Kasatpol PP Bekasi Sebut Masih Ada Masjid Gelar Shalat Tarawih Sembunyi-sembunyi

Kompas.com - 29/04/2020, 14:10 WIB
Ilustrasi shalat, shalat tarawih ShutterstockIlustrasi shalat, shalat tarawih
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Bekasi Abi Hurairah mengaku masih ada masjid di Kota Bekasi yang menggelar shalat tarawih.

Namun, Abi tak menyebutkan secara detail ada berapa masjid yang masih menggelar shalat tarawih.

Ia mengatakan, masjid yang menggelar shalat tarawih biasanya melakukannya dengan sembunyi-sembunyi tanpa sepengetahuan petugas.

Baca juga: Pemprov DKI: Masih Ada 40 Masjid yang Gelar Shalat Tarawih Saat PSBB

“Masih ada cuma masih berkurang (jumlahnya). Yang ngumpet-ngumpet (gelar tarawih) pasti ada,” ujar Abi saat dihubungi, Rabu (29/4/2020).

Ia mengatakan, beberapa masjid yang ditemukan masih menggelar shalat tarawih telah diminta untuk menghentikan aktivitasnya dan pindah ibadah ke rumah.

“Kemarin itu ketemu satu di Bekasi di kelurahan Harapan Baru, tapi sudah tidak (gelar) lagi. Tadinya dia masih ngadain shalat tarawih, sekarang kita monitor semalam sudah tidak ada,” ucap Abi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Rumah Dirusak Setelah Laporkan Shalat Tarawih, Aselih: Anak Tak Ingin Saya Kena Corona

Abi mengatakan, petugas gencar berkeliling menyosialisasikan agar tidak ada lagi masjid yang menggelar shalat tarawih.

Ia mengimbau agar masyarakat bisa mentaati aturan Pemerintah untuk menggelar shalat di dalam rumah.

“Saya imbau masyarakat untuk menggelar ibadah di rumah. Ibadah juga bisa dilakukan di rumah," tutur dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Sidak Pelaksanaan PPKM Mikro di Cempaka Putih

Jokowi Sidak Pelaksanaan PPKM Mikro di Cempaka Putih

Megapolitan
RSUD di Jakpus Terkenda Lahan untuk Dirikan Tenda Darurat Penangan Pasien Covid-19

RSUD di Jakpus Terkenda Lahan untuk Dirikan Tenda Darurat Penangan Pasien Covid-19

Megapolitan
35 Orang Positif Covid-19, Satu RT di Jagakarsa Jaksel Di-lockdown

35 Orang Positif Covid-19, Satu RT di Jagakarsa Jaksel Di-lockdown

Megapolitan
Sempat Diamankan Polisi, Kuasa Hukum Rizieq Shihab Kini Sudah Dipulangkan

Sempat Diamankan Polisi, Kuasa Hukum Rizieq Shihab Kini Sudah Dipulangkan

Megapolitan
RSUP Sitanala Tangerang Targetkan Vaksin 1.800 Orang hingga Juli 2021

RSUP Sitanala Tangerang Targetkan Vaksin 1.800 Orang hingga Juli 2021

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Sisa Satu Tempat Tidur ICU di RS Rujukan Wilayah Tangsel

Kasus Covid-19 Melonjak, Sisa Satu Tempat Tidur ICU di RS Rujukan Wilayah Tangsel

Megapolitan
Covid-19 Melonjak, MUI Imbau Umat Islam Tak Kumpul-kumpul Pengajian

Covid-19 Melonjak, MUI Imbau Umat Islam Tak Kumpul-kumpul Pengajian

Megapolitan
Klaster Petogogan Jaksel, Bayi 14 Bulan Ikut Terpapar Covid-19

Klaster Petogogan Jaksel, Bayi 14 Bulan Ikut Terpapar Covid-19

Megapolitan
Truk Muatan Galon Air Mineral Terguling di Jalan TB Simatupang

Truk Muatan Galon Air Mineral Terguling di Jalan TB Simatupang

Megapolitan
Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, RSUP Sitanala Tangerang Dirikan Tenda Darurat

Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, RSUP Sitanala Tangerang Dirikan Tenda Darurat

Megapolitan
Soal Video Ambulans Tertahan, Sudin Jakut Klaim Bukan karena Utamakan Rombongan Pejabat

Soal Video Ambulans Tertahan, Sudin Jakut Klaim Bukan karena Utamakan Rombongan Pejabat

Megapolitan
Dinkes DKI: Hasil Swab Antigen Negatif Belum Tentu Bebas Covid-19

Dinkes DKI: Hasil Swab Antigen Negatif Belum Tentu Bebas Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Naik, Anggota DPRD DKI: Tenaga Kesehatan Sudah Kelelahan

Kasus Covid-19 Terus Naik, Anggota DPRD DKI: Tenaga Kesehatan Sudah Kelelahan

Megapolitan
Video Viral Nakes Hamil di Bekasi Meninggal Dunia karena Covid-19

Video Viral Nakes Hamil di Bekasi Meninggal Dunia karena Covid-19

Megapolitan
Polisi Sekat 2 Titik Masuk Kawasan Alam Sutera karena Berpotensi Timbulkan Kerumunan

Polisi Sekat 2 Titik Masuk Kawasan Alam Sutera karena Berpotensi Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X