Kompas.com - 29/04/2020, 14:24 WIB
Petugas PPSU menyiapkan tempat tidur di GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan, untuk menampung PMKS, Selasa (28/4/2020). TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIMPetugas PPSU menyiapkan tempat tidur di GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan, untuk menampung PMKS, Selasa (28/4/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali kota Jakarta Selatan Marullah Matali mengatakan, sejauh ini baru enam penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang ditampung di Gedung Olahraga (GOR) Pasar Minggu.

Mereka ditampung lantaran masih berkeliaran di luar rumah kala penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Selain itu, petugas kesehatan langsung melakukan rapid test terhadap enam PMKS bersangkutan.

"Kalau enggak salah baru enam orang, sudah rapid test kayaknya semuanya," kata Marullah saat dihubungi di Jakarta, Rabu (29/4/2020).

Baca juga: Pemkot Jakarta Selatan Siapkan GOR Pasar Minggu Tampung PMKS

Hasil rapid test akan keluar dalam beberapa waktu ke depan. Jika hasilnya terindikasi positif Covid-19, PMKS bersangkutan akan langsung dirujuk ke rumah sakit.

"Untuk sementara kami tampung dulu, tentu dengan penerapan social distancing," ucap Marullah.

Selanjutnya petugas Pemkot Jakarta Selatan akan kembali melakukan penyisiran untuk mencari PMKS yang masih berkeliaran di jalanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Marullah berharap upaya penampungan PMKS ini dapat mempermudah pemerintah mengontrol pandemi Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Tewas Kecelakaan Bus Transjakarta, Baru Antar Lamaran Kerja dan Hendak Menemui Anak

Korban Tewas Kecelakaan Bus Transjakarta, Baru Antar Lamaran Kerja dan Hendak Menemui Anak

Megapolitan
Ditinggal Penghuni Keluar Kota, Rumah di Kompleks Batan Indah Tangsel Kebakaran

Ditinggal Penghuni Keluar Kota, Rumah di Kompleks Batan Indah Tangsel Kebakaran

Megapolitan
Mulai Besok Polisi Sanksi Tilang Pelanggar Ganjil-Genap

Mulai Besok Polisi Sanksi Tilang Pelanggar Ganjil-Genap

Megapolitan
Curanmor di Cengkareng, Pelaku Terekam CCTV Sedang Dorong Motor Curian

Curanmor di Cengkareng, Pelaku Terekam CCTV Sedang Dorong Motor Curian

Megapolitan
Turap Longsor di Tapos Depok Halangi Aliran Kali, 3 RW Terancam Banjir

Turap Longsor di Tapos Depok Halangi Aliran Kali, 3 RW Terancam Banjir

Megapolitan
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Kembalikan Mobil Milik Korban Penggelapan

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Kembalikan Mobil Milik Korban Penggelapan

Megapolitan
Hujan Lebat, Jalan DI Panjaitan Tergenang, Arus Lalu Lintas Tersendat

Hujan Lebat, Jalan DI Panjaitan Tergenang, Arus Lalu Lintas Tersendat

Megapolitan
Polisi Tangkap Joki Penjambret Ponsel Milik Pesepeda yang Gowes di Sudirman

Polisi Tangkap Joki Penjambret Ponsel Milik Pesepeda yang Gowes di Sudirman

Megapolitan
Penumpang Moda Transportasi Wajib PCR, PO Bus di Terminal Poris Plawad Berkeberatan

Penumpang Moda Transportasi Wajib PCR, PO Bus di Terminal Poris Plawad Berkeberatan

Megapolitan
KRL Lindas Motor di Tanah Abang, Polisi: Yang Salah 'Pak Ogah'

KRL Lindas Motor di Tanah Abang, Polisi: Yang Salah "Pak Ogah"

Megapolitan
Didatangi Orang Mengaku dari PSI, Ibu Korban Keracunan Nasi Kotak Geram Ditanya Untung Rugi Lapor Polisi

Didatangi Orang Mengaku dari PSI, Ibu Korban Keracunan Nasi Kotak Geram Ditanya Untung Rugi Lapor Polisi

Megapolitan
Turap Dekat Makam di Tapos Depok Longsor, Nyaris Kena Rumah

Turap Dekat Makam di Tapos Depok Longsor, Nyaris Kena Rumah

Megapolitan
Pemkot Tangsel Klaim Pengiriman Sampah ke TPA Cilowong Kembali Berjalan Normal

Pemkot Tangsel Klaim Pengiriman Sampah ke TPA Cilowong Kembali Berjalan Normal

Megapolitan
Kadin DKI: Tuntutan Buruh agar UMP Jadi Rp 5,3 Juta Memberatkan Pengusaha

Kadin DKI: Tuntutan Buruh agar UMP Jadi Rp 5,3 Juta Memberatkan Pengusaha

Megapolitan
Wali Kota Tangsel Minta Pemkot Serang Segera Selesaikan Masalah Penolakan Kiriman Sampah ke TPA Cilowong

Wali Kota Tangsel Minta Pemkot Serang Segera Selesaikan Masalah Penolakan Kiriman Sampah ke TPA Cilowong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.