Keliling Bawa Bambu Saat PSBB, Kasatpol PP Bekasi: Buat Shock Therapy, Bukan untuk Pukuli Orang

Kompas.com - 29/04/2020, 15:07 WIB
Beberapa anggota Satpol PP Banjarmasin memperlihatkan rotan yang akan digunakan saat patroli jam malam pada pemberlakuan PSBB di Banjarmasin yang dimulai Jumat (24/4/2020). IstimewaBeberapa anggota Satpol PP Banjarmasin memperlihatkan rotan yang akan digunakan saat patroli jam malam pada pemberlakuan PSBB di Banjarmasin yang dimulai Jumat (24/4/2020).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Kasatpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah menegaskan, bambu yang dipakai Satpol PP ketika berkeliling ke kelurahan-kelurahan bukan untuk memukuli masyarakat.

Abi menyampaikan, bambu tersebut digunakan sebagai shock therapy agar masyarakat tidak lagi keluar rumah jika tak memiliki kepentingan.

“Itu sebagai shock therapy masyarakat sajalah, bukan untuk pukulin orang kayak di India. Jadi ketika dilihat petugas bawa pentungan, masyarakat pasti (berpikiran) ‘Wah kita harus diam di rumah nih kalau lihat kayak begini’. Kan jadi kalau mau keluar rumah agak mikir takut,” ucap Abi saat dihubungi, Rabu (29/4/2020).

Baca juga: Tegakkan Aturan PSBB, Satpol PP Kota Bekasi Akan Dibekali Bambu

Abi menyampaikan, nantinya para petugas akan berpatroli keliling kelurahan mengawasi pergerakan masyarakat yang tidak menaati aturan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Kami akan berkeliling lingkungan warga, menertibkan masyarakat yang masih nongkrong, masih enggak pakai masker kita tegur. Yang masih berjualan siapkan bangku, kita tegur, kita ambil kalau misalkan sudah beberapa kali ditegur. Tindakan preventif sajalah, bukan buat gebukin orang," kata dia.

Baca juga: Keliling Bawa Bambu Selama PSBB, Satpol PP Kota Bekasi Disebar ke 56 Kelurahan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia berharap dengan bambu-bambu yang disiapkan, masyarakat bisa berdiam diri di rumah.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan, penerapan PSBB tahap kedua ini akan lebih ketat.

Rahmat menyampaikan, anggota Satpol PP akan dibekali sejenis bambu saat patroli.

"Ditegaskan, untuk anggota Satpol PP Kota Bekasi akan disiapkan sejenis bambu untuk membuat efek jera warga jika mereka masih berkeliaran tidak ada keperluan," ucap Rahmat.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Megapolitan
Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Megapolitan
Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Megapolitan
Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.