ditusuk di Apartemen Kawasan Kebon Jeruk, Polisi Buru Pelaku

WN Ghana Ditemukan Tewas Ditusuk di Apartemen Kawasan Kebon Jeruk, Polisi Buru Pelaku

Megapolitan
Pemkot Tangsel Belum Cabut Izin Operasi Tiga Griya Pijat di Bintaro yang Langgar PSBB

Pemkot Tangsel Belum Cabut Izin Operasi Tiga Griya Pijat di Bintaro yang Langgar PSBB

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 100.000 Saat PSBB Transisi Diperpanjang, Apa yang Terjadi dan Wajib Diketahui

Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 100.000 Saat PSBB Transisi Diperpanjang, Apa yang Terjadi dan Wajib Diketahui

Megapolitan
Jelang Libur Panjang, Belum Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Kampung Rambutan

Jelang Libur Panjang, Belum Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Kampung Rambutan

Megapolitan
Perda Covid-19 Belum Diundangkan, DPRD DKI Tak Ikut Bahas Perpanjangan PSBB Transisi

Perda Covid-19 Belum Diundangkan, DPRD DKI Tak Ikut Bahas Perpanjangan PSBB Transisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X