Kali Angke Meluap, 2 RW di Rawa Buaya Banjir hingga 40 Sentimeter

Kompas.com - 28/04/2020, 10:38 WIB
Kali Angke di jembatan Jalan KH Hasyim Ashari, Ciledug, Tangerang setelah dinormalisasi, Rabu (28/2/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARKali Angke di jembatan Jalan KH Hasyim Ashari, Ciledug, Tangerang setelah dinormalisasi, Rabu (28/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak dua RW di Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, terendam banjir hingga ketinggian 40 sentimeter pada Selasa (28/4/2020) pagi.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta M Insaf mengatakan, banjir disebabkan luapan Kali Angke.

"(Banjir) Kelurahan Rawa Buaya di dua RW, ketinggian air 15-40 sentimeter, akibat luapan Kali Angke," ujar Insaf saat dikonfirmasi.

Baca juga: Permukiman di Pamulang Terendam Banjir Luapan Kali Angke

Berdasarkan data hingga Selasa pukul 09.00 WIB, banjir di wilayah Ibu Kota hanya terjadi di dua RW di Rawa Buaya.

Hal ini berbeda dengan data per Senin (27/4/2020) pukul 23.59 WIB. Pada waktu tersebut, BPBD mencatat banjir merendam lima RW di Jakarta.

Rinciannya, satu RW di Kembangan Utara dengan ketinggian air 20 sentimeter, satu RW di Kembangan Selatan dengan ketinggian air 40-60 sentimeter, dua RW di Kedoya Selatan dengan ketinggian 30-50 air sentimeter, dan satu RW di Rawa Buaya dengan ketinggian air 20 sentimeter.

Banjir tersebut disebabkan curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan.

"Data pada Senin pukul 23.59, ada satu lokasi pengungsian di Kembangan Utara dengan jumlah pengungsi 20 kepala keluarga (KK) atau 65 jiwa. Sementara data pada Selasa pukul 09.00, tidak ada lagi pengungsi," kata Insaf.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Memulai Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua pada 1 Maret 2021

Tangsel Memulai Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua pada 1 Maret 2021

Megapolitan
Saat Sunmori Moge Dihadang Paspampres di Belakang Istana Kepresidenan

Saat Sunmori Moge Dihadang Paspampres di Belakang Istana Kepresidenan

Megapolitan
Anggota TNI AD Ditusuk Tetangga Pemakai Narkoba di Jakarta Timur

Anggota TNI AD Ditusuk Tetangga Pemakai Narkoba di Jakarta Timur

Megapolitan
Detik-detik Polisi Mabuk Tembak TNI dan Pegawai di Kafe RM, Saksi: Orang-orang Keluar Menangis

Detik-detik Polisi Mabuk Tembak TNI dan Pegawai di Kafe RM, Saksi: Orang-orang Keluar Menangis

Megapolitan
Oknum Polisi Tewaskan 3 Orang di Kafe Cengkareng, Kapolda Metro Meminta Maaf

Oknum Polisi Tewaskan 3 Orang di Kafe Cengkareng, Kapolda Metro Meminta Maaf

Megapolitan
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Dilantik Terpisah, Idris di Bandung dan Imam di RS karena Positif Covid-19

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Dilantik Terpisah, Idris di Bandung dan Imam di RS karena Positif Covid-19

Megapolitan
Cuma Kritik Anies tapi Tak Sentil Ganjar soal Banjir, PSI: Di Jateng Gubernurnya Mengaku Salah

Cuma Kritik Anies tapi Tak Sentil Ganjar soal Banjir, PSI: Di Jateng Gubernurnya Mengaku Salah

Megapolitan
Mobil Tabrak Separator Beton di Pondok Indah, Sopir Mengaku Mengantuk

Mobil Tabrak Separator Beton di Pondok Indah, Sopir Mengaku Mengantuk

Megapolitan
Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Tidak Didukung Fraksi Lain di DPRD DKI

Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Tidak Didukung Fraksi Lain di DPRD DKI

Megapolitan
Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek Malam Nanti dan Dini Hari Besok

Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek Malam Nanti dan Dini Hari Besok

Megapolitan
Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Disambut Gelak Tawa Pimpinan DPRD DKI

Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Disambut Gelak Tawa Pimpinan DPRD DKI

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penembakan di Cengkareng | Friedrich Silaban Belajar Shalat demi Rancang Masjid Istiqlal

[POPULER JABODETABEK] Penembakan di Cengkareng | Friedrich Silaban Belajar Shalat demi Rancang Masjid Istiqlal

Megapolitan
Kafe RM, Lokasi Penembakan yang Tewaskan 3 Orang di Cengkareng, Langgar Prokes dan Akan Ditutup Permanen

Kafe RM, Lokasi Penembakan yang Tewaskan 3 Orang di Cengkareng, Langgar Prokes dan Akan Ditutup Permanen

Megapolitan
Nasib Janji Pembangunan 1,8 Juta Sumur Resapan di Jakarta yang Minim Realisasi...

Nasib Janji Pembangunan 1,8 Juta Sumur Resapan di Jakarta yang Minim Realisasi...

Megapolitan
Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X