Kompas.com - 28/04/2020, 10:00 WIB
Petugas memeriksa pengendara saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan M.H Thamrin, Cikokol, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (18/4/2020). Pemerintah telah resmi menerapkan PSBB di wilayah Tangerang Raya per hari ini dalam rangka percepatan penanganan COVID-19. ANTARA FOTO/FAUZANPetugas memeriksa pengendara saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan M.H Thamrin, Cikokol, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (18/4/2020). Pemerintah telah resmi menerapkan PSBB di wilayah Tangerang Raya per hari ini dalam rangka percepatan penanganan COVID-19.

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang, Banten, berencana akan memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Kota Tangerang

PSBB di Kota Tangerang berlaku sejak 18 April 2020 dan dijadwalkan berakhir pada 1 Mei mendatang.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, perpanjangan diperlukan untuk mempertahankan penurunan jumlah kasus Covid-19.

Baca juga: Wali Kota Tangerang Klaim, PSBB Berhasil Mengerem Laju Kasus Covid-19

"Pinginnya kami masih diperpanjang. Ini angkanya baru stabil turun sedikit," ujar Arief saat dihubungi Kompas.com, Selasa (28/4/2020).

Namun Arief belum bisa memastikan berapa lama perpanjangan PSBB yang diperlukan.

Arief juga tidak bisa memastikan apakah PSBB di Kota Tangerang akan mengikuti perpanjangan PSBB di DKI Jakarta yang akan berakhir pada 22 Mei 2020.

Dia menyatakan, pihaknya masih perlu berkoordinasi dengan dua kepala daerah lainnya di Tangerang Raya.

"Belum tahu, kemungkinan nanti lapor ke Gubernur (Banten) dan koordinasi dengan Bu Airin (Wali Kota Tangerang Selatan) dan Pak Zaki (Bupati Tangerang)," ujar dia.

Arief juga masih menunggu hasil evaluasi dari Gubernur Banten Wahidin Halim dan Presiden Joko Widodo terkait PSBB di Tangerang Raya.

"Karena tadi Pak Gubernur telepon, diskusi. Dia ada rapat dengan Presiden evaluasi PSBB, makanya kalau kami lihat Jakarta mengalami penurunan, jadi menurut saya ingin tahu dulu hasil rapat Pak Gubernur dengan Pak Presiden," ujar Arief.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X