Kompas.com - 28/04/2020, 10:58 WIB
Sejumlah warga tunawisma beraktivitas di Gelanggang Olahraga (GOR) Tanah Abang, Jakarta, Minggu (26/4/2020). Pemprov DKI Jakarta menyiapkan seluruh GOR di DKI Jakarta untuk menampung sementara warga yang kehilangan pekerjaan atau tidak memiliki tempat tinggal akibat terdampak pandemi Covid-19. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTASejumlah warga tunawisma beraktivitas di Gelanggang Olahraga (GOR) Tanah Abang, Jakarta, Minggu (26/4/2020). Pemprov DKI Jakarta menyiapkan seluruh GOR di DKI Jakarta untuk menampung sementara warga yang kehilangan pekerjaan atau tidak memiliki tempat tinggal akibat terdampak pandemi Covid-19.

Ngapuli menyebutkan, dua dari tiga tunawisma tersebut berdomisili di Kuningan, Jawa Barat.

Mereka mengaku hendak berangkat ke Pekanbaru. Namun tidak ada bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) dari Terminal Kampung Rambutan yang berangkat karena ada larangan mudik.

"Kalau yang satu itu ibu-ibu, orang Papua. Katanya tadinya dia kerja di rumah makan di sekitar Senen. Tapi karena dia enggak ada saudara di Jakarta, kami tampung dulu di GOR," ujarnya kepada Kompas.com, Senin kemarin.

Rapid test untuk tunawisma

Karena tidak memiliki keluarga di Jakarta, Sudinsos Jakarta Pusat berencana memindahkan tunawisma itu ke panti sosial.

Namun, di tengah pandemi Covid-19 pemindahan tunawisma  ke panti sosial tidak bisa sembarang.

Menurut Ngapuli,  perlu pengecekan kesehatan dan rapid test untuk memastikan dia tidak terindikasi Covid-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau nanti dia negatif (Covid-19), insya Allah kami tampung nanti di panti sosial perlindungan korban kekerasan perempuan dan anak," kata Ngapuli.

Saat ini rapid test hanya dilakukan terhadap tunawisma yang akan dipindahkan dari GOR Karet Tengsin ke panti sosial.

Menurut Ngapuli, tes cepat tersebut tidak dilakukan terhadap semua penghuni GOR karena keterbatasan peralatan.

"Saya cek ke Kasudin Kesehatan, memang enggak banyak alatnya dan sedang terbatas, jadi ya begitu," ungkapnya.

Kendati demikian, Ngapuli memastikan para petugas tetap melakukan pengecekan kesehatan terhadap para gelandangan yang terjaring.

"Kami hadirkan tim medis dari puskesmas setempat. Mereka periksa kesehatan masing-masing individu di GOR," kata dia.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Melonjak hingga 225 Orang, Kini Tersisa 75 Tempat Tidur

Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Melonjak hingga 225 Orang, Kini Tersisa 75 Tempat Tidur

Megapolitan
UPDATE 14 Juni: 396 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel

UPDATE 14 Juni: 396 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 14 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 19.096 Pasien

UPDATE 14 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 19.096 Pasien

Megapolitan
Dinkes DKI: Tiga Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Jakarta

Dinkes DKI: Tiga Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Pebulu Tangkis Markis Kido Tiba di RS Omni Alam Sutera dalam Kondisi Henti Napas

Pebulu Tangkis Markis Kido Tiba di RS Omni Alam Sutera dalam Kondisi Henti Napas

Megapolitan
Pertemuan Forkopimda Se-DKI Bahas Persiapan Bertemu Presiden Selasa Pagi

Pertemuan Forkopimda Se-DKI Bahas Persiapan Bertemu Presiden Selasa Pagi

Megapolitan
Sidang Rizieq Shihab Kasus Tes Usap RS Ummi Dilanjut Kamis Mendatang dengan Agenda Duplik

Sidang Rizieq Shihab Kasus Tes Usap RS Ummi Dilanjut Kamis Mendatang dengan Agenda Duplik

Megapolitan
Terkendala Zonasi, Anak Berkebutuhan Khusus Kesulitan Masuk Sekolah Impian

Terkendala Zonasi, Anak Berkebutuhan Khusus Kesulitan Masuk Sekolah Impian

Megapolitan
Terjadi Lagi, Truk Tabrak Warung di Ciputat karena Tak Kuat Tanjak Jalan Layang Tol

Terjadi Lagi, Truk Tabrak Warung di Ciputat karena Tak Kuat Tanjak Jalan Layang Tol

Megapolitan
Rumah Dinas Lurah Batu Ampar Jaktim Kebakaran, Api Diduga dari Puntung Rokok

Rumah Dinas Lurah Batu Ampar Jaktim Kebakaran, Api Diduga dari Puntung Rokok

Megapolitan
Gara-gara Sopir Adukan Pungli di Tanjung Priok ke Jokowi, Truk Dilempar Batu

Gara-gara Sopir Adukan Pungli di Tanjung Priok ke Jokowi, Truk Dilempar Batu

Megapolitan
Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Kejari Pikir-pikir Ajukan Banding

Eks Dirut Garuda Ari Askhara Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 300 Juta, Kejari Pikir-pikir Ajukan Banding

Megapolitan
Hari Ini, 116 Warga di Atas Usia 18 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 di Palmerah

Hari Ini, 116 Warga di Atas Usia 18 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19 di Palmerah

Megapolitan
Video Viral Pungli Pakai Kantong Kresek di Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sebut Kejadian Lama

Video Viral Pungli Pakai Kantong Kresek di Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sebut Kejadian Lama

Megapolitan
Viral Video Kaca Truk Dirusak, Polisi Sebut Pelakunya Bukan Oknum Pungli

Viral Video Kaca Truk Dirusak, Polisi Sebut Pelakunya Bukan Oknum Pungli

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X